Berita Gembira! Subaru Bakal Hidup Lagi di Indonesia Lewat APM Baru

Subaru logo

Nama Subaru sempat lenyap dari Indonesia. Karena pengelolaan yang salah, berujung pembekuan oleh pemerintah lewat Dirjen Bea dan Cukai pada 2014. Sejak itu, tidak ada pemegang jenama Jepang ini di Tanah Air. Tapi penggemarnya tak pernah surut. Kabar gembira pun berhembus, tahun ini brand Subaru akan hidup kembali.

Melihat potensi pasar terbuka lebar, Plaza Subaru mengambil alih lisensi dagang. Mereka akan menjadi Agen Pemegang Merek (APM) terbaru. Hal ini dijelaskan Chief Operations Officer PT Plaza Auto Mega, Arie Christopher Setiadharma, kepada OTO. "Tahun ini, kami akan meluncurkan produk yang sesuai untuk Indonesia. Kami akan mengimpor langsung mobilnya dari prinsipal Subaru di Jepang. Tentunya dengan mengikuti semua regulasi dan homologasi yang ditetapkan oleh pemerintah," jelas Arie,  di Jakarta (16/3).

Mendengar nama Plaza Auto, Anda tentu sudah mengkorelasikannya dengan salah satu grup diler yang lebih dulu sukses meniagakan jenama merek Jepang besar lainnya. Ya, stakeholder ini, disebut mempunyai rasa antusiasme besar untuk menjawab kerinduan publik Tanah Air akan brand Subaru. Gayung pun bersambut manis dengan keinginan prinsipal Subaru di Jepang, yang memang tak ingin melewatkan pasar Indonesia.

Subaru BRZ 2022

Arie dan tim barunya pun menyiapkan ragam strategi unik demi mewadahi market yang ada. Menurutnya, peluang di Indonesia masih terbuka lebar untuk mobil-mobil merek Subaru. "Saat ini produk-produk kami banyak yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Tanah Air," imbuhnya. Ia pun menyontohkan beberapa model SUV dan sport yang juga populer di dunia seperti XV, Forester, WRX STi hingga Levorg.

Layanan purnajual juga disebut adalah variabel utama yang akan mereka kedepankan. Seperti diketahui, faktor ini bukan pendukung semata dalam proses peniagaan kendaraan, melainkan aspek kunci dalam menghadirkan pelayanan yang komprehensif bagi konsumen. "Kami ingin memastikan konsumen Subaru nantinya merasakan kemudahan dan pelayanan yang prima saat menggunakan mobil kesayangannya," pungkas Arie.

Menarik menunggu bagaimana kiprah Subaru bergerak di Indonesia di bawah bendera baru. Brand ini memang selalu hadir dengan pendekatan produk unik. Apalagi grup otomotif yang menaunginya kini, bukanlah pemain kacangan. Ditambah, sang penjaga operasional bisnis, Arie Christopher juga sudah piawai mengawal mobil-mobil di segmen yang niche. Jika Anda lupa, ia pernah memimpin Ferrari Indonesia beberapa tahun lalu.

Langkah Subaru tak akan mudah, namun juga kami pastikan bukanlah sulit ditembus dalam kondisi seperti ini. Beberapa tahun terakhir kita sudah melihat merek-merek lama maupun baru, berani bertarung di pasar otomotif nasional dengan entitas baru. Wuling, Hyundai, Kia, Renault, hingga Jeep dan Ferrari, adalah beberapa contohnya.

Lantas, apa mobil yang akan diluncurkan perdana tahun ini? "Ditunggu saja tanggal mainnya, yang pasti produk ini dirancang dengan spesifikasi khusus Indonesia," tutup Arie. (Van/Odi)

Baca Juga: Kunjungan ke Jepang, Menperin Ajak Produsen Otomotif Tambah Investasi di Indonesia

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua