Omoda & Jaecoo Indonesia sudah membuka pemesanan Omoda O4 EV di Tanah Air. Namun, perusahaan belum mengungkap jumlah pemesanan maupun harga jual resminya. SUV listrik kompak ini sebelumnya menjalani world premiere di GIIAS BSD 2026. Rencananya, O4 EV segera dipasarkan dan pengumuman harga berpotensi dilakukan di GJAW pada November mendatang.
Seperti diketahui, Omoda O4 EV diposisikan menghadapi persaingan SUV listrik kompak di Indonesia. Beberapa model di kelas ini antara lain MG S5 EV, MG 4 EV, BYD Atto 3 dan Geely EX5. Persaingan bakal semakin menarik ketika harga resmi O4 EV diumumkan. Apalagi, konsumen kini memiliki semakin banyak pilihan mobil listrik di rentang pasar tersebut.
“Seperti yang kita tahu, sudah open order untuk Omoda 04 EV dan sedang dipersiapkan untuk pengiriman ke customer (segera dipasarkan, red). Sekarang produksi di dua tempat, akan kami optimalkan pengiriman. Kemarin penerimaanya bagus saat Auto Show. Mobil ini desainnya sangat sporty, ada teknologi AI. Cocok untuk mereka yang masih suka menyetir kendaraan sendiri," ungkap Ryan Ferdian Tirto, Head of Product Omoda & Jaecoo Indonesia, akhir pekan kemarin di Jakarta Selatan.
Dari sisi desain, Omoda O4 EV mengusung bahasa visual Cyber Mecha. Konsep ini memadukan karakter robot dengan bentuk SUV modern. Fascia depan tampil agresif melalui lekukan tajam serta lampu terpisah. DRL ditempatkan terpisah dari headlamp sehingga tampilannya lebih futuristis.
Garis bodi samping dibuat tegas melalui penggunaan side body molding. Pelek aero wheel two-tone berukuran 18 inci turut memperkuat karakter crossover urban. Bergerak ke belakang, O4 EV memakai stoplamp berbentuk anak panah. Spoiler dan diffuser kemudian melengkapi tampilan sporty SUV listrik ini.
Masuk ke kabin, nuansa sporty masih terasa melalui dominasi kelir hitam. Dashboard, atap dan jok menggunakan tema kelir gelap. Ruang kabin juga cukup lega bagi penumpang dewasa setinggi sekitar 175 cm. Beberapa tombol fisik tetap tersedia di area konsol tengah guna memudahkan pengoperasian.
Di sisi pengemudi, tersedia pengaturan setir tilt dan telescopic. Fitur ini membantu mendapatkan posisi berkendara sesuai kebutuhan. Jok depan juga sudah memakai pengaturan elektrik bagi pengemudi dan penumpang. Keduanya turut dilengkapi ventilated seat guna menambah kenyamanan.
Sektor sumber tenaga mengandalkan baterai LFP berkapasitas 65,05 kWh. Omoda mengklaim baterai mampu membawa O4 EV melaju lebih dari 500 km. Jarak tempuh itu diklaim didapat ketika baterai terisi penuh. Sistem pengisian juga sudah mendukung DC CCS2, meski kemampuan daya maksimal belum diumumkan.
Berlanjut ke motor listrik, O4 EV menggunakan konfigurasi tunggal di roda depan. Sistem front-wheel drive ini dipadukan transmisi single reduction gear automatic. Motor listrik menghasilkan tenaga maksimum 214 hp atau sekitar 217 PS. Torsi puncaknya mencapai 275 Nm. Seluruh roda juga sudah memakai rem cakram guna mendukung kemampuan pengereman.
Selain sistem elektrifikasi, Omoda O4 EV membawa teknologi kecerdasan buatan atau AI. Saat sesi preview, kemampuan ini belum diperagakan secara langsung kepada media. Namun, Omoda menjelaskan AI dapat mendukung sistem perintah suara lebih canggih. Pengguna nantinya bisa menanyakan kondisi lalu lintas melalui perintah suara.
Sistem kemudian dapat memberikan rekomendasi rute sesuai kondisi perjalanan. Kemampuan AI juga dikembangkan sebagai asisten digital bagi pengguna. Pengguna disebut bisa melakukan percakapan serta meminta bantuan berdasarkan kebutuhan. Salah satu contohnya adalah melakukan reservasi restoran melalui perintah suara.
Omoda juga menyebut voice command berbasis AI bakal tersedia dalam Bahasa Indonesia. Fitur ini menjadi salah satu pembeda teknologi pada O4 EV. Namun, kemampuan sebenarnya baru bisa dinilai setelah sistem digunakan secara langsung.
Beralih ke keselamatan, Omoda O4 EV membawa 18 fitur Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS. Namun, perusahaan belum menyampaikan daftar lengkap fungsi dari setiap sistem. Informasi detail kemungkinan diberikan ketika peluncuran resmi berlangsung. Selain ADAS, tersedia enam airbag sebagai perlindungan pasif bagi penumpang.
Masuk ke fitur kenyamanan, Omoda O4 EV membawa panoramic roof guna membuat kabin terasa lebih lapang. Sistem hiburan menggunakan head unit berukuran 13,2 inci. Panel instrumen digital berukuran 8,8 inci juga tersedia di depan pengemudi. Sistem audio mengandalkan delapan speaker serta external speaker dengan fungsi fun sound effect.
Seluruh sistem pencahayaan juga sudah memakai teknologi LED. Kombinasi perlengkapan itu membuat O4 EV memiliki paket fitur cukup lengkap. Namun, detail spesifikasi pasar Indonesia masih menunggu pengumuman resmi dari Omoda & Jaecoo Indonesia. Konsumen kini tinggal menunggu informasi harga serta detail spesifikasi final. Jika dipasarkan sesuai rencana, ia bakal menambah pilihan SUV listrik kompak di Tanah Air. (ALX)
Baca Juga:
Sebelum Beli Mobil Baru, Jangan Lupa Hitung Biaya Servis dan Perawatannya
Jaecoo Kenalkan J5 EV Genuine Body Kit, tapi Belum Dijual Sebagai Aksesori Orisinal