Mobil Legendaris yang Terlahir dari Pabrikan Mainstream

Lexus LFA

Mercedes-Benz, BMW pasti sudah dipahami sebagai mobil mewah dengan performa dan kenyamanan sepadan harga. Tidak ada yang akan membantah anggapan itu. Begitu juga dengan Toyota yang dikenal sebagai pembuat mobil yang reliable, Daihatsu dengan mobil ekonomis, atau Nissan yang entah apa yang sedang mereka bikin sekarang.

Tapi, bagaimana kalau pabrikan-pabrikan itu mengeluarkan model yang tidak biasa? Model yang membuat orang bertanya, “Kok bisa?” Ini menarik karena produsen mobil juga sesekali perlu membuat kejutan supaya pasar tidak bosan. Sekaligus membuktikan kemampuan. Masalahnya, yang mereka buat benar-benar bikin terkejut dan mampu tegak dengan gelar mobil legendaris. Apa saja? Tidak banyak, yang paling asyik bisa dilihat di bawah ini.

 

Lexus LFA

Lexus LFA

Saat Lexus sudah mulai dikenal sebagai pesaing Audi, BMW dan Mercedes-Benz di kelas mobil premium, mereka tiba-tiba ‘belok’. Tahun 2010 saat merek mewah Toyota ini sedang menikmati sukses, sebagai mobil yang disukai kaum pensiunan, muncul LFA. Supercar hebat yang membuat pengamat otomotif terbelalak.

Lexus LFA adalah mobil dengan mesin V10 racikan Yamaha. Teriakannya akan membuat penyuka mobil jatuh cinta dan para lansia jantungan. Teknologi di sektor chassis juga membuat pasar tidak percaya. Banyak yang menyamakan LFA dengan produk dari Ferrari. Meskipun kesuksesannya terbatas karena soal harga dan waktu peluncuran yang tidak tepat, tapi supercar ini tetap jadi incaran sebagai mobil yang layak dikoleksi.

 

Ford GT40

Ford GT40

Di Amerika, Ford dikenal sebagai pembuat mobil dengan produk berkualitas oke. Mustang yang jadi penggebrak untuk meraih hati kawula muda di masa itu sukses besar dan imej Ford jadi meluas. Namun saat Ford sakit hati, mereka mengeluarkan sebuah monster yang beda yang tidak hanya kencang, tapi juga indah dilihat.

Diawali saat mereka mencoba mengambil alih Ferrari. Dan arogansi Enzo Ferrari yang menolak tawaran tersebut. Tolakan El Comandante itu bikin Ford meradang. Panas, Ford Advanced Vehicle Group di Inggris dan Carrol Shelby yang biasa jadi tuner Ford ditugaskan untuk bikin Ferrari-killer. Masalahnya, ini mobil mau seperti apa, bagaimana bikinnya adalah pertanyaan dasar. Mereka tidak punya pengalaman bikin mobil kencang. Tapi hasilnya luar biasa. Balapan Le Mans mereka menangkan. Ferrari gigit jari.

Baca Juga: Kisah Kejayaan Die Rote Sau, "Si Babi Merah" Cikal Bakal Berdirinya Mercedes-AMG

 

Kia Stinger

Kia Stinger

Kami suka Kia. Bukan cuma Kia, kami suka mobil Korea atau yang dirakit di Korea. Tapi tidak pernah menyangka kalau Kia yang biasa bikin mobil keluarga, mengeluarkan sedan hebat. Stinger adalah kreasi Kia untuk menghadang kebrutalan BMW M3.

Meski begitu, Hyundai-Kia tidak asal bikin. Stinger dibekali dua opsi mesin. Yang pertama adalah empat silinder 256 PS atau V6 twin turbo dengan daya 361 ps. Sedan empat pintu ini berdiri diatas platform Genesis gerak roda belakang yang dipendekan (Genesis adalah merek mewah pesaing Lexus dari Hyundai). Kelahiran Kia Stinger diawasi langsung oleh Albert Biermann, mantan VP BMW M yang ditarik oleh Hyundai Group.

 

Ferrari FF

Ferrari FF

Dari semua mobil ini, Ferrari FF adalah yang paling spesial. Kami mencobanya langsung di pegunungan Dolomites, Italia saat muncul pertama kali tahun 2010. Bentuknya lain dari biasa karena menganut desain ala shooting brake. Di dalamnya, empat orang bisa duduk dengan nyaman tanpa merasa kesempitan. Mesin V12 yang bertengger di moncongnya memberikan performa khas sebuah Ferrari.

Tapi yang berbeda adalah sistem penggeraknya. Untuk pertama kali ada Ferrari dengan gerak empat roda (AWD). Inilah yang membuat mobil terasa menyenangkan diajak meliuk melewati rute pegunungan bersalju.

Baca Juga: Mobil Asyik yang Pakai Mesin Bikinan Yamaha

BMW X5

BMW X5

Saat BMW menggelontorkan ide untuk bikin SUV, banyak orang yang berteriak menolak. Mereka adalah para die harder BMW yang terbiasa dengan model sedan yang ciamik dikendarai.

Ini jadi tantangan tersendiri bagi tim marketing BMW yang sebetulnya melihat, kalau mereka mau bertahan dan sukses tidak bisa hanya menggantungkan pada sedan semata. Frank Stephenson, desainer kawakan yang dipekerjakan oleh BMW menggambar sketsa SUV di pesawat. Frank harus presentasi modelnya saat ia mendarat. Terbukti, manajemen BMW suka dan mobilnya sukses. Bagi mereka yang baru awal-awal ‘main’ BMW. Seiring berjalannya waktu X5 makin diterima dan jadi pencetak uang untuk pabrikan Bavaria ini.

 

Honda NSX

Honda NSX

Kali ini, Honda tidak main-main. Jika biasanya dikenal sebagai pembuat mobil keluarga yang dengan fitur dan reliabilitas yang jempolan, ini beda. Honda memiliki kemampuan untuk mengamati pasar di sekitar mereka dengan jitu. DItambah manajemen yang tidak kaki. Saat mereka harus ganti haluan, dengan mudah mereka berbelok. Persis seperti mobilnya. Jadi tidak perlu heran saat mereka bikin mobil bermesin tengah, gerak roda belakang dengan pengendalian dan performa juara. Tidak lupa, harganya khas Honda. Namanya Honda NSX.

Bahkan Ferrari sekalipun sampai tercengang melihat bagaimana NSX meliuk menaklukan tikungan sirkuit dengan meyakinkan. Belum lagi kenyamanan yang sulit ditandingi di jalan raya. Salah satu faktor kunci adalah almarhum Ayrton Senna terlibat langsung dalam pengembangan mobil ini sejak awal. Makanya NSX sulit ditandingi dan jadi legenda sendiri. (Ddn/Odi)

 

Baca Juga: Cerita Dibalik Perjalanan 55 Tahun Toyota Corolla sang Mobil Terlaris Dunia

Baca Semua

Artikel Unggulan

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • ELECTRIA: Mengenal Lebih Dekat Istilah Pengujian CLTC, WLTP dan NEDC
    ELECTRIA: Mengenal Lebih Dekat Istilah Pengujian CLTC, WLTP dan NEDC
    Setyo Adi . Hari ini
  • Sudah Terjual Ratusan di Indonesia, Ini Keunggulan Geely EX5 dan EX2
    Sudah Terjual Ratusan di Indonesia, Ini Keunggulan Geely EX5 dan EX2
    Eka Zulkarnain H . Hari ini
  • Mengenal Teknologi Baterai Changan Lumin
    Mengenal Teknologi Baterai Changan Lumin
    Muhammad Hafid . 25 Mar, 2026
  • LEBARAN DRIVE: Jangan Sepelekan Pengereman, Perhatikan Faktor-Faktor Ini
    LEBARAN DRIVE: Jangan Sepelekan Pengereman, Perhatikan Faktor-Faktor Ini
    Muhammad Hafid . 25 Mar, 2026
  • Shift By Wire, Membuat Kerja Transmisi Lebih Halus dan Efisien
    Shift By Wire, Membuat Kerja Transmisi Lebih Halus dan Efisien
    Eka Zulkarnain H . 25 Mar, 2026

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Era Baru Freelander Hasil Kolaborasi JLR dan Chery Siap Meluncur
    Era Baru Freelander Hasil Kolaborasi JLR dan Chery Siap Meluncur
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • Mazda CX-6e Debut di Bangkok, SUV Hasil Kolaborasi dengan Changan
    Mazda CX-6e Debut di Bangkok, SUV Hasil Kolaborasi dengan Changan
    Anindiyo Pradhono . Hari ini
  • Generasi Terbaru Nissan Kicks e-Power 2026 Meluncur, Tipe Terendah Dijual Rp370 Jutaan
    Generasi Terbaru Nissan Kicks e-Power 2026 Meluncur, Tipe Terendah Dijual Rp370 Jutaan
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Toyota Hilux Travo-e Meluncur di Bangkok Motor Show 2026, Dijual Rp770 Jutaan
    Toyota Hilux Travo-e Meluncur di Bangkok Motor Show 2026, Dijual Rp770 Jutaan
    Anjar Leksana . 25 Mar, 2026
  • MG Motor Indonesia Siap Bawa Model Baru Multi-Powertrain Tahun Ini
    MG Motor Indonesia Siap Bawa Model Baru Multi-Powertrain Tahun Ini
    Anjar Leksana . 24 Mar, 2026
  • Shift By Wire: Teknologi Transmisi Elektronik di Mobil Modern
    Shift By Wire: Teknologi Transmisi Elektronik di Mobil Modern
    Eka Zulkarnain . Hari ini
  • Memahami Standar Jarak Tempuh EV: CLTC vs WLTP dan Realita Harian
    Memahami Standar Jarak Tempuh EV: CLTC vs WLTP dan Realita Harian
    Saurabh Kaloya . 25 Mar, 2026
  • Fitur-fitur Anti-Mainstream yang Dimiliki BYD Sealion 7
    Fitur-fitur Anti-Mainstream yang Dimiliki BYD Sealion 7
    OTO . 25 Mar, 2026
  • 5 Keunggulan Jetour T2 untuk Menempuh Perjalanan Jauh
    5 Keunggulan Jetour T2 untuk Menempuh Perjalanan Jauh
    Setyo Adi Nugroho . 20 Mar, 2026
  • Pahami Fitur Anti Tabrak Forward Collision Mitigation di Mitsubishi Xforce
    Pahami Fitur Anti Tabrak Forward Collision Mitigation di Mitsubishi Xforce
    Ardiantomi . 18 Mar, 2026
  • Cara Menjaga Kondisi Ban Mobil Listrik Selama Perjalanan Jauh
    Cara Menjaga Kondisi Ban Mobil Listrik Selama Perjalanan Jauh
    Setyo Adi Nugroho . 25 Mar, 2026
  • Adab Charge EV di Rest Area: Hindari Egois demi Kelancaran Mudik
    Adab Charge EV di Rest Area: Hindari Egois demi Kelancaran Mudik
    Setyo Adi Nugroho . 23 Mar, 2026
  • Panduan Keselamatan di Jalur Contra Flow, Kunci Menghindari Risiko Kecelakaan Maut
    Panduan Keselamatan di Jalur Contra Flow, Kunci Menghindari Risiko Kecelakaan Maut
    Setyo Adi Nugroho . 23 Mar, 2026
  • Jangan Sepelekan Rem! Ini Pentingnya Jarak Aman Saat Berkendara
    Jangan Sepelekan Rem! Ini Pentingnya Jarak Aman Saat Berkendara
    Muhammad Hafid . 17 Mar, 2026
  • Electria 2026: Langkah Mudah Mengoptimalkan Efisiensi Baterai Mobil Listrik saat Mudik Lebaran
    Electria 2026: Langkah Mudah Mengoptimalkan Efisiensi Baterai Mobil Listrik saat Mudik Lebaran
    Anjar Leksana . 16 Mar, 2026
  • First Drive Geely EX2: Utamakan Kenyamanan Suspensi dan Penggerak Belakang
    First Drive Geely EX2: Utamakan Kenyamanan Suspensi dan Penggerak Belakang
    Anjar Leksana . 04 Feb, 2026
  • First Drive Changan Deepal SO7: Libas Rute Jakarta - Garut Tanpa Kesulitan
    First Drive Changan Deepal SO7: Libas Rute Jakarta - Garut Tanpa Kesulitan
    Setyo Adi Nugroho . 02 Feb, 2026
  • Test Drive Chery C5 CSH: Satu Lagi SUV Hybrid Penakluk 1.000 KM
    Test Drive Chery C5 CSH: Satu Lagi SUV Hybrid Penakluk 1.000 KM
    Zenuar Yoga . 02 Feb, 2026
  • Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Setyo Adi Nugroho . 07 Jan, 2026
  • Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025