Renault Kiger Saudara Nissan Magnite, Siap Debut 28 Januari

Kedua SUV mungil ini punya keterikatan erat. Karena saling berbagi platform sama di bawah aliansi Renault-Nissan. Magnite sudah meluncur duluan dan telah sampai Indonesia. Sementara versi Renault dikabarkan segera mendebut tak lama lagi. Wujudnya memang sudah dapat diterka hanya saja saat ini masih berbentuk konsep. Versi produksi bakal dikenalkan pada 28 Januari 2021.


Satu hal dapat dipastikan, ia akan bertarung di ring tinju yang sama dengan Nissan Magnite, yakni SUV sub-4m. Keduanya berbagi platform, berpijak di atas denah lantai CMF-A+. Namun di segi desain, boleh jadi keduanya tidak membawa persamaan. Mengacu konsep, lenggokan tubuh Kiger tampak kuat menyuarakan diferensiasi meski boleh jadi proporsinya mirip.


Komposisi wajah tampak terlihat seperti Kwid yang lebih gahar. Lampu depan menganut elemen split headlamp dengan LED DRL di atas sementara penerangan utama menduduki sisi terluar bumper. Grille pun dipahat cukup unik dengan ornamen palang seperti sayap pesawat. Di belakang, ia menganut visual lampu bermotif huruf C ganda.


Renault Kiger


Dalam tubuh kecil, lenggoknya terlihat galak. Spionnya tampak futuristis dengan penghias mirip winglet di sayap pesawat terbang. Belum lagi bumper dipahat agresif menggambarkan bukaan rongga udara besar. Tampilannya tangguh dengan ruang sepatbor mengotak berikut direkatkan cladding hitam tebal. Di balik itu melekat sepatu berukuran 19 inci. Imajinatif sebab kemungkinan besar tidak diadopsi model produksi. Namun setidaknya, sekitar 80 persen dari desain konsep ini hadir saat nanti versi final tampil di depan publik.


Mungkin ada benarnya juga kalau disebut 80 persen elemen konsep dibawa ke model produksi. Dari spy shot yang beredar, terlihat komposisi wajah serupa konsep. Permainan antara DRL dan grille menyerupai sayap pesawat eksis. Begitu pula lampu utama LED berbentuk tiga kubus es, duduk di dalam pahatan bumper seperti rongga udara.


Area buritan terlihat cukup gemuk ditambah atap melandai. Ekspektasinya, grafis huruf C berbayang di lampu belakang sedang bersembunyi di balik kamuflase. Pelek gambot 19 inci sudah pasti hilang meski sepatbor mengotak tetap mejeng. Selain itu, jangan harap buangan knalpot ganda di tengah.


2020 renault kiger


Interior Kiger juga sudah terlihat sedikit bocorannya, dipastikan berbeda jauh ketimbang Magnite. Ia tidak mengadopsi dasbor dengan deretan kisi AC di garis horizon. Pada center stack, kisi AC terletak persis di bawah sarana hiburan touchscreen mengambang. Elemen kenop, tombol, dan setir tampak diturunkan dari Triber. Diekspektasikan potensi fitur lengkap seperti automatic climate control, keyless entry, tombol start/stop engine, tombol audio di setir. Bahkan di spek tertinggi boleh jadi ditanam kelengkapan lebih komprehensif semisal cruise control.


Lantaran berbagi basis pembangun, dikabarkan Kiger memanfaatkan opsi pemacu serupa Magnite. Varian entry level menggendong mesin 1,0 liter tiga silinder dibantu sistem Dual VVT. Jelas bukan opsi terkuat tanpa pemadat udara, hanya siapkan tenaga 73 PS di 6.250 rpm dan torsi puncak 96 Nm pada 3.500 rpm. Model ini hanya dikawin transmisi manual lima percepatan.


Tersedia juga satu seleksi pemacu dengan keluaran daya lebih kuat: enjin 1,0 liter tiga silinder turbo. Pada anggota Nissan, unit ini sanggup memuntahkan tenaga 100 PS pada 5.000 rpm. Torsinya sendiri 160 Nm di rentang 2.800-3.600 rpm bila dikombinasi girboks manual 5 speed. Kalau CVT bertugas sebagai penyalur daya, figure turun menjadi 152 Nm. Lebih kecil namun rentang klimaksnya lebih lama, dicapai sejak 2.200 sampai 4.400 rpm.


Memang Renault belum menjabarkan spesifikasi kelengkapan secara mendetail. Meski begitu, diekspektasikan mereka tetapkan harga sedikit lebih tinggi ketimbang strategi Nissan. Untuk kepastian resmi sendiri masih harus kita tunggu sampai 28 Januari. (Krm/Odi)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda