Usai mengantongi ribuan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Jaecoo Indonesia akhirnya melangsungkan seremoni distribusi 3.000 unit J5 EV. SUV listrik ini resmi disalurkan kepada konsumen di berbagai penjuru Nusantara. Serah terima unit dilakukan secara simbolis di kawasan PIK 2, Tangerang. Pada momen serupa, petinggi Chery Group Indonesia melayangkan permohonan maaf. Lantaran antusiasme pasar yang luar biasa berimbas terhadap tertundanya pengiriman.
“Kami sedang usahakan produksi (Jaecoo J5 EV) lebih cepat supaya konsumen tidak menunggu lama. Kami memohon maaf karena pelanggan belum bisa mendapatkan unit segera. Saat ini baru bisa kirim 3.000 unit dari SPK hingga medio November 2025. Namun, kami tak mau kompromi soal kualitas. Standar mutu tetap dijaga. Kami upayakan sebelum Lebaran sudah ada pengiriman lagi,” ungkap Zeng Shuo, President Director Chery Group Indonesia di Tangerang.
Tak hanya soal unit. Jaecoo Indonesia turut merilis strategi penguncian harga lewat program Price Lock Insurance. Layanan ini menjadi benteng perlindungan bagi konsumen terhadap potensi perubahan kebijakan insentif pajak EV. Cukup bayar asuransi Rp8 juta, konsumen mendapat jaminan harga tetap. Khususnya jika insentif tidak berlanjut dan J5 EV harus dikenakan PPN 10 persen. Lewat skema ini, banderol kendaraan dipastikan tidak terkerek naik.
Jim Ma, Business Unit Director Jaecoo Indonesia, menyebut respons pasar terhadap J5 EV sangat positif. Hingga kini, total pesanan telah melampaui angka 12.000 unit. “Antusiasme sangat tinggi. Price Lock Insurance hadir memberi rasa aman dan kepastian harga. Namun, bagi konsumen yang sudah membayar tanda jadi sekaligus melunasi unit, harga J5 EV tetap dipatok Rp299,9 juta tanpa perlu ikut asuransi ini,” jelasnya.
Ia menegaskan, perusahaan sepenuhnya mendengar aspirasi pelanggan. Langkah konkret tengah diambil untuk mengerek kapasitas produksi. Serta memperkuat rantai distribusi agar proses delivery berjalan optimal. Targetnya jelas. Seluruh konsumen yang memesan pada 2025 bakal menerima unit sebelum Lebaran 2026. Tentu tanpa mengurangi standar kualitas produk maupun layanan purnajual.
“Kami memohon maaf atas waktu tunggu ini. Namun demikian, Jaecoo tengah melakukan eskalasi kapasitas produksi serta optimalisasi pasokan agar unit segera sampai ke tangan konsumen,” tambah Jim.
Melalui momentum ini, perusahaan menegaskan kesiapan purnajual bagi pemilik J5 EV. Mencakup dukungan instalasi home charger, layanan darurat 24 jam, hingga garansi komponen utama. Ekspansi diler resmi pun terus digenjot secara nasional. Persaingan mobil setrum memang kian sesak. Jaecoo memosisikan J5 EV sebagai SUV listrik yang mengawinkan karakter tangguh dengan teknologi mutakhir. Semuanya didukung ekosistem kepemilikan yang mumpuni.
Sebagai komitmen jangka panjang, Jaecoo menargetkan pengoperasian hingga 80 diler pada akhir 2026. Langkah strategis ini diambil guna memastikan pengalaman kepemilikan yang nyaman dan andal. Serta memenuhi standar tinggi di seluruh jaringan penjualan mereka di Indonesia. (ALX)
Baca Juga:
Prediksi Kia Bakal Boyong MPV Listrik Carens Clavis EV Temani Varian Bensin
Chery Gelar Seremoni Penyerahan 5.000 Unit Tiggo Series Super Hybrid di PIK 2
Hak Cipta © Zigwheels 2014-2026. Semua Hak Cipta Dilindungi.