Mercedes-Benz Mulai Pamer Kecanggihan EQS

Mercedes EQS

Mercedes-Benz membawa banyak terobosan baru dalam model listrik EQS. Tentu saja sebagai perwakilan S-Class pada lanskap EV yang mengedepankan kenyamanan dan kemewahan kasta tertinggi. Namun bila mengacu kemutakhiran sebuah EV, bisa jadi EQS lebih hebat dari Sonderklasse konvensional.

Cukup kuat diyakini kalau EQS akan dibekali segudang inovasi. Dari eksistensinya saja sudah bisa terbaca. Ia siap membawa rancang bangun modular khusus jajaran kendaraan bertenaga listrik untuk kali pertama ke pasaran. Adalah Electric Vehicle Architecture (EVA), pencipta diferensiasi besar dari seri konvensional - tidak seperti anggota yang saat ini sudah datang seperti EQC dan EQA.

Di balik platform itu pula berbagai terobosan teknologi dan kecanggihan diekspektasikan meramaikan sang sedan flagship. Banyak kehebatan bisa dinanti. Meski begitu, minimal beberapa perlengkapan sudah dijelaskan lewat teaser video vertikal yang belum lama ini mereka unggah. Salah satunya adalah Torque Shift.

Baca Juga: Mercedes-Benz S-Class W223 Masuk Indonesia Tahun Depan

Torque Shift sendiri merupakan peranti pembagi porsi pengantaran di ke setiap poros roda tergantung beberapa variabel. Berusaha menyuguhkan pengantaran daya paling optimal tergantung dinamika berkendara. Semua itu terlaksana berdasarkan perhitungan Central Powertrain Controller (CPC) sebagai otak pintar EQS. Mudahnya, membuat arah tikungan lebih presisi sekaligus meminimalisir selip sesuai input dari pengemudi. Mungkin lebih fleksibel ketimbang torque vectoring dan konon bikin EQS jadi lebih hebat dari saudara satu kasta di ranah konvensional.

Bukan omong kosong belaka, pabrikan sendiri yang mengklaim hal itu. Bahkan dipresentasikan pembawa acara Felix Smith bersama chief engineer Mercedes EQ eDrive, Eva Greiner. Tesnya terlaksana pada sirkuit tertutup pabrikan di Immendingen, Jerman, membandingkan handling EQS dengan S-Class Coupe lansiran 2017 di lintasan basah. Entah trik pemasaran atau bukan, namun mereka seolah mempermalukan kapabilitas handling S-Class Coupe – mungkin tak menjadi masalah mengingat ia dipastikan absen memasuki Sonderklasse generasi W223.

Tanpa Torque Shifting, S-Class Coupe seakan mengalami kesulitan saat melintasi tikungan licin. Lain cerita pada EQS, disebut memberikan kepercayaan saat diajak menikung. Ada perbedaan besar, melekat erat ke permukaan tanpa permasalahan berarti. Hal ini pun jelas berimbas pada keselamatan berkendara terutama saat melaju kencang di jalan basah. Well, bila benar demikian berarti mereka memenuhi janji EQS Concept beberapa tahun silam. Pernah disebutkan bakal menggendong sistem penggerak empat roda komplet kemampuan distribusi torsi variabel di setiap poros demi memberikan performa dan keselamatan tinggi.

Baca Juga: Mercedes-Maybach S-Class 2021 Meluncur, Sonderklasse dalam Level Kemewahan Berbeda

mercedes EQS spy shot

Dalam video teaser sekitar 7 menit itu pula dijelaskan EQS menggendong fitur Eco-Assist. Merupakan kemampuan berkendara secara prediktif demi meningkatkan efisiensi. Ia sanggup mengetahui kondisi jalan di hadapan berikut rambu batas kecepatan. Dari berbagai parameter, sistem lantas menyarankan pengemudi untuk melepas pijakan akselerator agar dapat melaju bebas (coasting) atau justru menghela kecepatan untuk regenerasi energi.

Sisi futuristis nan mutakhir lain pun sudah pernah dikenalkan sebelumnya. Adalah paket sistem infotainment MBUX bernama Hyperscreen. Terdiri dari susunan tiga monitor OLED, terintegrasi dalam satu panel kaca utuh yang membentang dari sisi ke sisi. Tunjukkan dominasi di dasbor sembari menawarkan kepintaran sistem multimedia MBUX.

Urusan desain tampaknya pabrikan masih menutup erat lenggokan EQS dengan jubah kamuflase. Belum mau memamerkan lenggokan tubuh. Kendati begitu, minimal sudah diketahui sang sedan EV flagship pabrikan mengacu rancangan konsep awal yang begitu futuristis. Profilnya cenderung membulat dan sama sekali tidak membawa tampang aristokrat model tradisional.

Hingga saat ini belum diketahui pasti kapan EQS akan mendebut. Tapi bisa dipastikan – bila tidak ada aral melintang – dieksekusi tahun ini. Kita tunggu saja. Untuk mengobati rasa penasaran, beberapa waktu kedepan besar kemungkinan besar akan ada kelanjutan dari teaser EQS. (Krm/Odi)

Sumber: Motor1

Baca Juga: Mercedes-Benz EQA Resmi Mendebut Sebagai Compact EV Pertama Pabrikan

Jelajahi Mercedes Benz S-Class

  • Tampak Depan Bawah Mercedes Benz S-Class
  • Tampak belakang serong S-Class
  • Tampak Depan Mercedes Benz S-Class
  • Tampak Grille S-Class
  • Fog lamp depan S-Class
  • Lampu depan S-Class
  • lampu belakang S-Class
  • Pelek S-Class
  • Tampak belakang S-Class
  • Mercedes Benz S-Class Front Side View
  • Tampak depan medium Mercedes Benz S-Class
  • Mercedes Benz
  • Tampak kanan Mercedes Benz S-Class
  • Mercedes Benz S-Class Drivers Side Mirror Rear Angle
Mercedes Benz S-Class
Rp 3,1 - Rp 6,72 Milyar Cicilan : Rp 70,71 Juta

Model Mobil Mercedes Benz

Mobil Mercedes Benz
  • Mercedes Benz A-Class
    Mercedes Benz A-Class
  • Mercedes Benz A-Class Sedan
    Mercedes Benz A-Class Sedan
  • Mercedes Benz AMG A35
    Mercedes Benz AMG A35
  • Mercedes Benz AMG GT
    Mercedes Benz AMG GT
  • Mercedes Benz B-Class
    Mercedes Benz B-Class
Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Mercedes Benz Unggulan

Bandingkan & Rekomendasi

Tren Sedan

  • Yang Akan Datang