All New Honda PCX 150, Serba Baru Tapi Lebih Murah

JAKARTA, 14 Desember 2017 – Kata All New atau :Serba Baru” sepertinya cocok untuk menggambarkan All New Honda PCX 150 yang diluncurkan PT Astra Honda Motor (AHM), Rabu, 13 Desember 2017 kemarin. Mulai dari tampilan luar, desain, dan fitur baru digunakan Honda untuk skutik premiumnya ini. Pertama yang perlu mendapat catatan adalah All New PCX kini diproduksi di pabrik AHM di Sunter. Model sebelumnya, yang diberi nama New PCX, diimpor utuh alias CBU dari pabrik Honda di Thailand. Karena versi dalam negeri inilah yang membuat banyak perubahan yang dilakukan Honda disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya di Indonesia. “Sebelum melokalkan produksi suatu model, kami berusaha mengembangkannya menjadi lebih atraktif dan sesuai dengan harapan konsumen Indonesia. All New Honda PCX 150 merupakan salah satu modelnya,” kata Executive Vice President Director AHM Johannes Loman saat peluncuran. Sekarang kita coba bahas satu persatu. Dari bodi, All New PCX kini lebih pendek (1923 mm vs 1931 mm), namun lebih lebar (737 mm vs 745 mm) dan lebih tinggi (1103 mm vs 1107 mm) dibandingkan PCX sebelumnya. Demikian juga dengan wheelbase yang kini lebih pendek 2 mm menjadi 1313 mm dari sebelumnya yang disebut akan memudahkan pengendalian bagi pengendara. Adapun jarak ke tanah (grond clereance) turun 1 mm menjadi 137 mm. Dengan bodi baru, Honda meracik desain yang juga baru. All New Honda PCX hadir dengan headlight dan taillight yang sudah dilengkapi LED untuk sistem pencahayaannya. Lampu depan memberikan kesan pandangan tajam. Sementara tempat duduk dengan busa yang tebal dan empuk disesuaikan dengan kontur tubuh. Desain velg kini tampil baru dan pengguaan ban yang lebih lebar, depan 100/80-14 dan belakang 120/70-14. Versi sebelumnya menggunakan ban 90/90 di depan dan 100/90 di belakang. Sedangkan suspensi menggunakan model ganda bukan single seperti kebanyakan motor matik saat ini. All New Honda PCX 150 hadir semakin canggih melalui fitur baru full digital panel meter yang menghadirkan multi informasi dalam satu panel dan Smart Key System baru terintegrasi dengan alarm dan Answer Back. Ada juga DC socket untuk power charger yang disematkan di konsol box sisi depan serta lampu hazard sebagai pelopor diaplikasikannya pada sepeda motor di Indonesia. Dari sisi fitur fungsional, Honda PCX memiliki kapasitas tanki BBM terbesar di kelasnya yaitu 8 liter dan fitur praktis berupa tombol pembuka tangki dan jok yang terintegrasi dengan kunci kontak, seat stopper yang menahan posisi jok agar tidak tertutup saat sedang menyimpan atau mengeluarkan barang. Nah, bicara soal mesin, All New PCX 150 kini menggunakan mesin 4-stroke, SOHC, PGM-FI, Liquid Cooled dan Enhanced Smart Power (eSP) teknologi minim gesekan dan efisiensi pendinginan mesin. Kapasitasnya lebih kecil 149.3 cc dibandingkan model sebelumnya 153 cc. Honda juga tidak melansir tenaga dan torsi yang dihasilkan mesin baru ini. Sebagai catatan versi lama New PCX memiliki tenaga 9,9 kW (13,5 PS) pada 8.500 rpm. Sedangkan sistem pengereman disematkannya fitur baru yakni Rear Disc Brake untuk dua tipe yang ditawakan. Ada tambahan Anti-Lock Braking System (ABS) utuk tipe ABS. Sistem pengereman combi brake hidrolis dengan 3 piston caliper digunakan untuk tipe CBS. Untuk harga juga ada yang baru. All New Honda PCX 150 hadir dengan 2 tipe yakni CBS dan ABS dengan pilihan warna Black, White, Red dan Light Gold. Harga berada di kisaran OTR (On The Road) DKI Jakarta Rp 27.000.000 hingga Rp 32.000.000. Harga ini di bawah PCX model lama yang dibanderol Rp 40.525.000. Nah, banyak yang menarik kan? Spesifikasi All New PCX 150 Dimensi Dimensi (PxLxT): 1.923 x 745 x 1.107 mm Wheelbase: 1.313 mm Ground Clearance: 137 mm Kapasitas tangki: 8 liter Mesin Tipe: 4-stroke, SOHC, PGM-FI, Liquid Cooled, eSP Kapasitas: 149,3cc Bore x Stroke: 57,3 x 57,9 mm Rasio kompresi: 10.6 : 1 Transmisi: Automatic, V-Matic Clutch system: Automatic, Centrifugal, Dry Type Frame Ban depan: 100/80-14M tubeless Ban belakang: 120/70-14M tubeless Rem depan: Disc brake (CBS Type) triple post hydraulic, combined brake system; (ABS type) Anti-Lock Braking System Rem belakang: Disc Brake Electrical Ignition type: Full transisterized, battery Warna Black Metallic, White Metallic, Red Matte, dan Light Gold RAJU FEBRIAN

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Motor Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Motor dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • KTM dan Tech3 Resmi Luncurkan Motor MotoGP 2026, Formasi Empat Motor Identik
    KTM dan Tech3 Resmi Luncurkan Motor MotoGP 2026, Formasi Empat Motor Identik
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • VinFast Umumkan Strategi untuk Pasar Sepeda Motor Listrik di Indonesia dan Asia
    VinFast Umumkan Strategi untuk Pasar Sepeda Motor Listrik di Indonesia dan Asia
    Setyo Adi Nugroho . 02 Feb, 2026
  • Valentino Rossi Akui Sirkuit Mandalika Sebagai Trek Kelas Dunia
    Valentino Rossi Akui Sirkuit Mandalika Sebagai Trek Kelas Dunia
    Zenuar Yoga . 02 Feb, 2026
  • Tak Ada Subsidi Motor Listrik 2026, Industri Diminta Lebih Kreatif
    Tak Ada Subsidi Motor Listrik 2026, Industri Diminta Lebih Kreatif
    Zenuar Yoga . 02 Feb, 2026
  • Yamaha Indonesia Torehkan Prestasi Global Lewat YZF-R3/R25
    Yamaha Indonesia Torehkan Prestasi Global Lewat YZF-R3/R25
    Zenuar Yoga . 02 Feb, 2026
  • Duel Skutik Premium Bergengsi: Yamaha XMax TechMax Vs Honda Forza 250? Ini Perbandingannya
    Duel Skutik Premium Bergengsi: Yamaha XMax TechMax Vs Honda Forza 250? Ini Perbandingannya
    Zenuar Yoga . 14 Jan, 2026
  • Evolusi Honda Vario 125, Skutik Praktis yang Terus Laris
    Evolusi Honda Vario 125, Skutik Praktis yang Terus Laris
    Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
  • Kawasaki W175 Street vs Yamaha XSR155: Pilih Retro Autentik atau Klasik Modern?
    Kawasaki W175 Street vs Yamaha XSR155: Pilih Retro Autentik atau Klasik Modern?
    Zenuar Yoga . 08 Jan, 2026
  • Komparasi Skutik Naked Handlebar: Vario 125 Street vs Suzuki Nex Crossover vs Yamaha X-Ride
    Komparasi Skutik Naked Handlebar: Vario 125 Street vs Suzuki Nex Crossover vs Yamaha X-Ride
    Zenuar Yoga . 07 Jan, 2026
  • Pergeseran Takhta Sang Legenda: Babak Akhir Perjalanan Yamaha Vixion R
    Pergeseran Takhta Sang Legenda: Babak Akhir Perjalanan Yamaha Vixion R
    Zenuar Yoga . 06 Jan, 2026
  • Waspada Jalan Basah! Yamaha Bagikan 7 Tips Berkendara Saat Hujan
    Waspada Jalan Basah! Yamaha Bagikan 7 Tips Berkendara Saat Hujan
    Zenuar Yoga . 19 Jan, 2026
  • Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
  • Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Zenuar Yoga . 20 Agu, 2025
  • Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Zenuar Yoga . 03 Jul, 2025
  • Tips Rawat Baterai Motor Listrik Agar Awet ala United E-Motor
    Tips Rawat Baterai Motor Listrik Agar Awet ala United E-Motor
    Bangkit Jaya Putra . 21 Apr, 2025
  • Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Ardiantomi . 04 Des, 2025
  • First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    Setyo Adi Nugroho . 02 Des, 2025
  • First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    Zenuar Yoga . 10 Nov, 2025
  • Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Ardiantomi . 17 Sep, 2025
  • First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    Setyo Adi Nugroho . 16 Sep, 2025