Mobil Mainan Listrik untuk Anak-Anak Keluaran Pabrikan Ternama

mobil mainan

JAKARTA -- Para pabrikan punya banyak ide untuk menarik konsumen. Tak hanya orang tua, mereka juga menyediakan kebutuhan anak-anak. Ada satu yang barang yang juga tak kalah menarik yaitu mobil mainan. Anak-anak dipastikan menyukai ini. Mereka dapat bereksplorasi dalam imajinasinya seolah mengendarai sebuah mobil asli. Mulai dari duduk di balik kemudi, lengkap dengan stir, pedal gas, sabuk pengaman dan tuas transmisi.

Bahkan berbagai pilihan penggerak disediakan. Mulai dari manual dengan menggerakkan kaki yang terhubung langsung dengan lantai atau ada juga tipe gowes seperti naik sepeda. Sekarang yang sedang tren seiring perkembangan teknologi, menggunakan motor listrik sebagai sumber penggerak dan baterai sebagai sumber energi. Anak-anak semakin mendapat pengalaman nyata mengemudikan sebuah mobil, asalkan tetap dalam koridor batas aman dengan tidak melepasnya di jalan raya yang ramai. Ingat, keselamatan dan keamanan harus tetap menjadi prioritas utama.

Pilihan mainan mobil tenaga aki atau baterai makin beragam. Mulai dari yang murah hingga mahal, dari kualitasnya jelek hingga bagus. Para pabrikan mobil pun banyak yang menciptakan mobil mainan listrik di bawah lisensi langsung. Seperti model Ferrari, Lamborghini, Mercedes-Benz, Porsche sampai BMW sudah beredar luas di pasaran dan mudah didapatkan. Masih ada model bermunculan dari pabrikan lain, di antaranya enam mobil mainan listrik paling menarik untuk dimiliki ini.

Aston Martin DB5 Junior

Aston Martin DB5 Junior

Aston Martin menjadi salah satu pabrikan yang menyediakan mobil mainan. Gaya klasik persis DB5 original. Tambah keren, model atap terbuka ala cabriolet. Ukurannya tidaklah kecil. Panjang sekitar 3 meter, masih bisa dinaiki orang dewasa. Paling tidak jadi pendamping anak-anak agar tidak dilepas sendiri. Karena performa mobil mainan listrik ini cukup serius.

Sebagai penggerak, tenaga diambil dari motor elektrik bertenaga 5 kWh (6,7 hp). Cukup untuk menggerakkan bobot mobil yang mencapai 270 kg. Kecepatan tertinggi sanggup menembus 48 km/jam. Lumayan kencang. Makanya, lebih baik orang dewasa saja yang mengemudikan.

Motor penggerak ini memutar roda belakang berukuran 10 inci. Baterai ditempatkan tepat di balik kap mesin layaknya mobil betulan. Sekali bermain dari kondisi penuh, mampu berjalan hingga 32 km. Mudah dilepas dan diganti dengan baterai baru. Penghenti laju juga tak kalah serius. Keempat roda berisi rem cakram.

Hebatnya lagi, ia mirip mobil listrik umumnya, karena menyediakan mode berkendara. Ada Novice, Expert dan Race, untuk disesuaikan kemampuan berkendara. Bisa juga dikemudikan jarak jauh via remote control. Soal harga, Aston Martin DB5 Junior ditawarkan mulai US$ 59.407 (Rp 870 jutaan). Jelas mainan untuk anak orang kaya.

Baca juga: Ini 7 Sedan dengan Max Speed di Atas 320 Km/Jam

McLaren Senna Ride-On

McLaren Senna Ride-On

Anda penggemar balap pasti kenal nama ini. Senna masuk dalam daftar eksklusif McLaren Ultimate Series bareng F1 dan P1. Lebih istimewanya lagi, cuma 500 unit dengan harga fantastis US$ 991.681 (Rp 14 miliar). Semuanya juga sudah ludes terjual. Tapi Anda bisa memiliki McLaren Senna imut ini seharga US$ 582 (Rp 8,5 juta). Buatan pabrikan sendiri, tapi untuk anak-anak.

Mainan terbaru dari McLaren Ride-On mampu memenuhi hasrat antusias anak-anak. Didesain khusus usia balita sampai 10 tahun, tapi masih bisa memuat orang dewasa. Seperti dicontohkan pembalap Formula 1 Lando Norris saat sesi perkenalan produk.

Seperti model ride-on McLaren lain, sumber tenaga berasal dari baterai dan motor listrik. Tidak mengejar kecepatan, bahkan setara orang berjalan. Tapi keidentikan dengan McLaren Senna asli begitu menarik. Mulai dari pintu kaca transparan, sayap belakang besar, sampai suara mesin saat tombol start ditekan.

McLaren P1 Ride On

McLaren P1 Ride On

Ini boleh dibilang miniatur McLaren P1. Pemilik McLaren P1 wajib punya versi kecilnya ini. Entah memang untuk dimainkan oleh anak atau hanya sekadar koleksi. Dalam pengembangannya, pabrikan yang bermarkas di Woking, Inggris, tidak mengandalkan kerjasama dengan provider mainan anak. Melainkan masuk dalam rencana bisnis otomotif McLaren. Artinya dikembangkan dan diproduksi sendiri oleh mereka.

Berskala 1:3,5, Ride On McLaren P1 cocok sebagai hadiah ulang tahun anak-anak. Dengan kelir Volcano Yellow yang mencolok, material plastik untuk sasis dan bodi membuatnya tetap berbobot ringan. Sementara poros roda depan tetap menggunakan besi untuk mendukung kepresisian kemudi. Detail kecil tak luput diperhatikan, seperti pintu model scissor door, lampu depan dan belakang yang dapat menyala, dan lingkar kemudi 3-spoke.

Model penggeraknya persis seperti mobil beneran. Memiliki tiga gigi penggerak plus satu untuk mundur layaknya mobil transmisi otomatis. Kecepatan hanya dibatasi 4,8 kpj. Juga dapat dikendalikan melalui remote control jika anak Anda masih terlalu kecil untuk mengemudikan sendiri. Karena mainan ini sesuai untuk anak umur tiga hingga enam tahun. Harganya US$ 466 (Rp 6,8 juta).

Baca juga: KOMPARASI: Nissan Kicks e-Power Vs Toyota Corolla Cross Hybrid

Bugatti Baby II

Bugatti Baby II

Pertama kali muncul sebagai model konsep tahun lalu. Kali ini model produksi sudah dirilis. Bukan hypercar baru kelahiran Molsheim, melainkan sebuah mobil skala kecil. Tak melulu untuk anak kecil saja, orang dewasa masih bisa mengemudikannya.

Inspirasi berasal dari Bugatti Baby original era 1920an. Versi junior dari Bugatti Type 35 berukuran 50% lebih kecil. Secara dimensi termasuk besar. Untuk generasi II ini, lebih besar sedikit dan akan nyaman untuk anak usia 14 tahun ke atas. Deskripsi jelas dari Bugatti, "more of a young adult."

Jumlahnya terbatas dibuat 500 unit, Baby II terdiri dari tiga varian. Model Base terbuat dari material komposisi dengan sumber tenaga baterai 1,4-kWh plus dua mode berkendara. Pilihan Novice dibatasi kecepatannya 20 km/jam dari tenaga 1,3 hp. Lalu Expert dengan tenaga 5,4 hp mampu berakselerasi hingga 45 km/jam.

Anda yang ingin lebih kencang, ada model Vitesse memakai bodi serat karbon dan baterai 2,8 kWh. Seperti Veyron dan Chiron, lewat Bugatti Speed Key dapat membuka kemampuan motor listrik lebih besar. Laju sanggup menggapai 70 km/jam. Terakhir ada Pur Sang yang dilapisi bodi alumunium dikerjakan oleh tangan-tangan ahli.

Walau bentuknya klasik, Baby II menyimpan teknologi elektrifikasi terkini. Format RWD seperti model original, ditambah limited-slip differential sudah melebihi mobil harian biasa. Harga tak main-main. Paling murah ditawarkan US$ 34.800 (Rp 509 juta) dan tertinggi US$ 67.500 (Rp 988 juta). Jelas bukan mainan sembarangan.

Power Wheels Ford Mustang

Power Wheels Ford Mustang

Pabrikan asal Abang Sam ini juga tak kalah serius. Ford bahkan bekerja sama dengan Fisher-Price, produsen mainan anak asal Amerika, membuat duplikasi mainan mobil mainan anak berbentuk Ford Mustang. Melalui Power Wheels yang merupakan divisi mobil anak listrik bertenaga baterai Fisher-Price, kedua merek itu menciptakan mobil-mobilan cukup canggih.

Power Wheels Smart Drive Mustang memiliki batasan kecepatan hanya sampai 8 km/jam. Menariknya, punya pedal akselerator layaknya sebuah mobil beneran. Dan yang cukup mengejutkan adanya sistem control traksi dan stabilitas. Fungsinya pun sama seperti mobil asli, untuk memutus tenaga bila roda slip yang dapat menyebabkan mobil terbalik. Fitur penting untuk tetap menjaga keselamatan anak Anda.

Selain itu terdapat fitur input jack terkoneksi ke speaker untuk menghubungkan dengan perangkat pemutar musik seperti iPod. Speaker juga mengeluarkan suara mesin V8 yang dapat semakin kencang seiring bertambahnya kecepatan. Menghadirkan nuansa Mustang V8 yang sebenarnya dan akan sangat mengasyikkan. Dengan banderol US$ 359,99 (Rp 5,2 juta), tergolong murah dan mendapat kualitas terbaik dari Fisher-Price dan lisensi resmi Ford.

Baca juga: Daftar Kolaborasi Paling Sukses di Dunia Otomotif

Radio Flyer Tesla Model S

Radio Flyer Tesla Model S

Jenama yang dikenal sebagai penghasil mobil listrik, Tesla, juga tak ketinggalan. Mereka menggandeng Radio Flyer untuk membuat Tesla Model S versi mini. Hasilnya memang seperti miniatur Model S. Karena menggunakan motor listrik sebagai penggerak seperti Model S versi asli. Dilabeli harga US$ 500 (Rp 7,3 juta), ada yang menganggap sebagai alternatif lebih murah dari Tesla Model S asli. Meski hanya cocok diduduki pengemudi dengan bobot sampai 37 kg saja.

Detail Radio Flyer sangat menawan dan menyerupai wujud asli. Dapat dilihat dari pelek turbin dengan ban tipis dan fitment tampak seperti mobil sungguhan. Begitu pula lampu yang dapat menyala, pilihan warna yang sama, letak charging baterai dan bahkan opsi material interior. Menggunakan baterai lithium ion, sehingga memiliki daya tahan baterai lebih lama dan tenaga dihasilkan juga lebih besar. Kecepatan mampu dipacu hingga 9 km/jam, namun dapat diatur batasannya oleh para orang tua mulai dari 5 km/jam.

Tersedia opsi lain yang dapat dibeli, seperti baterai dengan daya lebih besar dan lebih tahan lama. Tersedia juga nomor polisi custom agar pengalaman berkendara makin nyata. Pilihan warna terdiri dari midnight silver metallic, deep blue metallic dan red multi-coast. (Odi)

Sumber: Motor1, Carmagazine, Gizmodo, Automobilemag, CNET

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Strategi Baru, Kia Sales Indonesia Resmi Hadir Langsung Dikelola Korea
    Strategi Baru, Kia Sales Indonesia Resmi Hadir Langsung Dikelola Korea
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Di Balik Layar Proses Produksi Lokal Baterai Mobil Hybrid Toyota Indonesia
    Di Balik Layar Proses Produksi Lokal Baterai Mobil Hybrid Toyota Indonesia
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • GAC Group Jadi Pabrikan Pertama di Cina Raih Sertifikasi Keamanan Data Kendaraan
    GAC Group Jadi Pabrikan Pertama di Cina Raih Sertifikasi Keamanan Data Kendaraan
    Setyo Adi . Hari ini
  • Detroit Auto Show 2026 Dibuka, Hadirkan 41 Merek dan Pengalaman Otomotif Terlengkap
    Detroit Auto Show 2026 Dibuka, Hadirkan 41 Merek dan Pengalaman Otomotif Terlengkap
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • Audi Jadi Tim F1 Pertama Debut di 2026, Langsung Ngegas di Trek
    Audi Jadi Tim F1 Pertama Debut di 2026, Langsung Ngegas di Trek
    Wahyu Hariantono . Hari ini

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Wajah Baru Kia Sales Indonesia, Kini di Bawah Langsung Prinsipal Korea Selatan
    Wajah Baru Kia Sales Indonesia, Kini di Bawah Langsung Prinsipal Korea Selatan
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Detroit Auto Show 2026 Tampilkan 41 Merek dan Pengalaman Otomotif Paling Lengkap
    Detroit Auto Show 2026 Tampilkan 41 Merek dan Pengalaman Otomotif Paling Lengkap
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • Hadir di Bintaro Jaya Xchange Mall, Suzuki Fronx Jadi Bintang Utama OTO Mall Exhibition
    Hadir di Bintaro Jaya Xchange Mall, Suzuki Fronx Jadi Bintang Utama OTO Mall Exhibition
    OTO . Hari ini
  • Daftar Harga Mobil Toyota di Singapura, Paling Murah Rp2,42 Miliar!
    Daftar Harga Mobil Toyota di Singapura, Paling Murah Rp2,42 Miliar!
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Bridgestone Buka Tomo Signature Holy Ban Pluit, Ada Promo Pembelian Menarik
    Bridgestone Buka Tomo Signature Holy Ban Pluit, Ada Promo Pembelian Menarik
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
    Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
    Setyo Adi Nugroho . 08 Jan, 2026
  • 5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Setyo Adi Nugroho . 02 Jan, 2026
  • Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Muhammad Hafid . 02 Jan, 2026
  • Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Setyo Adi Nugroho . 24 Des, 2025
  • Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Anjar Leksana . 24 Des, 2025
  • Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Setyo Adi Nugroho . 19 Des, 2025
  • Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Setyo Adi Nugroho . 25 Okt, 2025
  • Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Setyo Adi Nugroho . 16 Okt, 2025
  • Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Setyo Adi Nugroho . 07 Jan, 2026
  • Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Wahyu Hariantono . 04 Des, 2025
  • Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Ardiantomi . 20 Nov, 2025