BAIC T1 resmi mengumumkan harga resminya pada ajang GIIAS 2026 sebagai amunisi anyar di segmen crossover hatchback elektrifikasi Tanah Air. Mengusung julukan "The Spacious Smart EV", mobil listrik ini menjagokan keseimbangan antara kepraktisan tata ruang kabin, efisiensi manajemen energi baterai, dan peranti keselamatan aktif canggih.
Secara dimensi, BAIC T1 memiliki panjang bodi 4.337 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.572 mm. Walau profil fisiknya tergolong ringkas, jarak poros roda (wheelbase) ditarik maksimal hingga 2.770 mm. Pendekatan rancang bangun dengan meminimalkan overhang depan dan belakang ini berdampak langsung pada optimalisasi ruang lantai interior, menghasilkan legroom baris kedua yang sangat lapang di kelasnya.
Untuk kapabilitas jelajah harian, ground clearance diset setinggi 181 mm. Sektor kolong kompartemen baterai juga telah dibekali insulasi kedap air standar water wading depth, sanggup melintasi genangan air setinggi 30 cm secara aman dan menoleransi kondisi jalan bergelombang tergenang (bumpy wading) hingga batas maksimal 50 cm.
Sektor penggerak BAIC T1 mengandalkan Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) di roda depan berdaya 70 kW (94 hp) dengan dorongan torsi instan 176 Nm. Karakter penyaluran tenaganya diracik responsif untuk kebutuhan stop-and-go di lalu lintas perkotaan, mampu menuntaskan akselerasi 0–50 km/jam dalam 5,2 detik dengan batas kecepatan puncak 150 km/jam demi menjaga efisiensi baterai.
Sumber tenaga utamanya dipasok oleh paket baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 42,3 kWh yang dikenal memiliki stabilitas termal tinggi. Konsumsi daya rata-ratanya mencatatkan angka efisien 11,2 kWh per 100 km. Mengenai klaim daya jelajahnya:
Pengujian Standar CLTC: Menjangkau hingga 425 km.
Pengujian Standar WLTC: Mengestimasi jarak tempuh 310 km.
Sektor pengisian daya fleksibel mendukung soket DC Fast Charging (CCS2) untuk mengisi kapasitas 30% ke 80% dalam waktu 25 menit. Pengisian lambat arus AC rumah tangga (0–100%) membutuhkan durasi sekitar 8 jam. Selain itu, sistem kelistrikan dua arah (bi-directional) menyokong fitur V2L (Vehicle-to-Load) dan V2V (Vehicle-to-Vehicle) dengan pasokan daya arus AC hingga 3.500 Watt.
Interior BAIC T1 mengusung nuansa antarmuka digital bersih melalui layar sentuh sentral Central Control berukuran 15,6 inci di tengah dasbor, dipadukan kluster instrumen LCD 8,8 inci di balik kemudi. Atap kaca transparan Panoramic Sky Curtain seluas 2,34 m² memperluas impresi lapang kabin, disokong oleh 32 kompartemen penyimpanan barang yang tersebar intuitif.
Kenyamanan akustik dijaga oleh konstruksi Soundproof Cabin. Pengaplikasian material peredam di pilar, lantai, dan rumah roda (fender) diklaim sanggup mereduksi hingga 85 persen kebisingan frekuensi rendah maupun tinggi, memastikan percakapan di dalam kabin tetap hening saat mobil melaju cepat di jalan tol.
Keselamatan aktif BAIC T1 dikawal oleh paket peranti keselamatan cerdas ADAS Level 2 yang memuat 12 fitur aktif, antara lain Adaptive Cruise Control (ACC), Automatic Emergency Braking (AEB), dan Lane Departure Warning (LDW).
Visibilitas sudut buta dipantau oleh kamera 360 Around View Monitor (AVM). Fitur ini terintegrasi langsung dengan sistem parkir pintar Automatic Parking Assist (APA) yang sanggup memindai ruang parkir dan mengendalikan kemudi secara otomatis untuk manuver parkir paralel maupun mundur tanpa sentuhan tangan pengemudi.
Memberikan ketenangan bagi pemiliknya, BAIC Indonesia menyertakan skema garansi dan purnajual yang panjang:
Garansi Baterai EV: 8 tahun atau 160.000 km.
Garansi Umum Kendaraan: 6 tahun atau 160.000 km.
Bebas Biaya Jasa Servis: 4 tahun atau 80.000 km.
Baca Juga: Perbedaan Kelengkapan Baic BJ30 Hybrid FWD yang Dijual Lebih Murah