Wuling Aira ev Standard Range hadir sebagai opsi paling masuk akal bagi masyarakat urban yang berencana beralih ke kendaraan niremisi. Diproduksi secara lokal di fasilitas pabrik berstandar internasional milik Wuling di Indonesia sejak 2017, mobil listrik kompak ini menawarkan jaminan mutlak atas kualitas manufaktur serta kepastian ketersediaan suku cadang via jaringan diler yang tersebar luas.
Dijual dengan harga Rp155 juta, varian ini turut dikawal oleh paket perlindungan purnajual berupa garansi umum kendaraan 3 tahun atau 120.000 km, ditambah garansi seumur hidup untuk komponen utama sistem kelistrikan. Kelincahannya menembus kemacetan didukung oleh radius putar yang sangat ringkas yakni 4,5 meter, sementara biaya operasional konsumsi dayanya tergolong sangat hemat di kisaran Rp151 per kilometer.

Melihat area luar, Wuling Aira ev Standard Range tetap mempertahankan siluet bodi kotak minimalis yang unik dan bergaya futuristik. Dimensi fisiknya sangat ringkas dengan panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.575 mm, serta jarak poros roda 2.190 mm. Proporsi ringkas ini memudahkan pengemudi bermanuver di gang sempit atau mengamankan posisi parkir yang sulit dijangkau mobil konvensional.
Berbeda dengan tipe Long Range yang tampil mencolok lewat Ring Light LED, varian Standard Range mengusung lampu halogen yang lebih bersahaja tanpa pendaran sein LED di spion samping. Ciri khas bodinya ditopang oleh pelek baja 13 inci berbalut ban 155/70 R13 yang dipercantik penutup dop plastik bermotif Four-leaf clover.
Masuk ke area interior, kabin menyajikan nuansa bertema Cookies & Cream yang memberikan kesan bersih serta modern. Material jok berlapis kain fabric mampu mengakomodasi empat orang penumpang dewasa secara nyaman. Sektor penyimpanan kargo juga fleksibel; kapasitas bagasi bawaan menyajikan volume 170 liter saat seluruh bangku digunakan, dan mampu membengkak hingga 838 liter saat kursi baris kedua dilipat rata dengan konfigurasi 50:50. Mengenai fitur hiburan dasbor, varian Standard Range dibekali peranti esensial mencakup radio AM/FM, konektivitas Bluetooth, port USB, serta dua titik pengeras suara.

Dapur pacu Wuling Aira ev Standard Range mengandalkan motor listrik tunggal bertenaga 30 kW dan torsi instan 85 Nm yang menyalurkan daya ke roda belakang (RWD). Karakter tenaganya sangat responsif untuk kondisi lalu lintas stop-and-go perkotaan, dengan pembatas kecepatan maksimum disetel pada 101 km/jam.
Pasokan daya listrik bersumber dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 16,2 kWh yang sanggup menempuh jarak jelajah hingga 205 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh. Untuk pengisian daya harian di rumah, pengguna cukup memanfaatkan arus AC dengan durasi pengisian dari 20 persen hingga 100 persen memakan waktu sekitar 4,8 jam.
Aspek keselamatan penumpang tetap diutamakan meski varian ini menempati kasta entry-level. Konstruksi bodi dibangun menggunakan struktur baja berkekuatan tinggi (High Strength Steel) dengan porsi mencapai 60 persen dari keseluruhan rangka. Area pengemudi dan penumpang depan dilindungi sepasang kantong udara Dual SRS Airbags. Penghela kecepatan mengandalkan rem cakram di roda depan dan tromol di roda belakang, didukung peranti aktif Anti-lock Braking System (ABS) serta Electronic Brake-force Distribution (EBD). Selain itu, terpasang pula jangkar kursi anak ISOFIX dan modul suara peringatan pejalan kaki guna menjaga keselamatan sekitar saat melaju. (Odi)
Baca Juga: Wuling Aira EV Raih 3.500 SPK dalam Dua Pekan, Harga Mulai Rp155 Juta