Kisah Panjang VW Transporter Sang Inisiator MPV

VW Transporter


Ada banyak hal yang membuat VW Bus, atau VW Dakota, atau VW Kombi disebutnya di Indonesia, jadi populer. Kaum Hippies di Amerika era 60-70an mencintai mobil ini. Orang Indonesia suka karena muat banyak dan nyaman. Tapi sebelum sampai ke titik sepopuler itu, perjalanannya ternyata tidak terlalu rumit. Paling tidak, masih lebih ribet sejarah VW Beetle. Tapi inilah, mobil MPV paling signifikan di dunia.

Dimulai tahun 1946, seorang pengusaha Belanda bernama Bernardus ‘Ben’ Martinus Pon, alias Ben Pon mendirikan diler VW pertama di luar Jerman. Namanya Automobielhandle. Usahanya ini sukses besar dan bikin Oom Pon kaya raya. Otomatis VW juga menaruh hormat padanya.

Tahun itu Pon berkunjung ke pabrik VW di Wolfsburg. Satu kendaraan menarik perhatiannya, Plattenwagen. Apa itu? Ini adalah mobil bak terbuka khusus untuk mengangkut suku cadang di area pabrik. Insting pengusahanya mengatakan, ini barang bakal bawa cuan. Tapi tidak begitu bentuknya.

VW Bus sketch

23 April 1947, terinspirasi dari Plattenwagen, ia menggambar sketsa mobil van. Sederhana. Saking sederhananya, anak kecil juga bisa gambar van tersebut. Ia presentasikan ke engineer VW, yang mungkin berpikir, “Kenapa kita tidak bikin mobil begini dari dulu?” Ini jadi terobosan besar. Mobil untuk angkut barang atau manusia dalam jumlah lebih dari lima saat itu mengandalkan truk atau bus. Tidak ada pabrikan yang menyediakan untuk kapasitas lebih kecil.

Tepatnya, hampir tidak ada. Karena beberapa produsen otomotif sempat bikin konsep kendaraan non-bis yang bisa angkut banyak orang. Tapi hanya sebatas konsep yang gagal diwujudkan. Contohnya, Dymaxian atau yang sempat masuk produksi Rumpler Tropfenwagen. Tidak berhasil.

Namun sketsa Ben Pon baru bisa terwujud dua tahun kemudian, saat VW akhirnya mengeluarkan Type 29, prototipe mobil van menggunakan platform VW Type 1 (Beetle) dengan model cab over (posisi pengemudi ada di atas roda depan), dengan mesin di belakang. Keuntungan dari posisi ini adalah, visibilitas luas untuk supir, dan ruang lega di belakangnya. Untuk penumpang ataupun barang.

VW Bus Type

Berbagai hal dilakukan untuk menyempurnakan mobil ini. Termasuk pengujian di terowongan angin milik universitas Braunschweig. Hasilnya adalah, garis muka berbentuk V dan kaca depan terpisah (split). Pintu tengah dibuka terpisah macam lemari memberikan akses leluasa. Bagasi juga diberikan akses yang tidak kalah luas.

Secara desain, kabinnya oke. Tapi performanya agak kurang. Mesin boxer 1,1 liter bertenaga…25 hp. Ya, segitu saja. Meski rasio gigi transmisi dibesarkan larinya seadanya. VW mengklaim mobil ini punya top speed 90 km/jam.

 

Bergulir Tidak Tertahan

VW Samba

Tidak perlu lama bagi BOD VW untuk menyetujui van ini masuk jalur produksi, dengan nama VW Type 2 atau VW Transporter. Type 2 lantas keluar perdana dari pabrik pada 12 November 1949. Saat itu, VW hanya memberikan satu varian bernama Kombinationskrafwagen disingkat Kombi. Bisa untuk angkut manusia dan peliharaannya atau kalau mau bawa barang banyak tinggal copot saja jok belakang maka tersedia ruang lega dengan lantai yang rata.

Tahun 1950, sadar kalau banyak yang suka akan fleksibilitasnya, VW mulai menelurkan berbagai varian. Pertama adalah Microbus, versi agak mewah. Dan paling mahal, varian yang disebut The Samba. Atau 23-Window. Kenapa? Karena itulah jumlah jendelanya. Mobil ini ditujukan untuk mereka yang suka jalan-jalan. Jendelanya yang banyak membuat pandangan leluasa menikmati keindahan alam.

Selanjutnya, platform VW ini dikembangkan lagi jadi mobil pikap dengan dek rata. Baik dalam bentuk single cabin atau double cabin. Yang ditawarkan bukan cuma bak terbuka. Tapi ada ruang penyimpanan tambahan di bawahnya. Kemudian lahir juga van dengan atap tinggi (high roof), varian dengan pintu tengah kiri-kanan.

Fleksibilitas ini terus berjalan hingga generasi-generasi berikutnya. Transporter T2, T3, T4 terus lahir. Bahkan sekarang muncul ID.Buzz, yang berpenggerak listrik. Termasuk, lahirnya model camper yang dibuat oleh perusahaan Westfalia. Kami akan bahas soal Westfalia Campers di artikel berikutnya. (Ddn/Odi)

 

Baca Juga: Tanpa Sedan Ini, Mercedes-AMG Tidak Akan Eksis

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Volkswagen Unggulan