Siap Diproduksi, INEOS Grenadier Mejeng Bareng Legendaris Off-Road

LONDON -- Meski belum resmi diproduksi, mobil prototipe buatan INEOS, Grenadier, mendapat kehormatan hadir di ajang Concours of Elegance yang berlangsung di Hampton Court Palace, London, Inggris. Pada acara yang berlangsung pada 4-6 September 2020, tampil sejumlah koleksi mobil off-road 4x4 legendaris INEOS Automotive.


Di acara itu tampil sejumlah mobil 4x4 bersejarah. Ada Land-Rover yang diproduksi pertama kali (nomor registrasi JUE 477) yang selesai direstorasi sepenuhnya. Selain itu, ditampilkan juga Toyota FJ40 (1980) yang sudah direstorasi, Willys Jeep (1944) yang pernah digunakan Angkatan Laut Amerika Serikat dalam Perang Dunia II dan Mercedes-Benz G-Wagen (1988) klasik.


“Di awal proyek Grenadier, kami menghadirkan beberapa mobil 4x4 hebat di masa lalu ke studio untuk mengamati dari dekat apa yang membuat mereka bertahan begitu lama," ucap Toby Ecuyer, Kepala Desain di INEOS Automotive.


Land Rover JUE 477


"Kini, senang rasanya melihat Grenadier hadir di antara mobil legendaris. Anda dapat melihat proporsi dan corak desain umumnya, dan tentu saja fungsi yang sama jelasnya. Menurut saya, sudah sewajarnya Grenadier disejajarkan dengan ikon-ikon 4x4 ini, dan jika yang lain setuju, berarti sasaran desain kami telah tercapai," tambahnya.


CEO INEOS Automotive, Dirk Heilmann, mengatakan bahwa mereka menerima sejumlah masukan setelah mengenalkan Grenadier pada beberapa bulan lalu. Untuk itu, melalui pameran itu mereka berharap mendapatkan respon dari calon konsumen.


"Mobil ikon off-road menjadi inspirasi bagi proyek Grenadier dan mewakili semangat menjelajah ke mana saja tanpa kompromi, yang akan diwujudkan mobil ini kepada pelanggan di seluruh dunia. Kami bersiap melihat reaksi dari banyak pengunjung acara ini," kata dia.


INEOS Grenadier


Pengujian terhadap prototipe Grenadier telah berjalan sepenuhnya dengan tujuan menempuh 1,8 juta kilometer di jalur on-road maupun off-road selama setahun ke depan. Program penjualan untuk pasar international akan dimulai pada akhir 2021.


INEOS sendiri sebenarnya bukan produsen mobil yang menghasilkan banyak model. Ia justru adalah raksasa kimi Inggris. Pendirinya Jim Ratcliffe terinspirasi oleh model Land Rover lawas untuk kembali dihadirkan ke publik. Nama Grenadier berasal dari sebuah pub di London tempat Ratcliffe pertama kali membayangkan kendaraan itu.


Sebagai kendaraan off-roader, Grenadier melanjutkan apa yang telah ditinggalkan 4x4 klasik. Tampilannya sederhana, lebih banyak kotak, dengan bodi kokoh dan ban yang bisa digunakan untuk berbagai jenis jalan. Mobil ini menggunakan chasis ladder frame yang dikembangkan oleh Magna Steyr dan desain yang mengambil inspirasi dari Land Rover Defender. SUV perdana Ineos Automotive akan memberikan opsi tambahan di pasar kepada konsumen offroader.


INEOS Grenadier


Mark Tennant selaku Commercial Director Ineos Automotive menyatakan bahwa mereka berhasil mencatat sebanyak 17.000 pembeli potensial Ineos Grenadier.


Rencananya penjualan SUV ini akan dimulai akhir 2021. Kabarnya, akan menawarkan versi empat serta lima pintu kepada konsumen beserta mesin bensin ataupun diesel produksi BMW. Produksinya mungkin dilakukan di pabrik Hambach, Prancis, tempat yang sama memproduksi Smart ForTwo selama lebih dari dua dekade.


Concours of Elegance adalah salah satu pameran mobil klasik dan antik meriah di dunia. Concours kembali ke Hampton Court Palace di London selama empat tahun berturut-turut, setelah diselenggarakan di Windsor Castle, St James’s Palace di London dan di Palace of Holyroodhouse (Edinburgh). Selain memamerkan 60 mobil terlangka pilihan dari seluruh dunia untuk bersaing di Concours, ratusan mobil mewah juga dipajang beberapa klub mobil untuk memenangkan The Club Trophy. (Valdo/Raju)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda