Skuter Listrik Honda UC3 Debut Global, Harga Tembus Rp71,2 Jutaan

Honda UC3 meluncur di Thailand

Seiring geliat elektrifikasi yang makin kencang, Honda terus memperluas portofolio sepeda motor listrik. Terbaru, pabrikan asal Jepang itu resmi melepas Honda UC3 untuk pasar Thailand. Performa diklaim setara motor konvensional kelas 110 cc. Soal banderol, unit dipasarkan 132.600 baht atau sekitar Rp71,2 juta. Ya, angka yang setara harga tiga unit Honda Vario 125 CBS di Indonesia. Tak berhenti di produk, mereka juga mulai menyiapkan pengembangan infrastruktur pengisian daya di sejumlah kota besar.

KEY TAKEAWAYS

  • Honda UC3 disiapkan untuk pasar Thailand dan Vietnam

    Sejalan peluncuran UC3, Honda juga memperluas jaringan pengisian daya untuk sepeda motor listrik baterai tetap di Thailand dan Vietnam.
  • Spesifikasi Motor Penggerak Honda UC3

    Honda UC3 merupakan skuter listrik yang disiapkan khusus sebagai kendaraan komuter perkotaan. Sumber energinya berasal dari baterai lithium ion fosfat (LFP) tipe tanam (fixed), sehingga tidak dapat dilepas. Motor penggerak dikembangkan dan diproduksi langsung oleh Honda, dengan output maksimum 6,0 kW atau setara 8,1 PS. Angka torsi maksimal tidak diungkap. Namun berkat optimalisasi kontrol regeneratif serta desain sirkuit magnetik yang lebih efisien. Kendaraan diklaim mampu menempuh jarak hingga 122 km dalam sekali pengisian penuh, mengacu metode WMTC sertifikasi Thailand.

    Untuk menunjang fleksibilitas berkendara, Honda menyematkan tiga mode berkendara: Standar, Sport dan Econ. Seluruhnya dirancang agar mudah disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan preferensi pengendara. Menariknya, tersedia pula fitur mode mundur (reverse) yang memudahkan manuver saat parkir atau bermanuver di ruang sempit.

    Dari sisi desain, tubuh UC3 menampilkan garis mengalir dari depan hingga buritan, dengan karakter lengkung tegas di area belakang. Lampu horizontal menjadi ciri khas, pertama kali diperkenalkan di motor listrik Honda WN7. Skema warna spesifik hadir lewat dominasi warna hitam yang dipadukan aksen emas. Logo produk pun dibuat khusus menggunakan font “Honda” eksklusif untuk lini sepeda motor listrik.

    Kelengkapan dan spesifikasi Honda UC3

    Sistem Pengisian Daya

    Terkait pengisian energi, UC3 mengandalkan port CHAdeMO untuk kendaraan roda dua. Standar ini mengikuti spesifikasi internasional yang direkomendasikan asosiasi CHAdeMO. Honda menyediakan dua opsi charger, yakni 1.200 W dan 450 W, guna menyesuaikan kebutuhan pengisian berbeda. Dengan charger 1.200 W, pengisian dari 0–100 persen memakan waktu sekitar 4 jam, sementara 20–80 persen hanya 2 jam. Adapun charger 450 W membutuhkan waktu sekitar 9 jam untuk penuh, atau 5 jam dari 20–80 persen.

    Produksi dan Ekspansi Lini Motor Listrik Honda

    Produksi UC3 telah dimulai sejak Desember 2025 di fasilitas Thai Honda Co., Ltd. Unitnya akan dipasok ke dua negara. Untuk Vietnam, Honda berencana melakukan transfer produksi secara lokal melalui Honda Vietnam Co., Ltd. sepanjang 2026. Langkah ini dibarengi pembangunan sistem pasokan just-in-time, seiring percepatan elektrifikasi pasar sepeda motor di kawasan tersebut.

    Nah, Honda sendiri menargetkan netralitas karbon di seluruh produk dan aktivitas perusahaan pada 2050. Dalam bisnis roda dua, mereka tetap mengembangkan teknologi mesin pembakaran internal (ICE), sembari menempatkan elektrifikasi sebagai pilar utama strategi lingkungan. Ke depan, mereka berkomitmen meluncurkan sepeda motor listrik secara global setiap tahun, dengan ragam produk yang disesuaikan kebutuhan konsumen.

    Melalui adaptasi terhadap perubahan pasar, ekspektasi pelanggan yang kian berkembang serta regulasi lingkungan yang semakin ketat. Honda ingin terus menghadirkan kegembiraan berkendara bagi lebih banyak orang. Termasuk mengejar inisiatif penggunaan ulang dan daur ulang baterai guna membangun rantai nilai sirkular menuju masyarakat niremisi.

    Pengembangan Infrastruktur Pengisian Daya

    Sejalan peluncuran UC3, Honda juga memperluas jaringan pengisian daya untuk sepeda motor listrik baterai tetap di Thailand dan Vietnam. Di Thailand, jumlah stasiun pengisian CHAdeMO roda dua akan ditambah, terutama di diler sepeda motor dan pusat perbelanjaan di sekitar Bangkok. Sementara di Vietnam, instalasi SPKLU mulai dilakukan di Hanoi, Ho Chi Minh City dan Da Nang, dengan target operasional pada Juni 2026.

    Lalu secara paralel, Honda turut meningkatkan ekosistem penggunaan sepeda motor listrik lainnya, termasuk model yang mengandalkan baterai swap Honda Mobile Power Pack e:. Perluasan stasiun pengisian akan terus dilakukan di jaringan diler Honda di Bangkok dan Hanoi. (ALX)

    Baca Juga: 

    Voge DS900X, Sepeda Motor Buatan Cina yang Jadi Saudara Kembar BMW F 900 GS

    Penjualan Sepeda Motor 2025 Secara Nasional Naik 1,3 Persen

    Baca Semua

    Artikel Unggulan

    Artikel yang direkomendasikan untuk anda

    Baca Semua

    Motor Honda Unggulan

    Artikel Motor Honda dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Road Test
    • 55 Tahun Berkiprah di Indonesia, AHM Menuju Rekor Produksi 100 Juta Unit
      55 Tahun Berkiprah di Indonesia, AHM Menuju Rekor Produksi 100 Juta Unit
      Anjar Leksana . 26 Feb, 2026
    • Tanpa Insentif, AHM Racik Jurus Sendiri Buat Gaet Konsumen Motor Listrik
      Tanpa Insentif, AHM Racik Jurus Sendiri Buat Gaet Konsumen Motor Listrik
      Bangkit Jaya Putra . 26 Feb, 2026
    • Mudik dan Balik Bareng Honda 2026 Dibuka, AHM Siapkan Ribuan Kursi dan Ratusan Armada
      Mudik dan Balik Bareng Honda 2026 Dibuka, AHM Siapkan Ribuan Kursi dan Ratusan Armada
      Zenuar Yoga . 13 Feb, 2026
    • Lewat IIMS 2026, WMS Hadirkan Pengalaman Berkendara Lengkap dan Program Menarik
      Lewat IIMS 2026, WMS Hadirkan Pengalaman Berkendara Lengkap dan Program Menarik
      Zenuar Yoga . 12 Feb, 2026
    • Lewat IIMS 2026, WMS Hadirkan Pengalaman Berkendara Lengkap dan Program Menarik
      Lewat IIMS 2026, WMS Hadirkan Pengalaman Berkendara Lengkap dan Program Menarik
      Zenuar Yoga . 12 Feb, 2026
    • Motor di Bawah Rp50 Juta Paling Menarik di IIMS 2026, dari Adventure hingga Skutik Listrik
      Motor di Bawah Rp50 Juta Paling Menarik di IIMS 2026, dari Adventure hingga Skutik Listrik
      Zenuar Yoga . 13 Feb, 2026
    • Motor di Bawah Rp50 Juta Paling Menarik di IIMS 2026, dari Adventure hingga Skutik Listrik
      Motor di Bawah Rp50 Juta Paling Menarik di IIMS 2026, dari Adventure hingga Skutik Listrik
      Zenuar Yoga . 13 Feb, 2026
    • Duel Skutik Premium Bergengsi: Yamaha XMax TechMax Vs Honda Forza 250? Ini Perbandingannya
      Duel Skutik Premium Bergengsi: Yamaha XMax TechMax Vs Honda Forza 250? Ini Perbandingannya
      Zenuar Yoga . 14 Jan, 2026
    • Evolusi Honda Vario 125, Skutik Praktis yang Terus Laris
      Evolusi Honda Vario 125, Skutik Praktis yang Terus Laris
      Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
    • Komparasi Skutik Naked Handlebar: Vario 125 Street vs Suzuki Nex Crossover vs Yamaha X-Ride
      Komparasi Skutik Naked Handlebar: Vario 125 Street vs Suzuki Nex Crossover vs Yamaha X-Ride
      Zenuar Yoga . 07 Jan, 2026
    • Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
      Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
      Ardiantomi . 04 Des, 2025
    • First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
      First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
      Setyo Adi Nugroho . 02 Des, 2025
    • First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
      First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
      Setyo Adi Nugroho . 16 Sep, 2025
    • Test Ride New Honda PCX 160 Roadsync: Teknologi Tepat Guna untuk Berkendara Nyaman
      Test Ride New Honda PCX 160 Roadsync: Teknologi Tepat Guna untuk Berkendara Nyaman
      Setyo Adi Nugroho . 27 Feb, 2025
    • First Ride Honda CUV e: Senyap dan Bertenaga
      First Ride Honda CUV e: Senyap dan Bertenaga
      Zenuar Yoga . 02 Jan, 2025