Honda ADV150 Dijual di AS, Harganya 2 Kali Lipat dari Indonesia

CONTENTS
JAKARTA, Motovaganza.com – Honda ADV150 ternyata tak hanya melanglang buana di Kawasan ASEAN dan Asia seperti Jepang saja. Skutik baru Honda itu juga bakal dinikmati Amerika Serikat. Skutik yang diproduksi di Indonesia itu bahkan sudah bisa dipesan. Niatan untuk mengekspor ADV150 memang sudah disampaikan PT Astra Honda Motor (AHM) sejak pertama kali model ini diluncurkan. Seperti dilihat sekarang ini, sudah cukup banyak juga negara yang mendatangkan skutik anyar Honda itu. Termasuk salah satunya Amerika Serikat. Dimulai terlebih dulu dengan melakukan homologasi, terkait kelayakan emisi gas buang ADV150. Hanya saja pengesahan itu bukan diajukan AHM, melainkan oleh Honda Motor Co., Ltd. Meski begitu, proses itu tidak menghambat ADV150 untuk berkeliaran di negeri Paman Sam. Seperti dicatatkan dalam laporan California Air Resources Board, Honda ADV150 berhasil mengantongi sertifikasi laik jalan. Dan sudah dipublikasikan sejak Februari 2020. Wajar jika kini American Honda Motor Co., Inc. mulai buka pesanan. Menariknya, harga jual Honda ADV150 di Amerika Serikat mencapai USD 4.299 atau setara Rp 71 jutaan. Artinya dua kali lipat dibandinkan banderol AHM di Indonesia. Versi CBS dijual 34,742 juta dan ABS Rp 37,805 juta. Seperti pula di Indonesia, banderol itu lebih mahal ketimbang Honda PCX 150. Padahal, boleh dikatakan ADV150 mengadopsi jantung mekanik kepunyaan PCX. Baca juga: Modifikasi Honda ADV150 Berjubah Batman

Mesin

Sang skutik bergaya tualang menggunakan mesin SOHC PGM-FI (injeksi) dengan perlengkapan Idling Stop System (ISS). Bore x stroke yang diset pun serupa: 57,3 x 57,9 mm. Begitu pula dengan rasio kompresi: 10,6:1. Tentu dengan beberapa pengembangan, mengingat penyajian ADV150 yang lebih 'nakal'. Tidak bisa dibilang sama dengan PCX, yang menawarkan penampilan perlente. Desainnya berbeda jauh dari skutik garapan Honda kebanyakan. Dengan penyajian tersebut, wajar bila terdapat perbedaan output. Keluaran tenaga ADV150 adalah 13,4 Hp/8.500 rpm dan torsi maksimal 13,8 Nm di putaran 6.500 rpm. Dipastikan lebih sigap menghadapi kondisi jalan stop and go. Karena catatan torsinya sedikit mengungguli PCX. Honda ADV150 mengedepankan tampang lebih maskulin dengan bentuk tubuh ala motor adventure. Beberapa fitur yang menjadi unggulan tersemat. Mulai dari penggunaan sistem penerangan LED, windscreen yang akomodatif, karena terdapat dua setelan dan pengoperasian yang mudah. Lalu informasi seputar kendaraan ditampilkan melalui panel meter digital. Ada pula aplikasi semisal ketersediaan power outlet (12 volt) untuk mengisi daya gawai, sistem kunci pintar dan bagasi luas (27 liter). Baca juga: Beli Honda PCX dan ADV 150, Ada Cashback Rp 1,1 Juta

Harga

Bicara soal impresi berkendara, pengendaliannya berbeda karena ADV150 memiliki setang lebar. Handlingnya pun terasa meyakinkan lewat suspensi buatan Showa. Paling menarik, peredam kejut belakang dengan tabung memiliki panjang 350 mm dan merupakan yang terpanjang di kelasnya. Satu lagi, postur jangkung berkat ground clearance dan jok tinggi, cocok dikendarai orang-orang bule. Diferensiasi ini pula yang membuat Honda ADV150 lebih baik. Maka wajar jika saat ini ia dipatok paling mahal ketimbang jajaran skutik Honda di Amerika Serikat. Sebut saja PCX 150 yang dijual USD 3.699 (sekitar Rp 60,8 jutaan) atau dua skutik unik seperti Honda Ruckus dan Metropolitan. Keduanya dipasarkan pada pada rentang Rp 40 jutaan. Sayangnya pembeli ADV150 di Amerika Serikat tak bisa langsung mendapatkan unit dalam waktu cepat. Menurut Ride Apart, skutik yang hanya ditawarkan dalam satu opsi (varian ABS dan warna Matte Black Metallic) itu baru tersedia di diler, Juni mendatang. Sumber: Powersport Honda, Ride Apart Baca Juga: Honda ADV150 Menjelajah Amerika Serikat, Harganya Sentuh Rp 71 jutaan ARY DWINOVIANSYAH | RAJU FEBRIAN

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Motor Unggulan

Artikel Motor dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • QJRiders Indonesia Chapter Jakarta Resmi Dideklarasikan, Usung Semangat “One Journey, One Brotherhood”
    QJRiders Indonesia Chapter Jakarta Resmi Dideklarasikan, Usung Semangat “One Journey, One Brotherhood”
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • Brabus 1400 R 2026: Motor Edisi Terbatas Hasil Kolaborasi KTM dan Brabus
    Brabus 1400 R 2026: Motor Edisi Terbatas Hasil Kolaborasi KTM dan Brabus
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • AHM Gelar Service Motor Gratis untuk Korban Bencana Sumatra
    AHM Gelar Service Motor Gratis untuk Korban Bencana Sumatra
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • Royal Enfield Flying Flea S6: Scrambler Listrik dengan DNA Perang Dunia II
    Royal Enfield Flying Flea S6: Scrambler Listrik dengan DNA Perang Dunia II
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • AISI Laporkan Kinerja Penjualan Sepeda Motor 2025 Naik Tipis Tembus 6,4 Juta Unit
    AISI Laporkan Kinerja Penjualan Sepeda Motor 2025 Naik Tipis Tembus 6,4 Juta Unit
    Anjar Leksana . 10 Jan, 2026
  • Evolusi Honda Vario 125, Skutik Praktis yang Terus Laris
    Evolusi Honda Vario 125, Skutik Praktis yang Terus Laris
    Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
  • Kawasaki W175 Street vs Yamaha XSR155: Pilih Retro Autentik atau Klasik Modern?
    Kawasaki W175 Street vs Yamaha XSR155: Pilih Retro Autentik atau Klasik Modern?
    Zenuar Yoga . 08 Jan, 2026
  • Komparasi Skutik Naked Handlebar: Vario 125 Street vs Suzuki Nex Crossover vs Yamaha X-Ride
    Komparasi Skutik Naked Handlebar: Vario 125 Street vs Suzuki Nex Crossover vs Yamaha X-Ride
    Zenuar Yoga . 07 Jan, 2026
  • Pergeseran Takhta Sang Legenda: Babak Akhir Perjalanan Yamaha Vixion R
    Pergeseran Takhta Sang Legenda: Babak Akhir Perjalanan Yamaha Vixion R
    Zenuar Yoga . 06 Jan, 2026
  • Suzuki Satria Pro vs Honda Sonic 150R: Duel Ayago 150 cc, Siapa Juaranya?
    Suzuki Satria Pro vs Honda Sonic 150R: Duel Ayago 150 cc, Siapa Juaranya?
    Zenuar Yoga . 14 Nov, 2025
  • Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
  • Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Zenuar Yoga . 20 Agu, 2025
  • Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Zenuar Yoga . 03 Jul, 2025
  • Tips Rawat Baterai Motor Listrik Agar Awet ala United E-Motor
    Tips Rawat Baterai Motor Listrik Agar Awet ala United E-Motor
    Bangkit Jaya Putra . 21 Apr, 2025
  • Wajib Lakukan Ini Bila Motor Ditinggal Mudik Lebaran
    Wajib Lakukan Ini Bila Motor Ditinggal Mudik Lebaran
    Zenuar Yoga . 27 Mar, 2025
  • Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Ardiantomi . 04 Des, 2025
  • First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    Setyo Adi Nugroho . 02 Des, 2025
  • First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    Zenuar Yoga . 10 Nov, 2025
  • Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Ardiantomi . 17 Sep, 2025
  • First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    Setyo Adi Nugroho . 16 Sep, 2025