Memasuki tahun 2026, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mulai agresif. Mereka menyiapkan Creta melalui edisi terbaru, sebagai respons atas peta persaingan SUV-B yang kian rapat dan bergerak cepat di Indonesia. Di tengah dinamika ini. Ia diklaim berdiri cukup kokoh di posisi runner-up kelasnya. Jarak dengan pemimpin segmen pun terus dipangkas, ditopang pertumbuhan penjualan 2,2 persen secara tahunan (YoY).
KEY TAKEAWAYS
Video teaser New Hyundai Creta 2026 sudah ada di IG perusahaan
Hyundai Creta terbaru diarahkan untuk konsumen yang aktif dan progresif. Sejumlah penyempurnaan disiapkan. Mulai dari karakter desain yang diklaim tampil lebih berani, penguatan teknologi kenyamanan, hingga rasa percaya diri lebih saat digunakan berkendara sehari-hari.Bagi Hyundai, capaian ini bukan prestasi biasa. Angka ini diraih saat kompetisi justru sedang memanas dan beberapa model bermodal pangsa besar mengalami koreksi penjualan. Dalam situasi itu, Creta tampil sebagai pengecualian. Ia disebut menjadi satu-satunya model di kelas SUV-B yang berhasil mencatatkan kenaikan pangsa pasar. Sekaligus menunjukkan konsistensi performa di lanskap persaingan yang terus berubah.
Kondisi pasar tersebut dibaca Hyundai sebagai sinyal kuat kepercayaan konsumen. Dari sanalah pengembangan produk terus digalakkan. Saat ini, Creta dikenal sebagai SUV dengan opsi tipe paling beragam di kelasnya. Mulai dari Active, Trend, Style, Prime, Alpha, hingga N Line dan N Line Turbo. Kehadiran edisi terbaru nanti diproyeksikan semakin melengkapi portofolio. Sekaligus memberi ruang personalisasi lebih luas agar konsumen bisa menyesuaikan kendaraan dengan gaya hidup dan kebutuhan mobilitas harian.
Optimisme serupa juga ditegaskan manajemen perusahaan. Fransiscus Soerjopranoto, chief operating officer PT Hyundai Motors Indonesia, menyebut posisi Creta saat ini menjadi modal kepercayaan diri perusahaan. “Dengan Creta menempati posisi nomor dua di kelasnya. Hyundai Motors Indonesia semakin yakin bahwa edisi terbaru yang akan kami hadirkan dapat menjawab kebutuhan konsumen dan tantangan mobilitas masyarakat di Tanah Air,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Secara konsep, Creta terbaru diarahkan untuk konsumen yang aktif dan progresif. Sejumlah penyempurnaan disiapkan. Mulai dari karakter desain yang diklaim tampil lebih berani, penguatan teknologi kenyamanan, hingga rasa percaya diri lebih saat digunakan berkendara sehari-hari. Teaser singkat yang sudah dilepas melalui akun Instagram resmi HMID setidaknya memberi gambaran awal mengenai arah perubahan tersebut.

Opsi Mesin Hyundai Creta
Untuk pasar Indonesia, Hyundai tetap mempertahankan dua pilihan mesin. Varian 1.5L naturally aspirated (N.A) reguler mengandalkan Smartstream G1.5 MPI berkapasitas 1.497 cc, konfigurasi empat silinder segaris. Mesin ini memproduksi tenaga maksimal 115 PS pada 6.300 rpm dengan torsi puncak 143,8 Nm di 4.500 rpm. Penyaluran daya ke roda depan dipercayakan pada transmisi iVT (CVT) dengan delapan gigi virtual.
Sementara itu, Creta N Line Turbo mengusung mesin 1.5L Turbo GDi yang lebih bertenaga. Outputnya mencapai 160 PS dengan torsi puncak 253 Nm. Karakter pacunya pun berbeda, disalurkan ke roda depan melalui transmisi DCT (dual clutch). Meski demikian, pengemudi tetap diberi keleluasaan mengatur perpindahan gigi secara manual, baik melalui geser tuas transmisi maupun paddle shift. Menariknya, kedua varian sama-sama dibekali empat mode berkendara: Eco, Smart, Normal, dan Sport. Itu semua memungkinkan penyesuaian gaya mengemudi dengan kondisi jalan dan preferensi personal. (ALX)
Baca Juga:
Ada Kans Masuk Indonesia, Intip Spesifikasi Wuling Starlight 560