Bugatti Solitaire Siapkan Mahakarya Kedua: Veyron Reborn, Hypercar One-Off Edisi Spesial 20 Tahun Veyron
Program bespoke Bugatti yang diberi nama Solitaire merupakan inisiatif yang masih tergolong muda, namun telah menunjukkan kinerja signifikan dalam menghadirkan karya terbaik yang sangat eksklusif. Pada September tahun lalu, program ini melahirkan model perdananya yang bernama Brouillard, sebuah hypercar one-off bermesin W16 yang terinspirasi dari Mistral. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Bugatti telah menyiapkan model kedua dari program eksklusif tersebut.
Sebagai informasi, program Solitaire secara efektif meningkatkan nilai merek Bugatti, karena mobil yang dihadirkan dibuat sangat eksklusif, bahkan unitnya sangat terbatas. Sebagai karya perdana, Brouillard hanya akan diproduksi satu unit. Seluruhnya menggunakan platform dan jantung pacu yang sudah ada sebelumnya. Bugatti telah mengonfirmasi bahwa program Solitaire hanya akan memproduksi dua model per tahun.
Penghormatan Kepada Sang Legenda
Karya kedua dari program Solitaire dikabarkan menjadi penghormatan langsung kepada model Veyron. Mobil yang tidak hanya mengangkat nama Bugatti kembali ke puncak, tetapi juga mengubah standar dunia hypercar secara keseluruhan. Veyron adalah manifestasi ambisi besar Ferdinand Piëch. Setelah bertahun-tahun hadir sebagai konsep, mobil ini akhirnya diproduksi pada tahun 2005. Veyron diciptakan dengan satu tujuan, yakni menjadi yang tercepat di dunia tanpa mengorbankan kenyamanan, keandalan, dan kemewahan.
Bugatti berhasil mencapai target tersebut, bahkan melampaui ekspektasi. Secara spesifikasi, Veyron menjadi mobil jalan raya pertama di dunia yang secara resmi memiliki tenaga 1.000 hp dan kemampuan mencapai kecepatan melebihi 400 km/jam. Model tersebut diproduksi sebanyak 450 unit dalam satu dekade dalam berbagai varian. Meskipun Chiron dan Tourbillon kemudian melampaui performanya, Veyron tetap menjadi model paling ikonik dalam sejarah modern Bugatti.
Spekulasi Basis dan Desain
Terkait model penghormatan Veyron yang digarap program Solitaire, rumornya mobil ini akan diluncurkan pada 22 Januari 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan peringatan 20 tahun Veyron diproduksi pertama kali di Molsheim.
Desainnya sendiri dikabarkan akan merujuk langsung pada Veyron 16.4 awal, lengkap dengan kombinasi warna merah dan hitam klasik. Interiornya konon akan mengusung nuansa beige dengan aksen aluminium. Nuansa mekanis yang mewah akan lebih ditekankan dalam program ini, alih-alih menyajikan konsep kemewahan digital yang belakangan menjadi tren di segmen hypercar.
Dengan aturan Solitaire yang mewajibkan penggunaan basis yang telah ada, banyak spekulasi mengarah ke platform Chiron. Chiron mampu menampung mesin quad-turbo W16 8.0 liter dengan output hingga 1.578 hp atau setara 1.177 kW dan 1.600 PS, angka yang jauh melampaui Veyron orisinal.
Namun, opsi lain bisa saja diterapkan. Bugatti bisa saja mengambil satu unit Veyron asli, lalu merekayasa ulang dengan komponen modern. Masing-masing pendekatan memiliki kemungkinan karena sejalan dengan filosofi eksklusivitas Bugatti. Terlepas dari spekulasi basis yang digunakan, satu hal yang dapat dipastikan adalah banderolnya tidak akan murah. Angka harganya nanti tentu akan setara dengan nilai historis dan eksklusivitas yang didapatkan, mengingat mobil ini hanya dibuat satu saja.
Lebih lanjut, Bugatti baru saja menandai 20 tahun Veyron dalam acara “Soirée de Noël” di Molsheim, menyebutnya sebagai tonggak sejarah hypercar. Tamu yang hadir menerima miniatur Veyron merah, sementara seorang desainer Bugatti bahkan menggambar sketsanya langsung di atas meja makan sebagai privilese untuk para konsumennya. (Hfd)
Baca Juga: Bugatti Brouillard, Mahakarya One-Off yang Menandai Era Baru Coachbuilding
Artikel Unggulan
- Terbaru
- Populer
Artikel yang direkomendasikan untuk anda
Mobil Unggulan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test