Rossi Tak Butuh Motor Kencang! Lalu Dia Butuh Apa?

JEREZ, 26 November 2019 - Entah apa yang terjadi dengan Valentino Rossi. Pembalap bergelar The Doctor ini seolah kehilangan daya sihir yang dimilikinya bertahun-tahun. Ini terlihat saat sesi tes MotoGP di Circuito de Jerez-Angel Nieto.

Mengendarai YZR-M1 setengah jam selepas Vinales, Rossi seolah belum menemukan cara yang paling tepat untuk meningkatkan performa miliknya. Melakukan 64 putaran, dia menorehkan waktu 1 menit 38,759 detik. Catatan waktu itu berarti dia terpaut 1,6 detik dari Maverick Vinales rekan satu timnya di posisi pertama.

Rossi menguji paket yang sama dengan ia tes di Valencia minggu lalu. Walaupun Rossi menyebut versi awal M1 2020 mengalami peningkatan, ia terus meminta Yamaha menyempurnakannya saat libur musim dingin.

Maverick tak terlihat kesulitan


Sedikit kilas balik, Rossi kesulitan sepanjang musim kompetisi 2019 karena merasa motornya kurang cepat. Dia juga merasa grip ban belakangnya mudah memudar. Hasilnya dia tidak mampu mempertontonkan kemampuan maksimal. Akan tetapi di sisi lain, Viñales dan Quartararo tidak mengalami hal itu.

Tak heran jika Rossi menekankan perlunya para insinyur di Iwata membuat mesin yang mampu mengalirkan tenaga dengan baik. "Tidak susah membuat mesin yang lebih cepat, masalahnya adalah pengiriman daya yang baik," sebutnya.

Pada hari Selasa pagi waktu setempat, para pembalap kembali melakukan pengetesan di Jerez. Di sesi kedua ini Marc Marquez menunjukkan kekuatan Honda. Dia menempati posisi 1. Duo Suzuki (Rins dan Mir) menempati posisi tercepat kedua dan ketiga. Pembalap Yamaha lainnya seperti Vinales, Quartararo, dan Morbidelli, masing-masing di tempat keempat, lima, dan tujuh. Sementara Rossi membukukan waktu tercepat ke-10. Ini lebih bagus dari sesi tes pertama ketika Rossi hanya berada di posisi tercepat ke-14.

REZA ERLANGGA

Artikel yang direkomendasikan untuk anda