Pertarungan 7 SUV Mewah Garapan Pabrik Supercar (Part 2)
JAKARTA – Setelah Ferrari dan Lotus yang terkenal sebagai supercar purist memproduksi SUV, Bugatti ikutan membuat berita ingin membangun SUV. Pasalnya, member grup Volkswagen ini lebih dikenal sebagai produsen hypercar dan pemecah rekor kecepatan untuk road-car. Aston Martin juga begitu, membuat tonggak sejarah dengan memproduksi SUV.
Jadi kini, hampir semua produsen mobil supercars dan premium dan ultra premium bermain di SUV aka crossover. Pasar semakin gemuk, meskipun masing-masing manufaktur punya segmen tertentu.
Bagaimana pertarungan mereka?

Bentley Bentayga
Bentley baru saja meluncurkan pembaruan pada SUV mewah Bentayga. Perubahan pada bagian eksterior memang tidak radikal. Lebih agar SUV bisa mengikuti tren terkini seperti pada Continental GT dan Flying Spur. Menurut Bentley, setiap panel ujung depan dan belakang telah diubah. Perubahan yang paling menonjol adalah gril 'matrix' baru, yang lebih besar dan 30mm lebih tinggi.
Perubahan detail lebih lanjut termasuk lampu belakang elips 3D baru dengan LED animasi, mirip dengan yang ada di Continental GT, dan pelat nomor belakang diposisikan pada bumper. Ada juga spoiler belakang yang lebih besar, ventilasi samping baru, dan set velg baru 22 inci, ditambah dua warna cat baru. Pipa knalpot split berbentuk oval baru, wiper dengan 22 jet washer dan sekarang ada varian Blackline opsional yang mendapat chrome.
Ada perubahan signifikan pada kabin Bentayga. Di bagian belakang, rangka kursi baru dalam kombinasi dengan sandaran ekstra memungkinkan peningkatan ruang lutut 100mm. Ada kursi belakang berventilasi juga, sementara Bentayga masih bisa dimiliki dengan empat, lima atau tujuh kursi. Penumpang belakang juga mendapat hiburan tablet layar sentuh 5.0 inci.
Mesin Bentley mengandalkan mesin bensin V8 4.0-liter twin-turbocharged yang sama seperti pada mobil saat ini. Mesin ini mempertahankan kemampuan untuk menonaktifkan empat silindernya di bawah beban throttle ringan untuk meningkatkan penghematan bahan bakar.

Lamborghini Urus
Lamborghini juga tak mau kalah. Mereka juga meluncurkan Lamborghini Urus 2021 dengan pilihan warna baru yang lebih segar. Dikutip dari Carandriver, Lamborghini Urus 2021 mendapatkan paket Pearl Capsule, dengan opsi warna hijau lemon, kuning, dan oranye. Dalam paket tersebut juga terdapat detail warna hitam pada atap, knalpot dan spoiler berwarna abu-abu, serta pelek 23 inci dengan kelir hitam.
Di bagian interior, terselip kokpit dengan konsep warna dual tone yang sporty. Kesan sporty dan elegan juga ditawarkan Lamborghini Urus 2021, dengan detail jahitan asli pada joknya. Sebagai sentuhan akhir, disematkan aksen serat karbon pada bagian dasbor.
Pembaruan lain pada Lamborhini Urus 2021 meliputi desain kunci kontak baru, opsi sistem bantuan parkir (park assist) yang diperbarui, dan sistem audio Sensonum 17-speaker. Selain itu paket fitur-fitur seperti bantuan pengemudi (drive assist) meliputi head-up display, adaptive cruise control, dan blind-spot monitoring yang dulu fitur opsional, sekarang menjadi fitur standar.
Tentu saja penambahan fitur-fitur dan pilihan warna baru ini membuat harga Lamborghini Urus 2021 lebih mahal USD 10.000 dari versi sebelumnya. Lamborghini Urus 2021 dibanderol mulai dari USD 222.004 (Rp 3,2 miliar). Jika di Indonesia, Lamborghini Urus kali pertama diperkenalkan di Jakarta pada akhir 2018 lalu. Di Indonesia, mobil SUV ini dibanderol dengan kisaran harga Rp 8,5 miliar off the road.

Aston Martin DBX
Kehadiran DBX menjadi momen monumental bagi sejarah pabrikan. Model tersebut adalah yang pertama bagi Aston Martin sekaligus menandai masuknya manufaktur ke segmen model keluarga premium. Brand sangat identik dengan James Bond sehingga seperti menjadi mobil wajib film agen rahasia Inggris itu.
Sebagai model SUV pertama, DBX adalah kendaraan totally new. Dibangun dengan platform eksklusif yang baru, tapi powertrainnya berbagi dengan model sportscar. Mesin yang dipakai sama dengan DB11 dan Vantage, V8 4.0 liter, menghasilkan tenaga 542 hp dan torsi 700 Nm. Mesin ini disuplai oleh Mercedes-AMG, begitu juga dengan transmisi otomatis 9 percepatan. Pabrikan mengklaim SUV premium tersebut memiliki kemampuan sprint 0 – 100 km/jam dalam waktu 4,3 detik dan top speed sampai 291 km/jam.
Ia diposisikan untuk menyaingi Bentley Bentayga dan Lamborghini Urus sehingga diselimuti oleh ragam kemewahan setanding. Untuk urusan powertrain sendiri, manufaktur kabarnya sedang mempertimbangkan untuk melengkapi versi hybrid dan elektrik. Kemungkinan besar yang lebih dulu dirilis adalah versi hybrid, dan kemungkinan akan dipasok juga oleh Mercedes.
Pada dasarnya DBX direkayasa sebagai kendaraan penggerak roda belakang namun jika ban belakang mengalami slip, maka transfer case tengah akan mengirim torsi as roda depan sehingga traksi tetap didapat. Selain itu juga dilengkapi dengan limited-slip rear differential. Adaptive damper dan suspensi udara menjadi peranti standar.
Tombol pengaturan di kabin kebanyakan mirip dengan keluarga Aston lainnya. Interior dilapisi kulit halus berkualitas. Pada headliner terdapat kombinasi aksen logam dan kayu dengan faux-suede. Jok depan dan belakang sudah berpemanas, pengaturan AC empat zona, serta pengaturan secara digital.

Bugatti SUV
Bugatti membuat SUV? Itu kabar yang cukup menggemparkan pada awal 2019 lalu. Manufaktur milik grup Volkswagen ini lebih dikenal sebagai produsen hypercar dan pemecah rekor kecepatan untuk road car. Makanya ketika ada kabar ingin membuat SUV/crossover, orang bertanya-tanya mau apa lagi sih Bugatti?
Kenapa Bugatti tidak fokus pada core bisnisnya saja seperti yang sekarang dilakoni. Ngapain ikut-ikutan masuk ke segmen SUV yang sudah cukup gemuk di klasifikasi pasar premium? Ya apalagi kalau bukan memang pasarnya atraktif. Trendnya juga sedang mengarah ke situ.
Kendaraan tersebut bakal dirilis pada tahun 2022 nanti. Masih lama, tapi menarik untuk disimak. Kalau jadi, kemungkinan besar Bugatti SUV bakal menjadi SUV termahal sepanjang sejarah. Sejumlah kalangan meramalkan, banderol harganya dimulai dari kisaran US$ 1 juta, tapi sepertinya tak akan mengalahkan Chiron.
Belum banyak detail spesifikasi yang bisa diketahui. Baik mesin, layout kabin maupun fitur yang dipakai. Powertrain dan drivetrain kemungkinan akan mengadopsi model Bugatti yang sudah ada, tapi platform betul-betul baru. Jumlah unit yang diproduksi diramalkan akan dibatasi hanya 800 unit saja untuk pasar mancanegara. (Eka/Raju)
Artikel Unggulan
- Terbaru
- Populer
Mobil Unggulan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test