Sectbill Turun Tangan Produksi Face Shield untuk Lawan COVID-19

JAKARTA, Motovaganza.comSerangan virus corona (COVID-19) membuat semua orang bergerak. Sectbill, misalnya, ikut produksi face shield untuk memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis. Nama ini sebelumnya lebih dikenal sebagai produsen produk after market windshield. Alat ini dijual untuk umum dan dibanderol Rp 50 ribu.

Rendy, Owner Sectbill, mengatakan setelah virus corona dinyatakan sebagai pandemi di Indonesia pihaknya ingin membantu pemerintah mengurangi penyebaran. Apalagi secara teknologi, Sectbill memilikinya. Secara umum pembuatan wind shield dan face shield hampir sama. "Karena sudah ditetapkan sebagai pandemi, kami merasa sudah saatnya kita menolong antar sesama dan melindungi tim medis atau instansi yang sangat membutuhkan perlindungan diri," katanya kepada OTO, Jumat (3/4/2020) kemarin.

Rendy mengayakan face shield yang ia buat memang dijual untuk umum. Tapi hasil penjualannya dikembalikan lagi menjadi alat serupa. Selanjutnya, dibagikan secara gratis ke fasilitas kesehatan yang sangat membutuhkan.

"Saat ini kami sudah memproduksi 5.000 pelindung wajah dan terus berlanjut sampai wabah ini selesai di Tanah Air. Semoga apa yang kami kerjakan ini berguna untuk tim medis Indonesia, yang sekarang berada di garda terdepan dalam penanganan pandemi virus corona," tambahnya.

Meski dibuat dari material sederhana, pelindung wajah produksi Sectbill ini dijamin sudah memenuhi standar kesehatan. Bahan bakunya sangat mudah ditemui, dan hampir sama seperti windshield. Kemudian dibentuk sedemikian rupa sesuai pola pelindung wajah. Semua dirancang dengan teliti hingga menghasilkan face shield yang siap digunakan.

Sectbill sendiri selama ini dikenal sebagai spesialis pembuat wind shield, atau tameng penahan angin. Nama mereka tenar sebagai membuat produk untuk beberapa brand seperti Yamaha, Kawasaki, dan Honda.

Baca juga: Tampil Keren dengan Pilihan Windshield Yamaha NMax


Spesifikasi Mirip


Semua alat pelindung diri di dunia kesehatan memang punya kriteria khusus dan wajib memenuhi standar yang sudah ditetapkan. Namun produk dari Sectbill bisa dibilang spesifikasinya sama dengan Face Shield Mask yang digunakan oleh tenaga medis di rumah sakit.

"Saya dan tim hanya bisa membantu dari apa yang biasa kami buat. Karena bahan baku dan proses pengerjaan face shield masih sama dengan produk utama kami. Di situlah saya berpikir untuk memproduksinya. Keuntungan yang saya dapat yaitu pembuatannya tidak memakan waktu lama," jelasnya.

Baca juga: RAT Indonesia Rayakan HUT ke-5, Gelar ‘Tour de West Sumatera’



Face Shield merupakan salah satu perangkat APD. Tidak hanya masker dan goggles, alat ini juga wajib digunakan tenaga medis saat menangani pasien terduga atau sudah terpapar COVID-19. Keduanya punya peran penting untuk melindungi wajah dari penyebaran virus yang tidak terlihat oleh mata.

Tentunya APD face shield ini diharapkan mampu memberi rasa aman bagi petugas medis saat melaksanakan tugas. Khususnya yang saat ini tengah berjuang untuk menangani pasien terpapar virus corona. Selain alat ini, mereka juga harus dilengkapi dengan alat pelindung diri sesuai dengan standar Kemenkes dan WHO.

Baca Juga: Bantu Tenaga Medis Lawan Covid-19, Sectbill Produksi Face Shield

ZENUAR YOGA | RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda