Pemerintah Kasih Insentif untuk Badan Usaha Pengisian Kendaraan Berbasis Listrik

SPKLU pertamina

Demi menciptakan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah insentif dan kemudahan perizinan. Khususnya bagi badan usaha dan pemilik kendaraan listrik. Hal ini diutarakan Rida Mulyana, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Harapannya, penyediaan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) semakin menjamur, mudah diakses masyarakat.

"Pemerintah memberikan insentif tarif curah sebesar Rp714/kWh untuk Badan Usaha SPKLU dengan tarif penjualan maksimal Rp2.467/kWh. Jadi marginnya lumayan lebar," ucap Rida, pekan kemarin. Tak hanya insentif tarif, mereka juga memberikan keringanan biaya penyambungan atau jaminan langganan tenaga listrik. Bahkan sampai pembebasan rekening minimum selama dua tahun pertama bagi Badan Usaha SPKLU yang bekerja sama PT PLN (persero).

Untuk perizinan ini, lanjut dia, kembali dipermudah dalam Permen ESDM Nomor 5 Tahun 2021. Padahal, sebelumnya penetapan wilayah usaha SPKLU membutuhkan rekomendasi dari Pemerintah Daerah. Namun saat ini dapat digantikan dengan dokumen bukti kepemilikan lahan SPKLU. Atau dalam bentuk perjanjian kerja bareng pemilik lahan SPKLU.

 

Baca Juga: Cek Harga Mobil Listrik Terbaru yang Dijual APM

Adapun badan usaha SPKLU sendiri memiliki kewajiban pelaporan. Yakni dengan menyediakan sistem informasi yang terintegrasi ke sistem informasi Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan. "Sistem informasi ini pada saatnya akan memudahkan konsumen. Atau pemilik kendaraan listrik, untuk mencari SPKLU atau Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU),” sambungnya.

Tak hanya bagi Badan Usaha SPKLU. Insentif juga diberikan kepada pemilik kendaraan listrik. Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Wanhar, dalam kesempatan yang sama. Memaparkan stimulus percepatan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Ia menyebut pemilik kendaraan listrik (KBLBB) mendapatkan biaya pasang spesial untuk tambah daya. Ambil contoh upgrade hingga 11.000 VA biayanya Rp150.000 bagi satu fasa. Sedangkan tambah daya hingga 16.500 VA ongkos hanya Rp 450.000 di tiga fasa. “Ada pula insentif tarif tenaga listrik home charging yakni diskon 30 persen selama tujuh jam. Pada pukul 22.00 sampai 05.00. Ini diberikan kepada pemilik kendaraan listrik (KBLBB) dengan home charging yang terkoneksi pada sistem PLN," papar Wanhar.

Wacana Pemerintah Indonesia dalam Grand Strategi Energi Nasional. Menargetkan pembangunan 572 unit SPKLU pada tahun 2021, hingga 31.859 unit SPKLU pada 2030. Target SPKLU ini ditujukan supaya mengakomodir potensi KBLBB roda empat yang diperkirakan sekitar 2.2 juta unit pada 2030. Per Agustus 2021, di Indonesia telah terdapat KBLBB sebanyak 1.478 untuk roda empat, 188 bagi roda tiga dan 7.526 unit dipakai roda dua. (Alx/Odi)

 

Baca Juga: Berkendara 100 Km Pakai Nissan Leaf Hanya Butuh Rp18 Ribu

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Sempat Ramaikan IIMS 2026, Simak Line Up MPV Elektrifikasi Menarik Untuk Mudik
    Sempat Ramaikan IIMS 2026, Simak Line Up MPV Elektrifikasi Menarik Untuk Mudik
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • BUMN Impor 105 Ribu Kendaraan Niaga India: Ancaman atau Solusi bagi Industri Otomotif Nasional?
    BUMN Impor 105 Ribu Kendaraan Niaga India: Ancaman atau Solusi bagi Industri Otomotif Nasional?
    Editorial . Hari ini
  • Lanjutkan Peluncuran C5 CSH, Chery Sapa 8 Kota Sekaligus
    Lanjutkan Peluncuran C5 CSH, Chery Sapa 8 Kota Sekaligus
    Setyo Adi . Hari ini
  • BYD Kenalkan Denza B5 di Indonesia, Masih Bungkam Soal Harga
    BYD Kenalkan Denza B5 di Indonesia, Masih Bungkam Soal Harga
    Anjar Leksana . 18 Feb, 2026
  • Sambut Ramadhan dan Lebaran, Jaecoo Unggulkan Jarak Tempuh J7 dan J8 SHS
    Sambut Ramadhan dan Lebaran, Jaecoo Unggulkan Jarak Tempuh J7 dan J8 SHS
    Bangkit Jaya . 18 Feb, 2026

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Toyota RAV4 PHEV 2026 Meluncur di Jepang, Jarak Tempuh EV 150 KM
    Toyota RAV4 PHEV 2026 Meluncur di Jepang, Jarak Tempuh EV 150 KM
    Setyo Adi Nugroho . Hari ini
  • Rencana Impor 105.000 Mobil untuk Kopdes Merah Putih, Industri Otomotif RI Terancam Kehilangan Pasar?
    Rencana Impor 105.000 Mobil untuk Kopdes Merah Putih, Industri Otomotif RI Terancam Kehilangan Pasar?
    OTO . Hari ini
  • Land Rover Defender Trophy Edition Tawarkan Warna Ikonik Camel Trophy
    Land Rover Defender Trophy Edition Tawarkan Warna Ikonik Camel Trophy
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • Penetrasi VinFast di Fleet Market, Suplai 400 Limo Green untuk Layanan Transportasi
    Penetrasi VinFast di Fleet Market, Suplai 400 Limo Green untuk Layanan Transportasi
    Anjar Leksana . Hari ini
  • BUMN Mau Impor 105 Ribu Mobil dari Tata Motors dan Mahindra di India, Buat Apa?
    BUMN Mau Impor 105 Ribu Mobil dari Tata Motors dan Mahindra di India, Buat Apa?
    OTO . Hari ini
  • Deret MPV Elektrifikasi Asal Tiongkok yang Cocok Dipakai Mudik Lebaran
    Deret MPV Elektrifikasi Asal Tiongkok yang Cocok Dipakai Mudik Lebaran
    Muhammad Hafid . 16 Feb, 2026
  • Bedah Teknologi BYD Yangwang U9: Hypercar Listrik Tercepat dengan e4 Platform
    Bedah Teknologi BYD Yangwang U9: Hypercar Listrik Tercepat dengan e4 Platform
    Muhammad Hafid . 15 Feb, 2026
  • Brand Tiongkok Mendominasi IIMS 2026: Sinyal Pergeseran Peta Otomotif Nasional?
    Brand Tiongkok Mendominasi IIMS 2026: Sinyal Pergeseran Peta Otomotif Nasional?
    Setyo Adi Nugroho . 14 Feb, 2026
  • 6 SUV EV Menarik di IIMS 2026 dengan Harga di Bawah Rp400 juta
    6 SUV EV Menarik di IIMS 2026 dengan Harga di Bawah Rp400 juta
    Zenuar Yoga . 13 Feb, 2026
  • Ini Beda Mitsubishi Xforce 55th Anniversary Edition di IIMS 2026 dengan Varian Biasa
    Ini Beda Mitsubishi Xforce 55th Anniversary Edition di IIMS 2026 dengan Varian Biasa
    Ardiantomi . 13 Feb, 2026
  • Pilihan Asuransi Jenis Apa yang Tepat untuk Mobil saat Musim Hujan dan Banjir?
    Pilihan Asuransi Jenis Apa yang Tepat untuk Mobil saat Musim Hujan dan Banjir?
    Anjar Leksana . 22 Jan, 2026
  • Hati-hati Mobil Kebanjiran, Hal Penting Ini Wajib Dilakukan Agar Tak Tertolak Asuransi
    Hati-hati Mobil Kebanjiran, Hal Penting Ini Wajib Dilakukan Agar Tak Tertolak Asuransi
    Anjar Leksana . 20 Jan, 2026
  • Cat Mobil Harian Lebih Awet, Ini Solusi Perlindungan dari Keiko Automotive
    Cat Mobil Harian Lebih Awet, Ini Solusi Perlindungan dari Keiko Automotive
    Muhammad Hafid . 14 Jan, 2026
  • Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Setyo Adi Nugroho . 24 Des, 2025
  • Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Anjar Leksana . 24 Des, 2025
  • First Drive Geely EX2: Utamakan Kenyamanan Suspensi dan Penggerak Belakang
    First Drive Geely EX2: Utamakan Kenyamanan Suspensi dan Penggerak Belakang
    Anjar Leksana . 04 Feb, 2026
  • First Drive Changan Deepal SO7: Libas Rute Jakarta - Garut Tanpa Kesulitan
    First Drive Changan Deepal SO7: Libas Rute Jakarta - Garut Tanpa Kesulitan
    Setyo Adi Nugroho . 02 Feb, 2026
  • Test Drive Chery C5 CSH: Satu Lagi SUV Hybrid Penakluk 1.000 KM
    Test Drive Chery C5 CSH: Satu Lagi SUV Hybrid Penakluk 1.000 KM
    Zenuar Yoga . 02 Feb, 2026
  • Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Setyo Adi Nugroho . 07 Jan, 2026
  • Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025