Di balik sosoknya yang berbodi kotak dan berkarakter kuat. Chery J6 series sejak awal diproyeksikan siap menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang belakangan kerap terjadi. Mulai dari curah hujan tinggi hingga genangan air. Dua modal utama dikedepankan: kemampuan water wading dan ground clearance tinggi. Keduanya dirancang guna memberi rasa aman saat kendaraan harus melintasi genangan maupun medan tak bersahabat. Menariknya lagi, secara teknis ia sudah mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu IP68.
Chery menegaskan, spesifikasi water wading depth yang diklaim merupakan batas teknis maksimum hasil pengujian dalam kondisi tertentu dan terkontrol. Hal ini disampaikan langsung oleh perusahaan. “Kami menghadirkan Chery J6 Series sebagai SUV off-road listrik pertama di Indonesia. Ini merupakan langkah awal menuju tren baru gaya hidup mobilitas berkelanjutan, sekaligus dibekali kemampuan water wading. Sistem baterai Chery J6 dan J6T telah dilindungi standar IP68. Sehingga secara teknis mampu bertahan dari paparan air hingga kedalaman satu meter selama maksimal 30 menit dalam kondisi pengujian tertentu,” ujar Rifkie Setiawan, Head of Brand & Marketing PT Chery Sales Indonesia, dalam keterangan resmi.
Lebih jauh, Chery J6 dan J6T memang disiapkan untuk konsumen urban modern yang ingin menyalurkan naluri petualang mereka di situasi tak terduga. Baik untuk rutinitas harian di perkotaan maupun aktivitas luar ruang seperti off-road ringan. Perpaduan teknologi seperti water wading, ground clearance tinggi, performa yang diklaim mumpuni, serta sistem keselamatan mutakhir menjadi fondasi utama.
Identitas visualnya pun dibuat kuat. Desain bertajuk Fashion Cube Box berpadu struktur bodi all-aluminium, ditambah kokpit rubik multidimensi yang lapang. Semua itu membentuk karakter unik sekaligus diferensiasi yang tegas di kelasnya. Dengan bekal tersebut, pengguna diklaim dapat menikmati sensasi bertualang tanpa harus mengorbankan rasa aman. Chery J6 memiliki kemampuan water wading hingga sekitar 600 mm, sementara J6T yang berkarakter lebih rugged sanggup melaju di genangan hingga 625 mm, bergantung pada varian dan kondisi pengujian.
Kapabilitas ini ditopang jarak bebas tanah setinggi 220 mm untuk Chery J6 dan 225 mm pada J6T. Angka ini membantu menjaga komponen vital tetap aman dari permukaan jalan saat melewati genangan, jalan rusak, maupun rintangan off-road ringan. Kombinasi keduanya membuat J6 Series dinilai lebih siap menghadapi kondisi banjir dibandingkan kebanyakan SUV perkotaan pada umumnya, sekaligus memberi kendali dan kepercayaan diri lebih bagi pengemudi.
Di balik itu semua, Chery juga menaruh perhatian serius pada aspek keselamatan internal kendaraan listriknya. Komponen utama seperti motor listrik, inverter, baterai traksi, hingga sistem kabel bertegangan tinggi dirancang dengan perlindungan serta isolasi berstandar tinggi. J6 dan J6T turut dibekali mekanisme fail-safe yang secara otomatis memutus aliran listrik ketika terdeteksi kondisi tidak normal, misalnya potensi korsleting. Meski demikian, perusahaan tetap mengimbau pengguna agar tidak memaksakan kendaraan melintasi genangan air yang melebihi batas aman, terlebih bila durasi berkendara lebih dari 30 menit.
Apabila kendaraan terpaksa melewati genangan atau melampaui batas water wading yang dianjurkan, konsumen disarankan segera melakukan pemeriksaan di diler resmi Chery terdekat. Langkah ini penting untuk memastikan kondisi kendaraan tetap aman dan berfungsi optimal. Sebagai bagian dari komitmen purnajual, layanan Customer Care Chery tersedia 24 jam, 7 hari seminggu, dan dapat dihubungi melalui 0800-179-7979 untuk bantuan darurat di jalan. (ALX)
Baca Juga:
Honda Prospect Motor Tambah Varian, Kini Brio Satya 1.2L S Punya Tipe CVT
Perkuat Dominasi Low SUV, Toyota Astra Motor Segarkan New Raize 2026
Hak Cipta © Zigwheels 2014-2026. Semua Hak Cipta Dilindungi.