Indonesia Bakal Punya Fasilitas Pengujian Kendaraan Bermotor Terbesar di ASEAN

menhub

Pemerintah berencana membangun fasilitas pengujian kendaraan bermotor baru. Bahkan diklaim bakal menjadi lokasi terbesar di ASEAN. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun mengajak swasta untuk membangun proyek infrastruktur transportasi ini. Sehingga kerja bareng ini dibilang tak menggunakan anggaran APBN. Rencananya, proving ground terbesar siap dibikin di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi.

Adapun skema pembangunan menggunakan pendanaan kreatif non-APBN. Kolaborasi itu melalui skenario Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Budi Karya menegaskan, Kemenhub siap membuat fasilitas pengujian kendaraan bermotor lebih lengkap, dari yang sudah ada di BPLJSKB saat ini dan juga berstandar internasional. “Melalui pembangunan proving ground, Balai pengujian kendaraan di Bekasi ini nantinya akan menjadi tempat pengujian kendaraan bermotor berstandar internasional yang terbesar di Asean,” ucap Menhub dalam pernyataan resmi.

Nah, Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat tengah menyiapkan pembangunan proving ground atau balai uji untuk kendaraan bermotor yang memenuhi standar internasional United Nation Regulation (UNR). Itu bertempat di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB), Bekasi, Jawa Barat.

proving ground kemenhub

“Kami siap bangun satu fasilitas yang lebih baik, lebih mumpuni. Sehingga produk-produk otomotif bisa diuji di sana dan sama canggihnya dari negara-negara terkemuka. Kementerian bakal membangun 19 fasilitas pengujian sesuai dengan Standar Internasional UNR. Rencananya diterapkan di negara Asean yang tergabung dalam ASEAN Mutual Recognition Agreement,” tutur Menhub lagi.

Untuk diketahui, BPLJSKB di Bekasi rencananya dibangun di atas lahan seluas sekitar 90 Ha. Kemudian memiliki 19 fasilitas berstandar UNR, 8 fasilitas pengujian outdoor (digunakan untuk uji rem, speedometer, emisi suara, sistem kemudi dan stabilitas). Lalu ada 7 fasilitas pengujian indoor berupa laboratorium untuk uji tabrak, angkur sabuk pengaman, kursi, emisi gas buang, emisi suara, spion, dan konsumsi bahan bakar). Tak ketinggalan fasilitas khusus pengujian kendaraan listrik.

Baca Juga: Pabrik Baterai Mobil Listrik Segera Dibangun di Karawang

proving ground kemenhub

Selain itu, fasilitas pengujian proving ground nantinya dibangun mirip dengan kondisi jalan sebenarnya. Yaitu mulai dari jalan rusak, jalan berlumpur, jalan tergenang air, high speed test track, cross wind test, dust tunnel, skid pad, uji tabrak dan sebagainya. Pembangun fasilitas uji kendaraan ini ditargetkan proses lelangnya cepat dan diharapkan sudah bisa beroperasi pada 2024.

BPLJKSB saat ini telah memiliki lebih dari 5 fasilitas pengujian. Lalu 3 fasilitas pengujian sesuai regulasi UNR dan berstandar kualitas tinggi. Ditargetkan pada 2022 hingga 2023, lokasi pengujian bisa berkembang dengan menambahkan fasilitas-fasilitas berstandar UNR lain. Sehingga pada 2024, Indonesia dapat secara resmi mengoperasikan proving ground berstandar internasional.

“Dengan adanya proving ground ini. Tentu kami butuh meningkatkan kompetensi. Baik kami sebagai regulator, maupun nanti pihak-pihak tertentu yang nanti akan diamanahkan ini, harus melakukan dengan penuh integritas. Kami harapkan bahwa pengujian ini bisa dilakukan secara akurat, teliti, lebih memberikan kepastian bagi keselamatan,” pungkas Budi lebih lanjut.

Efek dan keuntungan bagi Indonesia dengan dibangunnya proving ground ini, menurut Kemenhub. Di antaranya yaitu dapat meningkatkan daya saing pengujian kendaraan bermotor Indonesia. Tentu dari sejumlah negara di Asean. Sehingga dapat mendorong minat investasi asing untuk membangun industri otomotifnya di Indonesia. Selanjutnya, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan negara. Lalu peningkatan ekspor otomotif yang dapat menunjang operasional, seperti Pelabuhan Patimban.

Manfaat lainnya yaitu dapat membuka banyak lapangan pekerjaan. Dan sanggup mengakomodasi perkembangan teknologi otomotif yang akan datang. Amsal kendaraan listrik, autonomus dan teknologi lain yang bisa dilakukan pengujiannya di tempat ini. Dari aspek keselamatan, pembangunan proving ground juga ikut mendukung upaya peningkatan keselamatan lalu lintas jalan.

Terlepas dari hal itu. Salah satu upaya untuk mewujudkan terpenuhinya sebuah kendaraan laik jalan. Harus lulus persyaratan dengan penyelenggaraan pengujian kendaraan bermotor serta sertifikasi terkait. Nah, pengujian kendaraan bermotor dan sertifikasi dilakukan oleh BPLJSKB. Mereka merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik Kementerian Perhubungan. Yakni berada di bawah pengawasan dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat.

Asean Mutual Recognition Arrangement (MRA) terkait produk kendaraan bermotor itu. Wajib mengikuti acuan standar UNECE (The United Nations Economic Commission for Europe). Kemudian Asean MRA dilakukan dalam dua tahap. Fase pertama mengikuti 19 standar UNECE, sedangkan fase kedua terdapat tambahan 32 standar UNECE. Maka, Indonesia harus memenuhi ketentuan ini, agar dapat bersaing secara regional dan global. (Alx/Odi)

Baca Juga: Hore! Insentif PPnBM 100 Persen Diperpanjang sampai Agustus 2021

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Presiden Korsel Akui Keunggulan Industri Otomotif Cina, Buka Peluang Kolaborasi
    Presiden Korsel Akui Keunggulan Industri Otomotif Cina, Buka Peluang Kolaborasi
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • Merek Semakin Dikenal, Penjualan Global Jetour Tembus 622.590 Unit di 2025
    Merek Semakin Dikenal, Penjualan Global Jetour Tembus 622.590 Unit di 2025
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Wrap Station Perkenalkan Vision Tunnel, Inspeksi Kualitas PPF Lebih Presisi Manfaatkan AI
    Wrap Station Perkenalkan Vision Tunnel, Inspeksi Kualitas PPF Lebih Presisi Manfaatkan AI
    Wahyu Hariantono . Hari ini
  • Xpeng Manfaatkan AI Untuk Maksimalkan Kenyamanan di G7 EREV
    Xpeng Manfaatkan AI Untuk Maksimalkan Kenyamanan di G7 EREV
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • Harbin, Anak Usaha Changan Kembangkan Mesin Rotary untuk Penerbangan Rilis 2027
    Harbin, Anak Usaha Changan Kembangkan Mesin Rotary untuk Penerbangan Rilis 2027
    Anjar Leksana . Hari ini

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Presiden Korea Selatan Akui Dominasi Cina, Dorong Kolaborasi Baru Industri Otomotif
    Presiden Korea Selatan Akui Dominasi Cina, Dorong Kolaborasi Baru Industri Otomotif
    Muhammad Hafid . 07 Jan, 2026
  • Chery Optimistis Tiggo Cross Bisa Gaet Konsumen LCGC
    Chery Optimistis Tiggo Cross Bisa Gaet Konsumen LCGC
    Bangkit Jaya Putra . 07 Jan, 2026
  • Varian Baru Hyundai Creta Alpha 2026 Meluncur, Ini Harga Resminya
    Varian Baru Hyundai Creta Alpha 2026 Meluncur, Ini Harga Resminya
    Anjar Leksana . 07 Jan, 2026
  • Jetour Berhasil Jual 622 Ribu Mobil di Seluruh Dunia, Naik 9,5 Persen
    Jetour Berhasil Jual 622 Ribu Mobil di Seluruh Dunia, Naik 9,5 Persen
    Anjar Leksana . 07 Jan, 2026
  • Honda Step WGN Disulap Jadi Van ala Amerika dengan Tampilan Klasik nan Gahar
    Honda Step WGN Disulap Jadi Van ala Amerika dengan Tampilan Klasik nan Gahar
    Anjar Leksana . 06 Jan, 2026
  • Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
    Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
    Setyo Adi Nugroho . Hari ini
  • 5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Setyo Adi Nugroho . 02 Jan, 2026
  • Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Muhammad Hafid . 02 Jan, 2026
  • Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Setyo Adi Nugroho . 24 Des, 2025
  • Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Anjar Leksana . 24 Des, 2025
  • Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Setyo Adi Nugroho . 19 Des, 2025
  • Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Setyo Adi Nugroho . 25 Okt, 2025
  • Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Setyo Adi Nugroho . 16 Okt, 2025
  • Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Setyo Adi Nugroho . 07 Jan, 2026
  • Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Wahyu Hariantono . 04 Des, 2025
  • Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Ardiantomi . 20 Nov, 2025