Pilih kota Anda untuk memulai pencarian

icon

Atau pilih dari kota populer

    Tren Konektivitas Gawai Merambah Motor Suzuki

    Belum lama lini motor Suzuki di India mendapatkan pembaruan. Sesuai regulasi sana, emisi gas buang harus mengikuti standar BS6 atau Euro 6. Kewajiban itu sudah dilakoni di dua motor matik, Burgman Street dan Access  125. Ditambah pembaruan lainnya, misal penggunaan lampu utama LED. Memang terasa minor, apabila tetap mengandalkan panel instrumen analog seperti model lawas.


    Namun itu ditepis Suzuki India melalui bocoran terbaru. Akan ada varian tambahan berbasis Burgman dan Access. Yang menarik, keduanya bakal pakai instrumen serbadigital. Berarti penyajian informasi dasar seperti takometer, spidometer, indikator bahan bakar, jarak tempuh dan lainnya bakal tersaji via layar LCD.


    Suzuki Connect


    Merujuk penampakan, terlihat jelas penampang menampilkan tanda panah sebagai panduan navigasi turn by turn. Berkaca pada produk sejenis seperti Kymco Like 150 atau Yamaha NMax, kemungkinan besar Burgman maupun Access punya perangkat untuk menghubungkan motor dengan smartphone via jaringan Bluetooth. Menurut sumber serupa, keterkaitan keduanya terintegrasi di dalam sebuah aplikasi bernama Suzuki Ride Connect.


    Berkat adanya konektivitas itu, pengendara bakal mendapatkan informasi tambahan. Mulai dari informasi daya gawai atau sinyal, pemberitahuan jika ada panggilan atau pesan masuk, level baterai telepon seluler, mengetahui posisi parkir kendaraan hingga peringatan kecepatan maksimal. Keseluruhan fitur dapat dilihat langsung dari panel instrumen berukuran lumayan besar. Kabarnya, Suzuki juga memberi tambahan daytime running light (DRL) LED pada masing-masing varian atas, sebagai pembeda dengan Burgman dan Access tipe standar.


    Suzuki connect


    Tentu saja untuk mendapatkannya, konsumen harus membayar lebih. Tak terlalu banyak, bedanya berkisar 3,500 sampai 3,800 Rupee atau setara Rp 700 ribuan dari varian terbawah. Dengan selisih tak beda jauh, penawaran ini mestinya menarik untuk pasar domestik India. Apalagi jika Suzuki turut menerjermahkan konsep modern itu pada lini lain semisal Gixxer.


    Kendati begitu, motoris sana saja yang bakal merasakan impresi anyar dari motor-motor Suzuki tersebut. Sementara di negara lain, tampak belum ada pergerakan berarti. Sebagai contoh Indonesia. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) masih mempertahankan perbekalan standar di Suzuki Nex II maupun Address. Andai saja mendapatkan ubahan serupa skutik India tadi, pastilah meningkatkan nilai jual produk tersebut.


    Aplikasi di jajaran lain seperti Suzuki Satria atau GSX 150 series, mestinya lebih logis. Toh, masing-masing sudah berpelengkap panel instrumen digital. Bayangkan jika kedapatan peranti penghubung, Suzuki bakal jadi satu-satunya pabrikan yang memiliki motor sport 150 cc berpelengkap konektivitas canggih. Pantas dinanti pergerakan dari Suzuki Indonesia. (Ano/Odi)

    Artikel yang direkomendasikan untuk anda