Pasar kendaraan listrik (EV) di Tanah Air kian menunjukkan taringnya sepanjang 2025. Tren positif ini pun berhasil dimanfaatkan dengan apik oleh GAC Aion Indonesia. Lewat penetrasi produk agresif dan jaringan yang semakin luas. Merek mobil asal Tiongkok ini sukses membukukan rapor penjualan impresif.
Berdasarkan data resmi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), performa year-on-year (yoy) GAC di 2025 tercatat tumbuh signifikan dibanding tahun sebelumnya. Dan tebak siapa bintang utamanya? Ya, Aion V menjadi tulang punggung baru bagi penjualan mereka di Indonesia.
Eksistensi GAC di segmen EV nasional kian dipertegas oleh performa duo andalannya. Aion V tercatat sebagai kontributor terbesar. Varian V Luxury sukses terkirim sebanyak 5.866 unit sepanjang 2025, sekaligus menjadikan diri sebagai SUV listrik pilihan utama konsumen. Angka ini sebetulnya tidak mengejutkan. Mengingat di pasar global pun model ini memang menjadi produk strategis dengan penerimaan volume yang konsisten.
Tak sendirian, sang adik, Aion UT, juga tampil dominan. Hatchback listrik ini berhasil mengantongi angka penjualan 1.910 unit. Menariknya, kedua model ini merupakan produk global yang juga dipersiapkan untuk pasar Jepang dengan standar kualitas tinggi. Tak heran jika konsumen Indonesia pun kepincut dengan spesifikasi yang ditawarkan.
Selain lini massal, segmen premium GAC juga menunjukkan performa bagus. Hyptec HT varian Premium mencatatkan lonjakan penjualan yang luar biasa. Tercatat sebanyak 4.038 unit laku terjual selama 2025. Jika dikomparasi dengan tahun sebelumnya, pertumbuhannya melesat lebih dari empat kali lipat. Desain futuristik dengan pintu gull-wing yang ikonik nampaknya sukses menarik minat kaum jetset yang ingin tampil beda namun tetap ramah lingkungan.
Di sisi lain, Aion Y Plus tetap menunjukkan konsistensinya. Mobil keluarga ini membukukan penjualan 1.774 unit, naik sekitar 1,5 kali lipat dibanding capaian 2024. Fungsionalitas ruang kabin yang luas tetap menjadi nilai jual utama bagi konsumen keluarga di Indonesia.
Menanggapi rapor hijau ini, Andry Ciu, CEO GAC Indonesia, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan pasar. "Berdasarkan data Gaikindo, penjualan GAC pada 2025 terbukti lebih baik dibandingkan 2024. Aion V dan Aion UT menjadi model terlaris, didampingi kontribusi positif dari Aion Y Plus dan Hyptec HT," ungkapnya dalam keterangan resmi.
Andry menambahkan bahwa capaian ini menjadi bahan bakar bagi perusahaan untuk terus memperkuat ekosistem EV di Indonesia. Fokus ke depan adalah meningkatkan layanan purnajual dan memastikan kebutuhan mobilitas masyarakat terpenuhi dengan lini produk yang kompetitif.
Dengan momentum pertumbuhan yang solid dan dukungan model-model global. GAC Indonesia tampak sangat optimis bisa terus "berlari" sepanjang 2026 dan tahun-tahun mendatang. Fokus pada teknologi dan desain sepertinya memang menjadi kunci bagi mereka untuk tetap sesuai di tengah ketatnya persaingan mobil listrik. (ALX)
Baca Juga:
Prediksi Kia Bakal Boyong MPV Listrik Carens Clavis EV Temani Varian Bensin
Chery Gelar Seremoni Penyerahan 5.000 Unit Tiggo Series Super Hybrid di PIK 2
Hak Cipta © Zigwheels 2014-2026. Semua Hak Cipta Dilindungi.