Citroen My Ami Cargo, Mobil Listrik Mungil untuk Kebutuhan Komersial

Citroen my ami

Mobil perkotaan masa depan mengarah ke bentuk serbakompak. Kecenderungan seperti itu ditampilkan oleh Toyota C+Pod atau Renault Twizy yang sudah beredar. Citroen pun tergoda merancang hal serupa dengan meluncurkan EV mungil bernama My Ami Cargo. Bukan untuk mengangkut penumpang, ia justru diperuntukkan sebagai mobil komersial.

Memang saat ini kebanyakan nameplate lama terus bertambah gemuk setiap kali berganti generasi. Namun, ditemukan pula berbagai produk mini seperti Citroen My Ami Cargo – terdengar seperti “Miami Cargo”. Well, persepsi mini boleh jadi berbeda-beda di tiap negara. Namun, bisa dipastikan semua akan mengakui kalau My Ami Cargo benar-benar bertubuh mungil. Panjangnya saja hanya 2,41 meter dengan lebar 1,39 meter dan tinggi 1,52 meter. Ditambah radius putar 7,2 meter, ia terbilang ideal untuk diajak bermanuver terutama di area perkotaan nan padat.

Seperti namanya, My Ami Cargo dirancang sebagai pengangkut barang. Terlihat pantas bila dipakai sebagai kendaraan pengirim paket ringan jarak dekat. Total kapasitas angkut disebut sampai 140 kg dan memiliki volume penyimpanan maksimum 260 liter. Bukan itu saja, pemanfaatan kompartemen lain dalam kabin disebut bisa memberikan volume total sampai 140 kg.

Baca Juga: Motor Hybrid Listrik-Hidrogen Rancangan Segway Akan Dirilis 2023

Citroen Ami

Memiliki cangkang di atas roda empat jelas identik dengan sebuah mobil. Namun, pada dasarnya Ami bukan mobil seutuhnya. Cenderung dikategorikan sebagai Quadricycle sebab memiliki bobot kosong tanpa baterai kurang dari 425 kg. Pun kalau diisi baterai, bobot total tetap tidak sampai setengah ton. Masih kurang dari 485 kg.

Wujud lucu bertubuh mungil My Ami Cargo sendiri bukan hal baru. Ialah versi komersial dari Citroen Ami yang merupakan model versi penumpang. Pertama berkenalan 2020 sebagai keturunan langsung dari AMI ONE Concept. Dilahirkan demi memberikan solusi mobilitas untuk semua. Ia sendiri jadi gambaran kuat bagaimana merek asal Prancis ini terkenal sebagai produsen kendaraan bergaya unik.

Citroen Ami

Tapi bukan sebatas desain saja, dasar konseptual terbilang tak kalah nyeleneh. “Mobilitas untuk semua” ditafsirkan hampir benar-benar secara harfiah. Disebut semua bisa mengakses kendaraan ini lantaran tak perlu SIM. Jangan heran bila anak 14 tahun berkeliaran dengan Ami di Prancis. Selain itu, konsepnya fleksibel. Dapat menyesuaikan kebutuhan tiap individu, baik itu sharing, sewa, atau bahkan membeli. Terakhir, Ami membuat mobilitas roda empat terjangkau lewat rental jangka pendek maupun panjang.

Dorongan berlari My Ami Cargo serupa model pengangkut penumpang. Mengandalkan motor listrik berkekuatan sekecil 8 hp. Itu pun tidak sampai sekuat sang ikon utilitarian namun eksentrik, Citroen 2CV. Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium-ion 5,5 kWh yang kalau diisi ulang selama tiga jam hanya cukup untuk membawa Ami berjalan sejauh 75 km. Jarak segitu tampaknya masih cukup untuk memenuhi kebutuhan komutasi dalam kota selama satu hari.

Baca Juga: VinFast Luncurkan VF e34, Mobil Nasional Vietnam Pertama Bertenaga Listrik

Citroen my ami

Perbedaan utama dari Ami standar adalah hilangnya bangku penumpang. Bagian itu ditujukan sebagai ruang kargo sehingga menjadikan My Ami Cargo sebagai single-seater – tentu bukan seperti mobil balap Formula. Eksistensi kursi penumpang itu digantikan oleh tujuh bagian modul berbahan plastik polypropylene. Kepraktisannya turut didukung oleh rak modular dan partisi vertikal antara pengemudi dan area kargo.

Cukup terjangkau demi menyelaraskan konsep mobilitas untuk semua. My Ami Cargo dibanderol mulai dari 6.490 Euro setelah insentif di Prancis atau sekitar Rp112 jutaan. Ia pun akan dibawa ke AS oleh Stellantis hanya saja tidak untuk dijual melainkan hadir sebagai layanan car-sharing dan sewa Free2Move. (Krm/Odi)

Baca Juga: Kupas Tuntas Toyota C+Pod, Menjawab Kebutuhan Mobilitas di Perkotaan Padat

Baca Semua

Artikel Unggulan

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang