Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akhirnya resmi memperkenalkan Mitsubishi Xforce HEV di pasar nasional. Kehadirannya menjadi tonggak baru bagi pabrikan berlogo tiga berlian lantaran inilah Hybrid Electric Vehicle (HEV) pertama yang dipasarkan secara resmi di Indonesia.
SUV kompak tersebut melengkapi lini Xforce bermesin bensin yang sudah lebih dulu dipasarkan. Selama masa peluncuran, Mitsubishi membanderol Xforce HEV seharga Rp445 juta OTR Jakarta. Menurut MMKSI, model anyar ini bukan sekadar menambah varian. Ia juga menjadi bagian dari strategi Mitsubishi dalam memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi bagi konsumen Indonesia.
"Setiap detail Mitsubishi Xforce HEV dirancang untuk menunjang pengalaman berkendara yang semakin menyenangkan sekaligus memberikan rasa premium. Dengan sistem hybrid yang mumpuni, mobil mampu memberikan karakter berkendara yang tenang dan halus. Kini Xforce tersedia dalam tipe HEV, Ultimate dan Exceed. Untuk varian hybrid pelanggan mendapatkan garansi baterai 10 tahun atau 200.000 km. Ditambah gratis pemeriksaan baterai selama lima tahun atau 100.000 km," ujar Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI.
Di balik kap depan terpasang mesin bensin 1,6 liter naturally aspirated berkode 4A92 MIVEC. Unit empat silinder itu menghasilkan tenaga 96 PS dengan torsi 134 Nm. Tenaga mesin kemudian dipadukan motor listrik sebagai bagian dari sistem hybrid. Kombinasi keduanya menghasilkan tenaga sistem 117 PS dengan torsi maksimum mencapai 255 Nm.
Walaupun berbagi basis dengan Xpander HEV yang lebih dulu dipasarkan di Thailand, Mitsubishi menyebut sistem hybrid Xforce telah mengalami sejumlah penyempurnaan. Kini perangkat dibekali transaxle baru dengan efisiensi lebih tinggi. Selain itu tersedia fungsi motor disconnect, yakni mekanisme yang memutus hubungan motor listrik dari poros penggerak saat kendaraan melaju pada kecepatan tinggi. Cara kerja tersebut diklaim mampu mengurangi kehilangan energi sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.
Dalam data global, konsumsi BBM Xforce HEV diklaim mampu mencapai sekitar 24,4 kilometer per liter. Posisi baterai juga dibuat berbeda. Komponen tersebut ditempatkan di bawah jok depan sehingga tidak mengurangi ruang kabin maupun kapasitas bagasi. Praktis, kelebihan Xforce sebagai SUV kompak dengan kabin lega tetap dipertahankan.
Mitsubishi turut menyempurnakan karakter berkendara melalui pilihan tujuh mode pengendaraan. Pengemudi dapat memilih Normal, Charge, EV Priority, Tarmac, Gravel, Mud, dan Wet sesuai kebutuhan maupun kondisi jalan yang dilalui. Mode tersebut bekerja mengatur respons mesin, motor listrik hingga distribusi tenaga agar lebih optimal pada berbagai permukaan jalan.
Fitur Active Yaw Control (AYC) juga tetap dipertahankan. Sistem ini mengatur gaya pengereman pada roda depan ketika mobil memasuki tikungan sehingga membantu menjaga stabilitas saat bermanuver cepat maupun ketika melintasi jalan licin.
Sebagai SUV elektrifikasi terbaru Mitsubishi, Xforce HEV langsung dibekali paket Mitsubishi Motors Safety Sensing. Perangkat ini menggabungkan sejumlah teknologi bantuan berkendara seperti Adaptive Cruise Control (ACC) yang mampu menjaga jarak aman secara otomatis dengan kendaraan di depan. Sistem Forward Collision Mitigation (FCM) membantu mengurangi risiko tabrakan melalui peringatan hingga pengereman otomatis apabila diperlukan.
Keselamatan aktif lain juga mencakup Automatic High Beam (AHB) yang mengatur perpindahan lampu jauh dan dekat sesuai kondisi lalu lintas. Saat kendaraan di depan mulai bergerak, pengemudi akan mendapat notifikasi melalui Leading Car Departure Notification (LCDN).
Ketika mundur dari area parkir, Rear Cross Traffic Alert (RCTA) memantau kendaraan yang melintas dari belakang. Sementara Blind Spot Warning (BSW) dan Lane Change Assist (LCA) membantu mengawasi area blind spot sekaligus memastikan perpindahan jalur berlangsung lebih aman.
Masuk ke dalam kabin, Xforce HEV menggunakan Smartphone-link Display Audio berukuran 12,3 inci. Layar tersebut mampu menampilkan tiga informasi sekaligus, mulai dari sistem multimedia, status kendaraan hingga data perjalanan.
Pengemudi juga dapat melihat indikator ketinggian, pitch and roll, serta kompas digital secara langsung di layar. Sistem infotainment sudah mendukung Apple CarPlay, Android Auto, dan WebLink, sehingga konektivitas smartphone menjadi lebih praktis.
Walaupun menggunakan teknologi hybrid, Mitsubishi memastikan ruang kabin tetap lega. Bagasi masih sanggup menampung barang berukuran besar, termasuk koper. Fleksibilitas juga meningkat berkat kursi belakang model 40:20:40 split folding, sehingga konfigurasi penumpang maupun barang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan kombinasi teknologi hybrid generasi baru, fitur keselamatan lengkap serta karakter berkendara yang lebih halus, Mitsubishi berharap Xforce HEV mampu menjadi pilihan baru di segmen SUV kompak elektrifikasi Indonesia. (ALX)
Baca Juga:
Harga Pre-Book Changan Deepal S05 EV dan REEV Dibuka, Mulai Rp500 Jutaan untuk 500 Konsumen Pertama
Wuling BingoS Siap Jadi Penantang Baru SUV Listrik Kompak, Jarak Tempuh 525 Km
Toyota Indonesia Luncurkan New Hilux Facelift 2026, Kini Punya Versi EV