Aprilia RS dan Tuono 660 Kena Recall Karena Connecting Rod Gampang Patah

Aprilia RS 660

Permasalahan serius harus ditanggung Aprilia. Setidaknya 700 mesin RS 660 dan Tuono 660 di seluruh dunia harus diganti. Sebab ada indikasi connecting rod atau stang seher rentan patah. Nyatanya spesifikasi pabrik yang diinginkan tidak sesuai dari pemasok. Ini sangat fatal bila benar kejadian saat sedang berjalan. 

RS 660 dan Tuono 660 meluncur pertama kali di EICMA 2019. Keduanya dikenal sebagai kuda besi ergonomis dan aerodinamis di kelas motor sport menengah. Perangkat elektronik yang ada juga cukup membanggakan, lantaran turunan dari unit superbike. Namun sang anak kembar ternyata membutuhkan lebih banyak perhatian dari Aprilia.

Kasus penarikan kembali ini sebelumnya telah didokumentasikan oleh otoritas keselamatan lalu lintas AS NHTSA sejak akhir Mei 2021. Connecting rod atau lebih dikenal stang seher pada RS 660 retak setelah menempuh jarak sekitar 2.300 km.

Laporan mengungkapkan, bahwa pemiliknya sedang bepergian dengan kecepatan 120 kpj. Kemudian mulai keluar suara bergetar yang tidak normal, ditandai pula indikator engine management warning yang menyala. Sampai sekarang, agensi baru melaporkan satu keluhan pelanggan dari pemilik sportbike menengah Aprilia di Austin, Texas.

Pabrikan berjuluk House of Noale telah memutuskan tidak hanya mengganti connecting rod yang rusak. Pihaknya juga ingin mengganti seluruh mesin yang terkena recall sebagai tindak pencegahan. Menurut mereka, pelanggan harus merasa benar-benar aman saat mengendarai RS 660 dan Tuono 660. Pada saat yang sama, Aprilia memperbarui garansi pabrik untuk semua mesin yang terkena dampak. Itu dimulai lagi setelah mesin diganti.

Baca Juga: Aprilia Tuono 660, Naked Bike Paling Ringan di Kelasnya

Aprilia Tuono 660

Sekitar 700 mesin di seluruh dunia terkena dampak penarikan ini. Semua pemilik akan dihubungi oleh Aprilia. Sementara kendaraan yang belum berada di tangan pelanggan, komponen yang rentan rusak itu diganti sebelum pengiriman.

Kedua sportbike ini menggendong mesin 660 cc, DOHC, 2 silinder segaris berpendingin cairan dan telah memenuhi standar Euro 5. Tuono diklaim bisa mengeluarkan tenaga hingga 94 hp. Angka itu lebih kecil dari RS 660 yang bisa menembus 100 hp. Namun sportbike half fairing lebih realistis kala dipakai berkendara sehari-hari. Karena roda gigi penggerak akhir yang dimiliki lebih rendah, buat menekankan pada respons dan akselerasi daripada menambah kecepatan tertinggi.

Fitur yang ada cukup komplet. Semua sektor pencahayaan sudah berteknologi LED, lengkap dengan DRL di bagian depan. Klaster instrumen memakai TFT 5-inci full color yang dapat terhubung dengan ponsel pintar untuk navigasi.

Masing-masing sportbike memuat berbagai elektronik terbaru yang dikontrol oleh inertial measurement unit (IMU). Mengadopsi perangkat elektronik kelas atas. Mendapatkan throttle Ride-by Wire, lima mode berkendara (tiga untuk jalan raya, dua buat penggunaan sirkuit), Anti Wheelie, quickshifter, Cruise Control, ABS, serta engine brake dan engine maps yang bisa dipilih. (Bgx/Odi)

Sumber : Ride Apart, Asphalt and Rubber

Baca Juga: Aprilia RS660 Trofeo, Edisi Terbatas Khusus Balap Sirkuit

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Motor Aprilia Unggulan