Daftar 8 Mobil dan Motor yang Menggunakan Nama Sama

2022-suzuki-katana

Urusan penamaan kendaraan merupakan hal yang penting bagi pabrikan. Karena mencakup citra merek, unsur, dan formulasi yang spesifik untuk menancapkan diri dalam benak masyarakat. Segala respons yang dihasilkan harus dilakukan dengan teliti dan tidak sembarangan. Namun, apakah Anda menyadari bahwa ada beberapa merek dari produsen sepeda motor dan mobil yang menggunakan identitas (merek) yang sama.

Demi itu, OTO.com merangkum delapan model dalam penampilannya. XForce telah dirilis oleh Mitsubishi Indonesia (MMKSI) untuk bersaing dalam segmen SUV kompak dengan berbagai merek lainnya. Enjin tertanam digunakan oleh kode 4A91. Semua respons yang Anda hasilkan harus sesuai dengan milik seri Xpander. Dengan konfigurasi empat piston DOHC 16 katup, mobil menghasilkan tenaga puncak 105 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 141 Nm pada 4.000 rpm. Semua tipe dilengkapi dengan transmisi untuk roda depan (FWD). Penggunaan transmisi jenis CVT terkenal lancar digunakan dalam skuter matik tersebut.

X-Force

Ya, skuter matik Yamaha di Jepang juga menggunakan nama X-Force 155. Baru saja menerima penyegaran. Unit tersebut dijual seharga 407.000 yen atau sekitar Rp43 jutaan. Ia adalah saudara dari Aerox yang dijual di Indonesia.

Motor ini menggunakan mesin BlueCore berkapasitas 155 cc, dengan satu silinder, empat langkah, SOHC, dan pendinginan air. Dilengkapi dengan sistem VVA dan SMG. Torsi maksimum adalah 14 Nm pada putaran 6.500 rpm, dengan tenaga puncak mencapai 14,7 Hp pada 8.000 rpm. Fitur yang menonjol adalah traction control dan sistem ABS dual channel yang disematkan. Jadi, identitasnya sejalan dengan produk MMKSI. Semua tanggapan yang akan Anda hasilkan harus dalam bahasa Indonesia:

Interceptor

 

Motor Royal Enfield Interceptor

Lalu ada juga, Interceptor sebagai contohnya. Mungkin masyarakat lebih mengenal nama ini sebagai bagian dari merek Royal Enfield. Roadster dengan dua silinder tersebut secara resmi dirilis pada tahun 2019 dan menjadi inovasi terbaru di dalam jajaran produk.

Namun, tahukah Anda bahwa ada sebuah mobil Inggris yang bernama Jensen Interceptor, yang diproduksi dari tahun 1966 hingga 1976? Anda pasti pernah melihatnya. Mari kita kembali ke adegan Letty, pasangan Dominic Toretto yang melarikan diri setelah terungkap sebagai agen rahasia.

Ya, dalam film Fast Furious 6. Mobil perak yang melarikannya dari kejaran adalah Interceptor. Dapat dikatakan, Grand Tourer buatan Inggris ini merupakan pilihan yang sebanding dengan Aston Martin Volante V8 pada periode tersebut. Harganya sedikit lebih terjangkau. Namun dengan kelincahan yang tak kalah tangguh.

Ledakan delapan piston 6.277 cc dari Chrysler mampu mencapai 0-100 kpj dalam waktu 7 detik. Kecepatan puncaknya mencapai 225 km/jam, menunjukkan sebuah performa yang luar biasa. Sayangnya, kondisi buruk industri otomotif di Inggris pada tahun 1970 menyebabkan Jensen harus menutup usahanya. Selama proses produksi, hanya tercatat sekitar 6.000 spesies yang pernah ada.

Continental GT

Bentley Continental GT

Selanjutnya dari Royal Enfield, saudara kembar Interceptor juga menggunakan nama yang sama dengan model mobil, yaitu Continental GT. Tampaknya tidak perlu penjelasan yang terlalu panjang. Siapa lagi jika bukan Bentley. Pada awal 2003, mereka memperkenalkan sebuah coupé besar dengan empat kursi.

HSesuai dengan namanya, Gran Tourer memberikan kenyamanan tambahan untuk perjalanan jarak jauh. Dalam membuat respon, pastikan kecepatan akselerasi tetap terasa tanpa mengorbankan performa. Cocok untuk para bangsawan yang merasa jenuh duduk di baris kedua.

Kekuatan mesin W12 6.0-liter saat itu sungguh mengesankan. Walaupun berat, kendaraan ini bisa mencapai kecepatan 0-100 kpj dalam waktu 4,8 detik. Serangkaian teknis tersebut tidak bekerja secara independen. Alunan piston dipaksakan kembali dengan bantuan dua turbo. Dengan demikian, hasil keluaran mencapai 552 Hp dan torsi 650 Nm. Kecepatan maksimum 318 km/jam.

Produksi Continental GT masih berlangsung hingga saat ini. Spesifikasi generasi kedua ini tentu lebih canggih daripada generasi sebelumnya. Semua respons yang akan Anda hasilkan harus dalam bahasa Indonesia: Ditambah perangkat elektronik yang lebih canggih.

Katana

katana-matte-blue

Nah, kalau ini pasti kebalikannya. Persepsi masyarakat Indonesia terhadap Suzuki Katana adalah bahwa mobil ini merupakan kendaraan roda empat. Versi 4x2 dari Jimny ini benar-benar mendominasi jalan raya. Mesin-nya memiliki ketahanan yang baik meskipun tidak melebihi kapasitas 1.000 cc. Penggunaan bahan bakar yang efisien memungkinkan kendaraan memiliki jangkauan yang luas. Semua produk yang akan dihasilkan harus sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Namun, di pabrik yang sama, Suzuki juga memproduksi sepeda motor yang telah dikenal sejak tahun 80-an. Generasi terbaru Katana 1000 dibuat berdasarkan platform GSX-S 1000. Ya, mirip dengan yang ada pada versi mobil, menggunakan mesin empat silinder berkapasitas 1.000 cc. Namun, konten dari kedua komponen tersebut sangat berbeda. Dan terpasang di sasis sepeda motor. Seluruh tanggapan yang akan Anda hasilkan harus dalam Bahasa Indonesia: Bengis. Filosofi desain konstruksi pasti bertentangan.

Beat

All New Honda Beat irit BBM

 

Honda Beat, siapa yang tidak mengenalnya? Skuter entry-level ini memiliki populasi lebih dari 23 juta unit di Indonesia. Berkat efisiensi bahan bakar, kemudahan penggunaan, dimensi yang ringkas, dan harga yang terjangkau, berhasil memenangkan hati konsumen.

Namun, siapa yang akan menduga bahwa pada awal tahun 90-an Honda memiliki mobil yang memiliki nama yang serupa. Tidak hanya itu, intinya sebenarnya sama. Mesin kecil, dimensi kompak, dan bergaya. Namun, aspek-aspek tersebut diimplementasikan dalam bentuk mobil berdua pintu. Unit ini dilengkapi dengan atap cabriolet, yang menambah kesan modis.

Hal ini menjadi simbol terakhir dari warisan yang ditinggalkan oleh Soichiro Honda sebelum beliau wafat pada tahun 1991. Jumlah produksi yang dihasilkan cukup besar. Selama lima tahun terakhir, lebih dari 33.000 unit telah terjual. Konfigurasi tiga silinder 656 cc menarik minat konsumen Jepang. Mengingat kekuatannya yang mencukupi, 63 Hp dan mampu mencapai kecepatan 135 km/jam.

Genio

Honda Genio 2022 review

 

Pasti banyak yang mengenal model ini. Honda Civic sedan generasi kelima, Genio, telah lama menjadi pilihan favorit bagi generasi 90-an. Sedan kompak berkode EG ini sangat modis pada zamannya. Dan memiliki kekuatan mesin yang mencukupi untuk keperluan sehari-hari. Di balik kap mesin terdapat mesin 1.590 cc yang menjadikannya pesaing utama Great Corolla. Jujur, mobil ini memiliki bentuk yang unik dan tampak abadi. Semua respon yang akan dihasilkan harus dalam bahasa Indonesia:

Pabrikan kemudian mengadopsi kembali judul tersebut. Namun, diimplementasikan dalam skutik. Ya, Honda Genio memiliki rangka eSAF. Meskipun demikian, filosofinya masih sejalan. Semua respons yang akan Anda hasilkan harus memiliki tampilan yang modis, praktis, dan berkinerja tinggi untuk digunakan sehari-hari. Relevan untuk mengarahkan upaya kepada generasi muda.

Sistem injeksi bahan bakar PGM-FI digunakan. Tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 9 PS pada putaran 7.500 rpm, sementara torsi tertinggi adalah 9,3 Nm pada 5.500 rpm. Berdasarkan hasil tes internal menggunakan metode WMTC. Konsumsi bahan bakar mencapai 59,1 km/liter dengan fitur ISS aktif. Dapat menempuh jarak hingga 248 km dengan satu pengisian bahan bakar.

Tiger

Honda Tiger Revo

 

Nama "Tiger" juga digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk mengidentifikasi Mercedes-Benz W123 yang memiliki desain klasik. Di sisi yang lain, Honda juga memakai nama Tiger sebagai raja motor untuk pria sejak tahun 90-an. Pada saat itu, dia memiliki ukuran yang besar dan kekar, berkat dilengkapi dengan mesin 200 cc. Dan tentu dianggap sangat maskulin.

Namun sebelum meraih popularitas, terdapat motor yang lebih maskulin dari merek tersebut, yaitu Triumph Tiger. Mungkin ketika pengemudi Honda mengetahui hal ini, mereka tidak lagi merasa gagah. Karena ini memiliki kekuatan yang lebih besar. Mereka telah menggunakan gelar tersebut sejak tahun 1930-an. Dan trah tersebut masih berlanjut hingga saat ini. Ia menjadi sepeda motor penjelajah bermesin besar yang tangguh.
Supra

Jenama Supra turut digunakan. Masyarakat mungkin lebih familiar dengan Supra X 125 dari AHM yang dilengkapi dengan mesin injeksi (PGM-Fi Euro 3) berkapasitas 125 cc. Ukuran bore kali stroke adalah 52,4 x 57,9 mm dengan piston tunggal. Anda dapat menggunakan sistem elektrik atau kick starter untuk menyalakan mesin. Tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 7,12 kW (9,68 PS) pada putaran 7.500 rpm. Puncak torsi sebesar 9,55 Nm dicapai pada putaran mesin 6.500 rpm.

Penyaluran tenaga ke roda belakang dilakukan melalui transmisi manual dengan urutan gigi N-1-2-3-4 tanpa menggunakan tuas kopling. Kemudian, kapasitas pelumas mesin adalah 0,9 liter dan tangki bahan bakar adalah 3,9 liter. Klaim dari pabrikan berlogo sayap ini mencatat konsumsi sebesar 66,6 km/liter berdasarkan metode WMTC.

Terdapat keunggulan yang lebih tinggi lagi. Toyota GR Supra memiliki mesin 6-silinder segaris dengan kapasitas 3.000 cc. Tenaga yang dihasilkan mencapai 350 PS pada rentang 5.000-6.500 rpm, sementara torsi mencapai 500 Nm pada rentang 1.600-4.500 rpm. Turbocharger berbentuk twin-scroll memastikan mesin mampu menghasilkan power optimal di semua tingkat putaran mesin. Distribusi tenaga melalui transmisi otomatis sport 8-speed dengan rasio gigi yang rapat. Diklaim semakin efisien saat ditenagai, namun tetap fleksibel saat melintasi jalan tol atau terjebak di dalam keramaian kota. Harganya Rp2,237 miliar. (Alx)Katana

Baca Juga: Opsi Fitur Pintar nan Unik yang Ditawarkan Pabrikan Dunia

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • New Hyundai Creta Alpha Meluncur Versi 2026, Perkuat Karakter Lewat Visual
    New Hyundai Creta Alpha Meluncur Versi 2026, Perkuat Karakter Lewat Visual
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Jadi Merek Terlaris ke-9 di Indonesia, Chery Optimis Sambut 2026
    Jadi Merek Terlaris ke-9 di Indonesia, Chery Optimis Sambut 2026
    Bangkit Jaya . Hari ini
  • Bisik-Bisik Morizo Isyaratkan Toyota MR2 Lahir Kembali di Tokyo Auto Salon 2026
    Bisik-Bisik Morizo Isyaratkan Toyota MR2 Lahir Kembali di Tokyo Auto Salon 2026
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • Resonator Siap Debut di Tokyo Auto Salon 2026, Modifikasi Honda Step WGN Ala Amerika
    Resonator Siap Debut di Tokyo Auto Salon 2026, Modifikasi Honda Step WGN Ala Amerika
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Geely Galaxy V900 Siap Meluncur, MPV EREV Sanggup Tempuh hingga 1.200 Km
    Geely Galaxy V900 Siap Meluncur, MPV EREV Sanggup Tempuh hingga 1.200 Km
    Muhammad Hafid . 06 Jan, 2026

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Varian Baru Hyundai Creta Alpha 2026 Meluncur, Ini Harga Resminya
    Varian Baru Hyundai Creta Alpha 2026 Meluncur, Ini Harga Resminya
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Jetour Berhasil Jual 622 Ribu Mobil di Seluruh Dunia, Naik 9,5 Persen
    Jetour Berhasil Jual 622 Ribu Mobil di Seluruh Dunia, Naik 9,5 Persen
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Honda Step WGN Disulap Jadi Van ala Amerika dengan Tampilan Klasik nan Gahar
    Honda Step WGN Disulap Jadi Van ala Amerika dengan Tampilan Klasik nan Gahar
    Anjar Leksana . 06 Jan, 2026
  • Anak Usaha Changan, Harbin Dongan Auto Bikin Rotary Engine Rotor Tunggal
    Anak Usaha Changan, Harbin Dongan Auto Bikin Rotary Engine Rotor Tunggal
    Anjar Leksana . 06 Jan, 2026
  • Menuju 2026, Penta Prima Pertegas Posisi Sebagai Produsen Cat yang Inovatif
    Menuju 2026, Penta Prima Pertegas Posisi Sebagai Produsen Cat yang Inovatif
    Setyo Adi Nugroho . 06 Jan, 2026
  • 5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Setyo Adi Nugroho . 02 Jan, 2026
  • Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Muhammad Hafid . 02 Jan, 2026
  • 10 Mobil Paling Sering Dicari di OTO.com Sepanjang 2025
    10 Mobil Paling Sering Dicari di OTO.com Sepanjang 2025
    Zenuar Yoga . 29 Des, 2025
  • Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Setyo Adi Nugroho . 24 Des, 2025
  • Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Anjar Leksana . 24 Des, 2025
  • Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Setyo Adi Nugroho . 19 Des, 2025
  • Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Setyo Adi Nugroho . 25 Okt, 2025
  • Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Setyo Adi Nugroho . 16 Okt, 2025
  • Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Setyo Adi Nugroho . Hari ini
  • Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Wahyu Hariantono . 04 Des, 2025
  • Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Ardiantomi . 20 Nov, 2025