Persiapan Musim Hujan, Bosch Indonesia Rilis Wiper New Clear Advantage Murah

Bosch wiper

Bosch Automotive Aftermarket kenalkan wiper New Clear Advantage. Jenisnya frameless dengan teknologi flat blade. Tanpa adanya logam terbuka, braket plastik, maupun sambungan atau engsel tangkai. Menurut perusahaan, tekanan sapuan teknologi anyar ini tanpa meninggalkan bekas di kaca depan. Selain itu, sangat mudah dipasang sendiri tanpa harus ke bengkel. Anda bisa membelinya di toko resmi via e-commerce mulai Rp100 ribuan.

“Ketika mengemudi dalam situasi hujan deras dengan kecepatan 80 km/jam. Satu detik saja wiper tidak berfungsi baik. Dapat memengaruhi pandangan pengemudi hingga 25 meter atau setara jarak lima mobil ke depan. Kualitas wiper yang kurang baik kerap meninggalkan sisa air di kaca, bahkan embun. Sehingga menghalangi garis pandang pengemudi. Bosch New Clear Advantage Wiper dirancang membantu pengemudi mendapatkan pengalaman visibilitas jelas saat hujan deras. Bahkan ketika mobil berada pada kecepatan tinggi,” ucap Maria Kayla Augusta, Channel Marketing Officer Bosch Automotive Aftermarket Indonesia (4/11).

Wiper Clear Advantages bisa digunakan lebih dari 95 persen mobil di Indonesia. Soal kelebihan, kata Bosch, penyeka dilengkapi aerodynamic wind spoiler. Mampu mengarahkan aliran udara dari depan mobil untuk menekan bilah wiper. Jadi saat berkendara pada kecepatan tinggi gerakan tetap konsisten. Karet terbuat dari material grafit khusus dengan tepi penyeka mikro yang dipotong presisi. Tujuannya untuk memastikan kinerja penyekaan terbaik tanpa bunyi gesekan kaca. Dapat dipakai saat musim hujan maupun panas.

Baca Juga: Bosch Aeristo Premium, Filter Kabin yang Mampu Menyaring Partikel Halus

 

Secara umum, pemasangan wiper yang aman harus memperhatikan kesesuaian clip atau adaptor dengan wiper arm mobil. New Clear Advantage diklaim mengantongi keunggulan berupa kemudahan pemasangan. Tidak perlu teknisi ataupun keahlian khusus. Cukup tiga langkah simpel: align, insert, click. Adaptor terpasang dilengkapi oleh double locking connector untuk memastikan wiper terkunci kuat. Juga mencegah terlepas dari tangkainya, anti-terbang ketika mobil dalam kecepatan tinggi, saat embusan angin kencang.

“Agar kualitas dan performa wiper tetap terjaga. Pemilik kendaraan juga perlu merawatnya dengan cara yang tepat. Antara lain, membersihkan wiper secara berkala pada bagian bilahnya pakai air, serta mengganti secara rutin. Setidaknya secara berkala satu tahun sekali. Kecuali memang sudah banyak tanda-tanda harus diganti. Misal penyekaan masih meninggalkan air di kaca serta berbunyi,” Kayla menyarankan.

Nah, ketika kinerja wiper menurun, lambat laun dampaknya dapat membahayakan keselamatan pengemudi. Ada tiga indikasi yang menunjukkan perangkat harus diganti. Misalnya saat sapuan wiper menyisakan garis air di bagian tengah atau ujung atas dan bawah kaca mobil. Kemudian terdengar suara gesekan saat wiper bekerja. Terakhir, meninggalkan jejak embun atau kabut. Bahkan bila karet aus parah, dapat menggores kaca mobil. (Alx/Odi)

 

Baca Juga: Bosch Indonesia Luncurkan Kampas Rem Mobil Reliable Braking Performance, Harganya Terjangkau

Baca Semua

Artikel Unggulan

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang