Chery Siap Kembali ke Indonesia Bawa Teknologi Elektrifikasi

Chery

Masih ingat Chery? Merek Tiongkok yang beberapa tahun lalu sempat jualan di Indonesia. Dikenal lewat model city car Chery QQ, SUV Chery Tiggo yang mirip Toyota Rav4 dan sempat juga pasarkan station wagon Chery Eastar. Belakangan memang tak terdengar lagi jenama ini. Walau produk mereka masih terlihat digunakan konsumen.

Kabar baik bagi penyuka Chery. Mereka bakal kembali menginvasi pasar otomotif Indonesia tahun depan dan siap membawa teknologi elektrifikasi. Siaran pers resmi mengabarkan rencana itu (27/10). Tak hanya pasar sini, tapi juga internasional. Dari berbagai negara Asia, Eropa, Amerika Selatan dan belahan bumi lain. Pengembangan mobil berbahan bakar baru sejak 1999, memberi keyakinan tinggi mengekspansi market global.

Jadi bukan hal baru bagi Chery dalam dunia elektrifikasi. Penelitian dan pengembangan selama lebih 20 tahun, sudah menghasilkan platform terintegrasi, empat platform mobil listrik, lima sub-sistem dan banyak teknologi inti. Apalagi berkecimpung mengembangkan ekosistem mobil listrik di Tiongkok, yang menduduki peringkat pertama di dunia dalam penjualan mobil listrik.

Chery EQ1

Data pertumbuhan penjualan mobil listrik Chery terus meninggi. Dari Januari sampai September 2021 lalu, Chery menjual 54.848 unit mobil listrik murni dan hybrid. Angka ini naik 153,4% dibandingkan tahun lalu. Chery EQ1 jadi yang terlaris. Mobil kota imut yang rilis pada 2017, mencatatkan beberapa pencapaian tersendiri. Ia adalah mobil listrik pertama yang dikembangkan secara mandiri, pertama juga pakai bodi alumunium ringan, punya fitur parkir otomatis dan jangkauan bisa mencapai 300 km.

Chery juga mengembangkan teknologi hybrid sebagai jembatan bagi konsumen menuju ke jenjang listrik murni. Salah satu inovasinya adalah transmisi Hybrid DHT. Berupa girboks khusus mesin hybrid yang bisa tersambung ke motor elektrik dan internal combustion engine (ICE). Digunakan oleh Tiggo 8 Pro PHEV. Berkat transmisi ini, akselerasi 0-100 km/jam bisa ditembus dalam 5 detik saja. Sementara konsumsi bahan bakar cuma butuh 1 liter untuk 100 km.

Jika melihat line-up Chery sekarang, mengarah ke model listrik dan juga hybrid. Selain EQ1, ada EQ5, EQ2, dan Arrizo yang sudah dijual di Filipina. Tiggo pun punya banyak pilihan seri dan opsi penggerak. Produk Chery tidak lagi seperti QQ dan Tiggo yang kita kenal dulu. Evolusinya pesat dalam hal desain, kualitas dan juga teknologi. Dalam akun resmi Instagram Chery Indonesia pun banyak menampilkan model andalan di pasar internasional. Kemungkinan besar beberapa diantaranya mengaspal di Indonesia. (Odi)

 

Baca Juga: Dilema Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang