Mazda6e Meluncur di Singapore Motorshow 2026 Sebagai Suksesor Mazda6
Mazda membuka lembaran baru pada awal tahun 2026 dengan sebuah pernyataan tegas di ranah elektrifikasi. Bertempat di panggung Singapore Motorshow 2026, Mazda secara resmi menyingkap selubung Mazda6e, sebuah fastback bertenaga listrik yang digadang-gadang sebagai suksesor spiritual dari sedan legendaris mereka, Mazda6.
Peluncuran ini bukan sekadar perkenalan produk baru, melainkan sebuah pernyataan tegas Mazda dalam menapaki era elektrifikasi tanpa meninggalkan jiwa driver-oriented yang selama ini menjadi ciri khasnya. Kehadiran mobil ini di Singapura tentu menjadi sinyal kuat bahwa pasar Asia Tenggara adalah target utama, termasuk Indonesia.
Dari EZ-6 Menjadi 6e: Evolusi Elektrifikasi
Bukan rahasia lagi, Mazda6e sejatinya memiliki pertalian darah yang sangat erat dengan Mazda EZ-6, model yang sudah dipasarkan di Tiongkok sejak Oktober 2024. Mazda6e merupakan buah kolaborasi strategis antara Mazda dengan mitra usahanya di Tiongkok, Changan Automobile.
Mobil ini dibangun di atas platform EPA1 yang canggih, berbagi basis dengan Deepal L07, namun dengan sentuhan rekayasa dan desain khas Mazda. Jika di Tiongkok ia dikenal sebagai EZ-6, maka untuk pasar internasional—dimulai dari Singapura—nomenklatur Mazda 6e dipilih untuk menegaskan posisinya sebagai evolusi elektrik dari seri "6" yang ikonik.
Langkah ini menunjukkan strategi cerdas Mazda dalam menggabungkan teknologi elektrifikasi yang matang dari mitra mereka dengan estetika dan handling premium khas Jepang.
Kami sendiri pernah bertemu langsung dengan EZ-6 setelah menerima undangan resmi dari Changan di Tiongkok. Pertemuan tersebut memberi gambaran bahwa Mazda tidak sekadar “menempelkan” logo pada produk hasil joint venture. Namun, mereka juga memasukkan unsur Mazda berupa tuning dan validasi agar karakter berkendara tetap sesuai ciri khas driver-oriented mereka, sementara platform dan proses produksi melibatkan mitra lokal.
Spesifikasi Kunci: Jangkauan dan Performa Listrik
Meskipun detail first impression dan teknis akan dibahas di artikel terpisah, beberapa data spesifikasi penting dari Mazda6e sudah diumumkan:
| Spesifikasi Teknis Mazda6e | Detail |
| Drivetrain | Motor tunggal (Single Motor) |
| Tenaga Maksimum | 190 kW (258 PS) |
| Torsi Puncak | 290 Nm |
| Tipe Baterai | Lithium Iron Phosphate (LFP) |
| Kapasitas Baterai | 78 kWh |
| Jarak Tempuh Estimasi | Hingga sekitar 545 km |
| Pengisian Cepat DC | 194 kW |
| Waktu Pengisian (10-80%) | Hanya dalam waktu 24 menit |
Spesifikasi ini menempatkan Mazda6e sebagai fastback listrik yang menyeimbangkan jangkauan, kecepatan pengisian, dan punya karakter berkendara yang responsif. Kemampuan pengisian singkat 15 menit diklaim dapat menambah jarak tempuh signifikan, sangat ideal untuk top-up cepat saat bepergian.
Jadwal Peluncuran dan Harapan Pasar Indonesia
Mazda6e Fastback yang dipamerkan di Singapura baru sebatas perkenalan. Mobil ini belum dijual maupun menerima pemesanan secara resmi. Peluncuran dan penjualan resminya baru akan dimulai nanti pada Juli 2026 di pasar Singapura.
Model ini juga dipersiapkan untuk pasar ekspor setir kanan seperti Inggris, Australia, dan negara lain yang menggunakan format setir kanan, sejalan dengan produksi di Tiongkok oleh Changan.
Untuk Indonesia, rencana perkenalan diharapkan berlangsung pada tahun ini (2026), meskipun detail resmi soal waktu dan konfigurasi lokal belum diumumkan secara publik oleh PT Eurokars Motor Indonesia (EMI). GIIAS 2026 diyakini menjadi momen paling tepat bagi Mazda untuk memperkenalkan fastback listrik ini kepada publik Tanah Air. Mazda6e dipastikan menjadi penantang serius di segmen sedan listrik premium yang semakin berkembang. (Odi)
Baca Juga: Mazda EZ-6: Sentuhan Jinba Ittai di Era Elektrifikasi, Lahir dari Kolaborasi Changan
Artikel Unggulan
- Terbaru
- Populer
Artikel yang direkomendasikan untuk anda
Mobil Mazda Unggulan
- Terbaru
- Populer
Artikel Mobil Mazda dari Carvaganza
Artikel Mobil Mazda dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test


