Opsi Mobil dengan Fitur Cruise Control Paling Terjangkau, Tak Sampai Rp 300 Juta

Mitsubishi Xpander Cross

Salah satu fitur pemanja saat berkendara adalah cruise control. Kalau diaktifkan, kaki kanan tidak perlu menginjak pedal gas terus-menerus. Laju mobil akan konstan di angka yang ditetapkan. Peranti ini biasanya ada di mobil level premium. Itu dulu, sekarang tidak lagi. Seiring berjalannya waktu, satu per satu fitur eksklusif mobil premium nan mewah akan diturunkan juga. Begitu pun cruise control ini, tak lagi eksklusif untuk kelas menengah ke atas. Semakin banyak seleksi terjangkau dengan peranti kontrol laju otomatis. Tak sampai Rp 300 juta sudah dapat dinikmati, berikut pilihannya.

MG ZS Ignite

MG ZS

Bukan lagi terkenal sebagai brand sports car, MG kini membawa jajaran kendaraan dengan value for money. Fitur melimpah dalam perbandingan harga yang cenderung rendah. Pada seleksi kali ini ia menjadi opsi termahal. Baru tersedia di trim tertinggi Ignite seharga Rp 295,8 juta (OTR Jakarta).

Yang ditawarkan darinya adalah pilihan alternatif dari Honda HR-V dengan fitur jauh lebih memikat. Persis bagaimana sebuah merek asal Tiongkok memposisikan diri – ya, MG merupakan merek di bawah grup otomotif raksasa Cina SAIC Motors. Di samping cruise control tadi, masih banyak lagi deret fitur mewah dan berkelas.

Contoh di bagian eksterior. Diramaikan oleh sakelar lampu otomatis, panoramic sunroof, dan LED DRL. Di samping itu, deret fitur kabin tak kalah menarik. Ada AC digital dan push start button dalam paket interior berbahan soft touch plus setir dan bangku berbungkus leather. Untuk mobil seharga kurang dari Rp 300 jutaan, komposisi ini jelas memikat.

Belum lagi kelengkapan di sektor keselamatan, begitu komprehensif. Khusus trim Ignite, MG sisipkan airbag sejumlah enam titik dan sabuk pengaman tiga titik untuk seluruh penumpang. Garda penjaga handling bukan sebatas ABS+EBD+BA saja. Ada pelengkap lain seperti Stability Control System, Curve Brake Control (CBC), dam Traction Control System (TCS). Ditemani pula Hill Start Assist System (HAS) sampai Tire Pressure Monitor System (TPMS).

Velositas MG ZS tercipta melalui unit pacu empat silinder 1,5 liter DOHC 16 katup VTi-Tech. Total ekstraksi tidak berada di ambang moderat namun tidak juga bisa dibilang besar untuk enjin 1.500 cc. Mampu lontarkan daya sampai 114 PS/150 Nm ke roda depan via transmisi otomatis empat percepatan.

Baca Juga: SUV Bujet Rp 250 Juta, Pilih Nissan Magnite Premium atau Kia Sonet Smart?

Kia Sonet Active & Premiere

kia sonet review

Cruise control sekarang bisa ditemukan pada kasta serendah segmen SUV murah yang cukup panas tahun ini. Salah satu pemain adalah Kia Sonet dengan perbekalan seabrek. Dapat dinikmati bila meminang varian tertinggi Premiere iVT seharga Rp 289 juta. Namun tidak spesifik varian termahal saja. Turun setingkat, model Dynamic iVT dengan banderol Rp 265 juta juga menganutnya.

Bicara soal fitur, Kia Sonet jelas sangat memikat di varian tertinggi. Seolah menjadi obat penyeimbang dari tubuh mungil. Tampil menawan dengan perbekalan setara mobil premium. Bagaimana tidak, untuk SUV sepanjang 4 meteran ia menganut sunroof dan lampu full LED. Masih terdengar biasa? Lihat daftar kelengkapan kabinnya.

Penumpang bisa menikmati komponen berkelas seperti bangku berventilasi. Ia jelas bukanlah sebuah Lexus atau mobil kelas atas, tapi barang tersebut diboyongnya. Belum lagi kemampuan hebat dari sistem infotainment. Melebihi ekspektasi, smartphone dapat terintegrasi secara nirkabel. Disediakan pula wireless charging. Komprehensif bukan? Jangan tanya lagi soal smart key dan AC otomatis.

Jika mengutamakan keselamatan berkendara, Sonet Premiere dapat terlihat begitu royal. Airbag saja ada enam titik. Urusan perlindungan handling dalam perjalanan lebih dari sebatas ABS, EBD, dan BA. Mejeng Electronic Stability Control, Hill Assist Control, dan Emergency Stop Signal.

Kia Sonet mengenakan enjin 1.500 cc dengan output yang di atas ambang moderat. Merupakan mesin Smartstream Gamma II, DOHC, Dual CVVT. Mampu torehkan tenaga 115 PS pada 6.300 rpm dan diawali output 144 Nm di 4.500 rpm. Penyaluran daya terlaksana ke roda depan via transmisi intelligent Variable Transmission.

Mitsubishi Xpander Cross

Xpander Cross rockford fosgate

Dari seluruh opsi kali ini, Xpander Cross menjadi satu-satunya kontestan dengan kapasitas angkut tujuh penumpang. Bermain di ranah LSUV atau MPV bergaya crossover, cruise control pun merupakan salah satu fitur unggulan. Cocok bila mendambakan keringanan beban perjalanan jauh bersama keluarga. Hanya eksis di varian bertransmisi otomatis, ia bisa ditebus seharga Rp 286,5 juta.

Kehebatan Xpander Cross mungkin tidak terletak di fitur sebagaimana pada crossover seharga. Cenderung biasa saja dan alat laju otomatis menjadi salah satu bagian paling menarik. Anda juga dapat merasakan kenikmatan konektivitas smartphone via Android Auto dan Apple CarPlay. Di samping itu, ada set penerangan LED di luar. Tidak terlalu moderat tapi tidak juga hebat.

Meski begitu, nilai plus dari Xpander Cross jelas terletak di kepraktisan penggunaan. Sebagai SUV jadi-jadian berbasis MPV, akomodasi dan kepraktisan menjadi menu utama. Selain kapasitas angkut bangku tiga baris, disebar banyak kompartemen seperti cup holder dan ruang penyimpanan terbuka atau tertutup. Dapat ditemukan pada konsol tengah, kolong bangku depan, kantong belakang jok depan, hingga di area pintu dan panel samping. Tak ketinggalan organizer tertutup di area lantai bagasi.

Soal keselamatan juga tidak begitu payah. Seminimalnya sudah tersedia Active Stability Control (ASC) demi meminimalisir risiko lepas kendali saat bermanuver. Menjadi pelengkap dari peranti penghela laju berupa ABS dan EBD. Tak ketinggalan bantuan di tanjakan seperti Hill Start Assist (HSA).

Namun jika berbicara soal potensi memacu, Xpander Cross benar-benar berada di ambang moderat. Unit empat silinder 1.500 cc MIVEC DOHC 16 katup bukan opsi paling bertenaga di pertarungannya. Hanya sediakan output sebesar 105 PS dan torsi 141 Nm ke roda depan lewat girboks otomatis empat percepatan.

Nissan Magnite Premium

Review Nissan Magnite

Ada satu opsi tersedia bila bujet mendekati Rp 200 jutaan. Adalah salah satu kontestan SUV mungil teranyar dari Nissan yakni Magnite. Cruise control hadir pada trim Premium M/T seharga Rp 226,3 juta atau Rp 238,8 juta jika butuh penyalur daya otomatis. Bertubuh mungil dan diberi label murah, fiturnya tidak dapat dipandang sebelah mata. Bukti paling jelas, cruise control saja eksis.

Walau merupakan salah satu opsi mobil kelas teri, seminimalnya Nissan tidak membuat Magnite begitu rendahan. Masih ada sentuhan seperti pemanfaatan material fabric bertekstur di konsol tengah dan door trim. Pun soal fitur tampaknya tidak boleh dianggap remeh. Panel instrumen digital menghiasi ruang di balik setir. Bukan sebatas instrumen mendasar, ia menyajikan informasi tambahan seperti konsumsi BBM komprehensif berikut Tire Pressure Monitoring System.

Dalam menyajikan hiburan, Nissan sematkan head unit touchscreen plus tombol capacitive. Secara fungsional ia menawarkan kebutuhan pemutar media masa kini melalui konektivitas nirkabel Android Auto dan Apple CarPlay. Dapat pula menampilkan gambar 360 derajat dari jahitan kamera eksterior.

Pun soal keselamatan, pertimbangan standarnya cukup tinggi. Airbag memang baru dua titik namun telah dipasang sabuk pengaman pre-tensioner dan force limiter khusus penumpang depan. Di harga segini juga Anda dapat menikmati pengalaman berkendara bebas khawatir lewat kontrol stabilitas elektronik.

Komposisi jantung pacu mungkin terbilang baru di Tanah Air namun bukan paling menggirangkan. Ia mengadopsi pemacu tiga silinder 1.000 cc turbo dengan output yang terbilang biasa-biasa saja. Suguhkan tenaga 100 PS di putaran 5.000 rpm pada model bertransmisi manual. Untuk torsinya berbeda tergantung penyalur daya. Tercatat sekuat 160 Nm di putaran 2.800-3.600 rpm khusus mode manual. Lain cerita pada versi CVT, hadirkan 152 Nm pada rentang 2.200 hingga 4.400 rpm. (Krm/Odi)

Baca Juga: SUV Terbaru yang Akan Meluncur Sepanjang 2021

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Mengenal Fasilitas 3 Pabrik Toyota Indonesia, Basis Produksi Model Ekspor Global
    Mengenal Fasilitas 3 Pabrik Toyota Indonesia, Basis Produksi Model Ekspor Global
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • Lihat Mazda6e Langsung di Singapore Motorshow 2026, Evolusi Sedan Mewah Menjadi EV
    Lihat Mazda6e Langsung di Singapore Motorshow 2026, Evolusi Sedan Mewah Menjadi EV
    Anindiyo Pradhono . Hari ini
  • Hino 600 Series Buktikan Ketangguhan Ikut Reli Dakar 2026
    Hino 600 Series Buktikan Ketangguhan Ikut Reli Dakar 2026
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • Ford Resmikan Dealer Baru di Bekasi, Fokus Servis dan Suku Cadang Resmi
    Ford Resmikan Dealer Baru di Bekasi, Fokus Servis dan Suku Cadang Resmi
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • Begini Strategi Toyota Indonesia Menjaga Ekspor Stabil dan Efisien
    Begini Strategi Toyota Indonesia Menjaga Ekspor Stabil dan Efisien
    Muhammad Hafid . 08 Jan, 2026

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Sejarah dan Peran Strategis Toyota Karawang Plant
    Sejarah dan Peran Strategis Toyota Karawang Plant
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • Motul Perkuat Dominasi Motorsport Dunia Lewat Rally Dakar dan Dukungan untuk Jejelogy
    Motul Perkuat Dominasi Motorsport Dunia Lewat Rally Dakar dan Dukungan untuk Jejelogy
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • Bukan Indonesia, Chery Tunjuk Vietnam untuk Pembangunan Pabrik
    Bukan Indonesia, Chery Tunjuk Vietnam untuk Pembangunan Pabrik
    Bangkit Jaya Putra . Hari ini
  • Di Balik Stabilnya Ekspor Toyota: Optimalisasi Pabrik dan Pelabuhan Indonesia
    Di Balik Stabilnya Ekspor Toyota: Optimalisasi Pabrik dan Pelabuhan Indonesia
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • Mazda 6e Fastback Hidupkan Kembali Legenda Sedan dalam Wujud Elektrik
    Mazda 6e Fastback Hidupkan Kembali Legenda Sedan dalam Wujud Elektrik
    Anindiyo Pradhono . Hari ini
  • Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
    Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
    Setyo Adi Nugroho . 08 Jan, 2026
  • 5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Setyo Adi Nugroho . 02 Jan, 2026
  • Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Muhammad Hafid . 02 Jan, 2026
  • Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Setyo Adi Nugroho . 24 Des, 2025
  • Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Anjar Leksana . 24 Des, 2025
  • Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Setyo Adi Nugroho . 19 Des, 2025
  • Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Setyo Adi Nugroho . 25 Okt, 2025
  • Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Setyo Adi Nugroho . 16 Okt, 2025
  • Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Setyo Adi Nugroho . 07 Jan, 2026
  • Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Wahyu Hariantono . 04 Des, 2025
  • Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Ardiantomi . 20 Nov, 2025