VinFast Siapkan Modal Triliunan Rupiah untuk Berbisnis EV di Indonesia

Vinfast VF 7

Tak hanya pabrikan Cina yang ramai menginvasi otomotif Tanah Air. Informasi terbaru, VinFast sebagai produsen mobil nasional Vietnam jua menyatakan keseriusan berbisnis di Indonesia.  Kementerian Perindustrian bakal memfasilitasi rencana investasi. Adapun total penanaman modal ini bakal direalisasikan sebesar US$1,2 miliar (Rp18,7 triliun) untuk memproduksi kendaraan listrik dan menjalankan bisnis EV di sini. 

KEY TAKEAWAYS

  • VinFast siap berbisnis mobil listrik di Indonesia

    Investasi mencapai Rp18,7 triliun untuk bangun pabrik
  • “Kami sangat mengapresiasi rencana investasi VinFast. Karena akan turut mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Mengingat potensi (market) besar di Tanah Air,” ucap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulis akhir pekan lalu (12/1).

    Baca Juga: Harga New MG ZS EV dan MG 4 EV Rakitan Lokal Diumumkan, Nominalnya Mengejutkan!

    Tatkala kunjungan kerja di Vietnam, selain mendampingi agenda Presiden Joko Widodo. Menperin mengawali pertemuan dengan perwakilan dari VinFast, yang dihadiri oleh banyak pemangku kepentingan. Misalnya, Manufacturing Division Deputy CEO of VinFast Phạm Nhật Quân Anh, CEO VinFast Indonesia & Malaysia Trần Quốc Huy, Director of GSM - Xanh SM Nguyễn Văn Thanh. Serta Senior Assistant to the Chairman International Relations Director, Nguyễn Đức Thanh.

    Dalam hal ini, VinFast menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki iklim usaha amat kondusif. Hal ini bikin produsen otomotif Vietnam ini berminat menggelontorkan dananya pada tahap awal pembangunan pabrik sebesar US$200 juta (Rp3,1 triliun) yang dimulai tahun ini.

    Saat ini, VinFast sedang mengidentifikasi lokasi yang cocok untuk mendirikan pabrik di Indonesia. Kebutuhan lahan sekitar 240 hektar. Adapun total kapasitas pabrik ditarget mencapai 50.000 unit per tahun. Lalu rencana penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.000-3.000 orang. Pabrik ini hendak beroperasi pada 2026.

    Menurut Menperin, VinFast akan berkolaborasi dengan perusahaan dalam negeri untuk proses produksi. Selain itu bermitra dengan perusahaan transportasi dan penyedia jasa teknologi dalam rangka ekspansi untuk kendaraan taksi listrik. “Ke depan, mereka juga berminat membuat bus listrik, bahkan perusahaan juga ingin berinvestasi di IKN,” imbuh Agus Gumiwang.

    Nah, terkait rencana investasi VinFast ini. Pemerintah Indonesia menyatakan bakal memberikan sejumlah insentif yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan. Termasuk buat industri kendaraan listrik. Beberapa di antaranya: fasilitas tax holiday, tax allowance, insentif bea masuk, serta insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).

    Untuk mobil listrik VinFast dengan setir kanan, di antaranya VF 5 dan VF 6, siap memasuki pasar di Indonesia pada tahun ini. Ini menjadi langkah perusahaan untuk uji pasar dengan CBU impor. Yakni melalui fasilitas pajak bea masuk 0 persen dan pajak barang mewah 0 persen. Ya, sesuai regulasi dalam Peraturan Menteri Investasi (BKPM) No. 6 Tahun 2023.

    VinFAST Indonesia

    Catatan tambahan. Pada tahap produksi, perusahaan bisa memanfaatkan fasilitas tarif 0 persen untuk skema impor Completely Knock Down (CKD) atau Incompletely Knock Down (IKD). Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian No 29 Tahun 2023. Selain itu, fasilitas Pajak Barang Mewah 0 persen juga dapat dimanfaatkan. Namun syaratnya jika pabrikan mencapai persyaratan minimum kandungan lokal 40 persen. Sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Presiden No 79 Tahun 2023. Kita tunggu saja seperti apa kiprahnya di industri otomotif Tanah Air.

    Asal tahu, Indonesia masih menjadi negara tujuan investor Vietnam dalam menanamkan modalnya di sektor industri. Pada 2023, terjadi peningkatan realisasi penanaman modal di sini dengan nilai sebesar US$1,5 juta atau meningkat 6,1 persen dari tahun sebelumnya. Adapun investasi di sektor industri meliputi industri industri kertas. Lalu percetakan serta industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya. (Alx)

    Baca Juga: Minat Beli Chery Omoda E5, Sediakan Uang Panjar Rp10 Juta

    Baca Semua

    Artikel Unggulan

    Mobil Unggulan

    • Yang Akan Datang

    Artikel Mobil dari Carvaganza

    • Sudah Terjual Ratusan di Indonesia, Ini Keunggulan Geely EX5 dan EX2
      Sudah Terjual Ratusan di Indonesia, Ini Keunggulan Geely EX5 dan EX2
      Eka Zulkarnain H . Hari ini
    • Mengenal Teknologi Baterai Changan Lumin
      Mengenal Teknologi Baterai Changan Lumin
      Muhammad Hafid . 25 Mar, 2026
    • LEBARAN DRIVE: Jangan Sepelekan Pengereman, Perhatikan Faktor-Faktor Ini
      LEBARAN DRIVE: Jangan Sepelekan Pengereman, Perhatikan Faktor-Faktor Ini
      Muhammad Hafid . 25 Mar, 2026
    • Shift By Wire, Membuat Kerja Transmisi Lebih Halus dan Efisien
      Shift By Wire, Membuat Kerja Transmisi Lebih Halus dan Efisien
      Eka Zulkarnain H . 25 Mar, 2026
    • Ferrari: Amalfi Bukan Model GT, Kami Hanya Buat Mobil Sport
      Ferrari: Amalfi Bukan Model GT, Kami Hanya Buat Mobil Sport
      Wahyu Hariantono . 25 Mar, 2026

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Advisory Stories
    • Road Test
    • Mazda CX-6e Debut di Bangkok 2026, SUV Hasil Kolaborasi dengan Changan
      Mazda CX-6e Debut di Bangkok 2026, SUV Hasil Kolaborasi dengan Changan
      Anindiyo Pradhono . Hari ini
    • Generasi Terbaru Nissan Kicks e-Power 2026 Meluncur, Tipe Terendah Dijual Rp370 Jutaan
      Generasi Terbaru Nissan Kicks e-Power 2026 Meluncur, Tipe Terendah Dijual Rp370 Jutaan
      Anjar Leksana . Hari ini
    • Toyota Hilux Travo-e Meluncur di Bangkok Motor Show 2026, Dijual Rp770 Jutaan
      Toyota Hilux Travo-e Meluncur di Bangkok Motor Show 2026, Dijual Rp770 Jutaan
      Anjar Leksana . 25 Mar, 2026
    • MG Motor Indonesia Siap Bawa Model Baru Multi-Powertrain Tahun Ini
      MG Motor Indonesia Siap Bawa Model Baru Multi-Powertrain Tahun Ini
      Anjar Leksana . 24 Mar, 2026
    • Geely Berambisi Ingin Menjadi Produsen dan Pemimpin Pasar Bisnis Otomotif di Cina
      Geely Berambisi Ingin Menjadi Produsen dan Pemimpin Pasar Bisnis Otomotif di Cina
      Anjar Leksana . 24 Mar, 2026
    • Shift By Wire: Teknologi Transmisi Elektronik di Mobil Modern
      Shift By Wire: Teknologi Transmisi Elektronik di Mobil Modern
      Eka Zulkarnain . Hari ini
    • Memahami Standar Jarak Tempuh EV: CLTC vs WLTP dan Realita Harian
      Memahami Standar Jarak Tempuh EV: CLTC vs WLTP dan Realita Harian
      Saurabh Kaloya . 25 Mar, 2026
    • Fitur-fitur Anti-Mainstream yang Dimiliki BYD Sealion 7
      Fitur-fitur Anti-Mainstream yang Dimiliki BYD Sealion 7
      OTO . 25 Mar, 2026
    • 5 Keunggulan Jetour T2 untuk Menempuh Perjalanan Jauh
      5 Keunggulan Jetour T2 untuk Menempuh Perjalanan Jauh
      Setyo Adi Nugroho . 20 Mar, 2026
    • Pahami Fitur Anti Tabrak Forward Collision Mitigation di Mitsubishi Xforce
      Pahami Fitur Anti Tabrak Forward Collision Mitigation di Mitsubishi Xforce
      Ardiantomi . 18 Mar, 2026
    • Cara Menjaga Kondisi Ban Mobil Listrik Selama Perjalanan Jauh
      Cara Menjaga Kondisi Ban Mobil Listrik Selama Perjalanan Jauh
      Setyo Adi Nugroho . 25 Mar, 2026
    • Adab Charge EV di Rest Area: Hindari Egois demi Kelancaran Mudik
      Adab Charge EV di Rest Area: Hindari Egois demi Kelancaran Mudik
      Setyo Adi Nugroho . 23 Mar, 2026
    • Panduan Keselamatan di Jalur Contra Flow, Kunci Menghindari Risiko Kecelakaan Maut
      Panduan Keselamatan di Jalur Contra Flow, Kunci Menghindari Risiko Kecelakaan Maut
      Setyo Adi Nugroho . 23 Mar, 2026
    • Jangan Sepelekan Rem! Ini Pentingnya Jarak Aman Saat Berkendara
      Jangan Sepelekan Rem! Ini Pentingnya Jarak Aman Saat Berkendara
      Muhammad Hafid . 17 Mar, 2026
    • Electria 2026: Langkah Mudah Mengoptimalkan Efisiensi Baterai Mobil Listrik saat Mudik Lebaran
      Electria 2026: Langkah Mudah Mengoptimalkan Efisiensi Baterai Mobil Listrik saat Mudik Lebaran
      Anjar Leksana . 16 Mar, 2026
    • First Drive Geely EX2: Utamakan Kenyamanan Suspensi dan Penggerak Belakang
      First Drive Geely EX2: Utamakan Kenyamanan Suspensi dan Penggerak Belakang
      Anjar Leksana . 04 Feb, 2026
    • First Drive Changan Deepal SO7: Libas Rute Jakarta - Garut Tanpa Kesulitan
      First Drive Changan Deepal SO7: Libas Rute Jakarta - Garut Tanpa Kesulitan
      Setyo Adi Nugroho . 02 Feb, 2026
    • Test Drive Chery C5 CSH: Satu Lagi SUV Hybrid Penakluk 1.000 KM
      Test Drive Chery C5 CSH: Satu Lagi SUV Hybrid Penakluk 1.000 KM
      Zenuar Yoga . 02 Feb, 2026
    • Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
      Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
      Setyo Adi Nugroho . 07 Jan, 2026
    • Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
      Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
      Muhammad Hafid . 29 Des, 2025