Honda CT125 'Bebek Trail Unyu’ Diluncurkan Bulan Oktober 2019

JEPANG, 26 September 2019 - Honda Motor Co., Ltd. mengumumkan berbagai produk, model konsep, serta teknologi terbaru yang akan dipamerkan Honda pada 46th Tokyo Motor Show (TMS) 2019. Pameran ini akan berlangsung di Tokyo Big Sight, Jepang, 25 Oktober – 4 November 2019.

Konsep yang diusung booth Honda pada TMS 2019 menggambarkan filosofi “Kegembiraan untuk mengembangkan potensi hidup” (Joy of Expanding Life’s Potential), yang diwujudkan melalui berbagai produk khusus dan pengalaman yang dirasakan pengunjung di booth Honda.  Khusus untuk produk roda dua, Honda akan memerkan beragam produk terbaru, dan salah satunya adalah motor Honda CT125 generasi terbaru.

Honda CT adalah sepeda motor trail Honda yang dibuat sejak 1964. CT merupakan singkatan dari Cub Trail atau bebek trail dalam istilah orang Indonesia. Nah, setelah kesuksesan Honda merilis Honda Super Cub 125 generasi baru, kini Honda bersiap merilis Honda CT125 berbasis Honda Super Cub.

Mewarisi konsep CT yang asli, motor ini di desain dengan gaya retro-scrambler menarik. Aplikasi gaya desain itu ditujukan untuk kepentingan dual purpose atau on-road dan off-road. Dalam sejarahnya, motor ini memang mampu menarik perhatian banyak kalangan melalui kemampuannya di medan off-road.

Berbeda dengan Super Cub yang menjadi basisnya, Honda CT125 didesain “telanjang”. Tak ada penggunaan fairing, yang ada hanya pelindung mesin bagian bawah layaknya motor off-road. Dapat kita lihat garpu depan yang lebih panjang dari Honda Super Cub 125. Selain menyajikan travel lebih bagus, model garpu semacam ini membuat CT125 tampak lebih gagah.

Di belakang, motor ini menggunakan suspensi dual shock yang mampu menahan beban lebih baik dengan daya redam yang juga dapat diandalkan ketika melahap trek off-road.

Selain itu, tampak pula aplikasi lampu utama bundar dengan panel instrumen yang juga bundar. Lampu depan ini sudah menggunakan teknologi LED. Begitu pula dengan lampu belakangnya.

Kita juga dapat melihat melihat aplikasi fender depan baja dan knalpot bergaya scrambler (di atas engine), dudukan barang di belakang yang lebar dan besar, serta saluran udara masuk yang tinggi. Mengusung tema off-road, motor ini menggunakan ban dua purpose yang membuatnya tangguh.

Meskipun belum ada detail mengenai mesinnya, kami menduga Honda CT125 menggunakan mesin satu silinder, SOHC, dua katup, berkapasitas 124,9 cc, berpendingin udara (mesin Super Cub). Tenaganya mencapai 9.06 hp, dengan torsi yang menurut kami akan disesuaikan dengan kebutuhan CT sebagai motor penjelajah.  Selain itu, fitur khas CT seperti mode gigi high dan low akan diaplikasi di CT125 terbaru.

Andai PT Astra Honda Motor sebagai agen pemegang merek Honda di Indonesia memilih memasukkan model ini ke Indonesia, kami yakin motor ini akan menjadi oase di tengah monotonnya model motor bebek di tanah air. Apalagi, belum ada manufaktur yang bermain di segmen bebek trail di Indonesia.

REZA ERLANGGA

Artikel yang direkomendasikan untuk anda