Targetkan Lawan Tesla dan Ioniq, Geely Buat Merek Mobil Listrik Sendiri

Geely HQ

Jenama kendaraan listrik bakal terus bermunculan. Lazimnya berasal dari pabrikan eksis yang memang ingin berkecimpung di dunia setrum. Agar fokus, dibuatlah sub-brand baru. Sebut saja, Ioniq, BMW i, Mercedes-Benz EQ, VW ID, dan lainnya di samping jajaran merek anyar sejenis Tesla. Seolah tak mau ketinggalan gerbong, Geely dikabarkan bakal ikut memainkan satu merek baru.

Untuk diketahui, Geely sendiri merupakan salah satu grup raksasa Cina yang membawahi banyak merek ternama. Volvo sudah lama diakuisisi dari Ford dan kemudian terbentuk pula Lynk & Co serta Polestar. Lengan guritanya pun menjamah ke jenama lain seperti Proton, Lotus, dan Smart lewat kepemilikan saham. Perpanjangan tangan jelas belum usai atas kabar rencana Geely untuk meramaikan pesta mobil listrik.

Melansir Reuters, Geely berencana melahirkan brand EV yang berdiri sendiri. Punya strategi merek dan penjualan tersendiri untuk menyerang Tesla sebagai sasaran utama. Langkahnya adalah menciptakan mobil listrik di segmen premium. Rencana ini memang belum resmi diumumkan. Namun berdasarkan informasi tiga orang dalam, merek tersebut akan diberi nama ‘Zeekr’. Dipegang oleh satu entitas EV baru yang juga belum meluncur yakni Lingling Technologies.

Baca Juga: Hankook Tire Berinovasi Dukung Ekosistem Mobil Listrik

Geely PHEV

Geely memang akan meluncurkan berbagai model dengan basis platform khusus EV. Adalah Sustainable Experience Architecture (SEA), jadi pembangun dari berbagai merek di bawahnya seperti Volvo, Lynk & Co, dan boleh jadi sampai ke Proton. Pasalnya, SEA disebut bakal menjadi landasan strategi pengembangan EV di bawah grup pemilik Volvo dan 9,7 persen saham Daimler AG ini.

Jelas Zeekr turut memanfaatkan rangka modular ini. Akan menjadi bagian dari upaya Geely untuk naik kelas. Sekaligus juga mendukung ambisi founder sekaligus pemimpin perusahaan, Li Shufu, untuk menciptakan mobil premium sekelas Mercedes-Benz dalam upaya menghadapi pemimpin pertarungan EV, Tesla Inc.

Seiring berkembangnya pasar, strategi pemasaran harus terus berevolusi dan semakin kreatif. Untuk meniagakan kendaraannya, Geely akan membuka showroom atau “hub” di pusat kota. Menjual mobil dengan harga tetap, tidak lagi lewat diler tradisional. Langkah ini diketahui menyerupai taktik Tesla.

Tak hanya itu, Geely punya wacana untuk memperdalam hubungan dengan peminat EV. Disebut sumber, salah satunya adalah membuka lini lifestyle untuk pakaian dan aksesori serta meluncurkan klub pemilik mobil. Menariknya, Zeekr bahkan konon sedang mempertimbangngkan rencana kepemilikan saham untuk pelanggan. Memungkinkan pembeli menjadi shareholder Lingling dengan harapan bakal mendorong penjualan berikut hubungan baik antara merek dan pembeli.

Baca Juga: Okinawa Scooters Bakal Rilis Naked Bike Listrik Mirip Ducati Monster

Platform SEA 

Dari sekian banyak merek yang dibawahi, pergerakan Geely di zaman setrum akan didasari oleh platform khusus. Adalah Sustainable Experience Architecture (SEA), seperti disebut sebelumnya, jadi landasan pengembangan EV MILIK grup. Dikenalkan September 2020, kabarnya lebih dari tujuh merek sedang mengembangkan sampai 16 model anyar untuk berbagai segmen pasar.

Sebagaimana basis pembangun modular, SEA tentu serba guna. Bisa dipakai untuk jadi dasar berbagai model dari berukuran kecil hingga besar, irit energy sampai ke performa tinggi. Di dalamnya meliputi pengembangan model sedan, SUV, MPV, city car, mobil sport, truk, sampai mobil masa depan lainnya.

Arsitektur ini memungkinkan pengembangan model dari wheelbase 1.800 mm sampai 3.300 mm. Menawarkan kabin lebih lapang dari model kompetitif di segmennya. Langkah berbagi platform ini pun mendukung kebebasan desain guna menyesuaikan permintaan pasar.

Urusan performa, sasis SEA diklaim dapat mengakomodir motor listrik sampai sekuat 636 hp. Dikawin dengan transmisi dua kecepatan tangguh dengan kemampuan menerima torsi sampai 8.000 Nm. Sistemnya juga mendukung arsitektur pengisian 800 Volt serupa milik Porsche Taycan atau Hyundai Ioniq demi pengisian ulang daya supercepat. Bicara ketahanan baterai, diklaim dapat mempertahankan daya jangkau tanpa degradasi seminimalnya untuk 200 ribu km. Bahkan didesain memiliki nyawa sejauh 2 juta km dalam kondisi pengoperasian NEDC. Angka-angka ini terlihat sangat optimis meski kenyataannya masih harus dibuktikan lagi.

Masih banyak potensi pengembangan mutakhir lain untuk basis SEA ini. Sebut saja teknologi konektivitas, keselamatan penumpang dan data, performa memacu kencang, sampai rencana kemampuan berkendara swatantra di 2025, Beberapa model dikabarkan bakal menganut rangka ini. Di antaranya adalah Lynk & Co Zero, calon crossover mungil Volvo, dan tak menutup kemungkinan mampir ke Proton. (Krm/Odi)

Sumber: Reuters

Baca Juga: VinFast Luncurkan VF e34, Mobil Nasional Vietnam Pertama Bertenaga Listrik

Baca Semua

Artikel Unggulan

Mobil Geely Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Mobil Geely dari Carvaganza

  • Geely Okavango, SUV Keluarga 7-Penumpang yang Siap Mengaspal di Indonesia
    Geely Okavango, SUV Keluarga 7-Penumpang yang Siap Mengaspal di Indonesia
    Zenuar Yoga . 11 Mei, 2026
  • Geely Siapkan Robotaxi EVA Cab Tahun Depan, Pakai Teknologi LiDAR Tercanggih
    Geely Siapkan Robotaxi EVA Cab Tahun Depan, Pakai Teknologi LiDAR Tercanggih
    Anjar Leksana . 08 Mei, 2026
  • Menantang SUV Kompak Indonesia, Geely Coolray Siap Meluncur
    Menantang SUV Kompak Indonesia, Geely Coolray Siap Meluncur
    Zenuar Yoga . 07 Mei, 2026
  • Teknologi Hybrid Geely Pemegang Rekor Dunia, Siap Masuk Pasar Indonesia
    Teknologi Hybrid Geely Pemegang Rekor Dunia, Siap Masuk Pasar Indonesia
    Bangkit Jaya . 06 Mei, 2026
  • Geely Bakal Hadirkan Mobil Bensin Ke Indonesia, Ini 2 Produknya
    Geely Bakal Hadirkan Mobil Bensin Ke Indonesia, Ini 2 Produknya
    Bangkit Jaya . 04 Mei, 2026

Artikel Mobil Geely dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Road Test
  • Geely Pamer Robotaxi EVA Cab, Pakai LiDAR 2.160-Line Pertama di Dunia
    Geely Pamer Robotaxi EVA Cab, Pakai LiDAR 2.160-Line Pertama di Dunia
    Anjar Leksana . 08 Mei, 2026
  • Prediksi Geely Okavango untuk Indonesia, Kandidat Baru SUV 7 Penumpang
    Prediksi Geely Okavango untuk Indonesia, Kandidat Baru SUV 7 Penumpang
    Zenuar Yoga . 07 Mei, 2026
  • Geely Coolray Berpotensi Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkapnya
    Geely Coolray Berpotensi Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkapnya
    Zenuar Yoga . 06 Mei, 2026
  • Hybrid Terbaru Geely Siap Masuk Indonesia, Konsumsi BBM Tembus 45 Kpl!
    Hybrid Terbaru Geely Siap Masuk Indonesia, Konsumsi BBM Tembus 45 Kpl!
    Bangkit Jaya Putra . 05 Mei, 2026
  • Geely Mau Jualan Mobil Bensin di Indonesia, Ini 2 Calon Produknya
    Geely Mau Jualan Mobil Bensin di Indonesia, Ini 2 Calon Produknya
    Bangkit Jaya Putra . 04 Mei, 2026
  • Pilihan Kompak SUV 5-Seater Listrik: BYD Atto 3, Geely EX5, Polytron G3 & Jaecoo J5
    Pilihan Kompak SUV 5-Seater Listrik: BYD Atto 3, Geely EX5, Polytron G3 & Jaecoo J5
    Anjar Leksana . 03 Apr, 2026
  • Deret Mobil Hybrid Terbaru yang Bisa Jadi Pilihan di GJAW 2025
    Deret Mobil Hybrid Terbaru yang Bisa Jadi Pilihan di GJAW 2025
    Ardiantomi . 28 Nov, 2025
  • Geely Impresi Galaxy Starship 7 EM-1: SUV Hybrid dengan Jarak Tempuh 1.430 Km!
    Geely Impresi Galaxy Starship 7 EM-1: SUV Hybrid dengan Jarak Tempuh 1.430 Km!
    Setyo Adi Nugroho . 30 Apr, 2025
  • Geely dan Era AI Otomotif, Masa Depan Mobilitas Cerdas
    Geely dan Era AI Otomotif, Masa Depan Mobilitas Cerdas
    Setyo Adi Nugroho . 28 Apr, 2025
  • Geely dan Evolusi Peranti Keselamatan: Diawali Skeptisisme, Sekarang Jadi Standar Global
    Geely dan Evolusi Peranti Keselamatan: Diawali Skeptisisme, Sekarang Jadi Standar Global
    Setyo Adi Nugroho . 28 Apr, 2025
  • First Drive Geely EX2: Utamakan Kenyamanan Suspensi dan Penggerak Belakang
    First Drive Geely EX2: Utamakan Kenyamanan Suspensi dan Penggerak Belakang
    Anjar Leksana . 04 Feb, 2026
  • Test Drive Geely EX5: Perjalanan Jakarta-Bandung Terasa Tenang dan Nyaman!
    Test Drive Geely EX5: Perjalanan Jakarta-Bandung Terasa Tenang dan Nyaman!
    Muhammad Hafid . 22 Mei, 2025