Toyota resmi memperkenalkan Land Cruiser FJ untuk pertama kalinya pada 21 Oktober 2025. Model ini menjadi anggota baru dalam keluarga Land Cruiser yang sebelumnya terdiri dari Seri 300, Seri 70, dan Seri 250. Toyota mengembangkan FJ sebagai bagian dari upaya membawa kembali karakter sederhana dan fungsional yang menjadi akar sejarah Land Cruiser.
Kehadiran FJ juga punya konsep yang berbeda. Nama "FJ" tidak merujuk langsung pada FJ Cruiser, melainkan merupakan kependekan dari Freedom & Joy. Toyota merancangnya sebagai Land Cruiser dengan ukuran yang lebih mudah digunakan, tetapi tetap mempertahankan tiga karakter utama keluarga ini, yakni keandalan, durabilitas, dan kemampuan off-road.
Posisinya juga bukan sebagai pengganti Land Cruiser 300 maupun Seri 250. FJ justru ditempatkan sebagai pilihan yang lebih ringkas dan lebih mudah didekati untuk konsumen yang ingin masuk ke keluarga Land Cruiser.
Thailand menjadi salah satu basis penting produksi model ini. Di Indonesia, kehadirannya kini semakin dekat. Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Bansar Maduma, menyebut peluncuran FJ ditargetkan pada akhir 2026. Saat ini Toyota masih membuka pendaftaran minat atau register interest, belum pemesanan resmi melalui SPK. Jumlah pendaftar minat juga sudah melampaui 300 unit.
Salah satu daya tarik utama Land Cruiser FJ adalah ukurannya. Toyota membangunnya menggunakan platform IMV dengan jarak sumbu roda 2.580 mm. Ukuran ini membuat FJ lebih ringkas dibanding Land Cruiser 250 dan lebih mudah diajak bermanuver di area perkotaan.
Foto: TAMUntuk spesifikasi yang sudah dipasarkan di Thailand, panjang bodinya tercatat 4.610 mm, lebar 1.855 mm, dan tinggi 1.890 mm. Radius putar minimumnya mencapai 5,5 meter.
Karakter tersebut membuat FJ tetap terlihat sebagai SUV tangguh, tetapi tidak terasa terlalu besar ketika digunakan sehari-hari. Ukuran overhang depan dan belakang yang relatif pendek juga membantu ketika kendaraan melewati medan dengan kontur tajam.
Kemampuan jelajahnya menjadi salah satu fokus pengembangan. Toyota menyebut FJ telah menjalani pengujian off-road yang ekstensif selama proses pengembangan, termasuk pengujian untuk memastikan karakter khas Land Cruiser tetap terjaga.
Untuk spesifikasi Thailand, ground clearance mencapai 245 mm dan kemampuan menerjang genangan air hingga 700 mm.
Desain menjadi bagian yang membuat Land Cruiser FJ mudah dikenali. Toyota memilih bentuk bodi kotak dengan sudut yang dibuat lebih membulat, kemudian memadukannya dengan detail modern.
Foto: TAMInspirasi dari Land Cruiser FJ40 terlihat cukup jelas. Ban serep ditempatkan di pintu belakang dan pintu bagasi membuka ke samping. Konsep seperti ini bukan hanya memperkuat karakter klasik, tetapi juga membantu mempertahankan proporsi bodi tetap ringkas. Toyota memang mengembangkan FJ dengan mengambil referensi visual dari Land Cruiser 40 Series.
Untuk Indonesia, Toyota menyiapkan dua pilihan, yaitu Land Cruiser FJ Type dan FJ Adventure Type. Perbedaan paling mudah terlihat pada bagian depan.
FJ Adventure menggunakan LED projector berbentuk bulat yang memberikan nuansa lebih klasik. Sedangkan tipe standar memakai lampu LED projector berbentuk persegi panjang. Varian Adventure juga mendapatkan desain Adventurous Corner Front Bumper yang tampil lebih tegas. Informasi mengenai dua varian ini juga sudah tercantum pada jaringan dealer Toyota Indonesia.
Masuk ke dalam, konsep yang diusung adalah "simple yet functional". Dasbor dibuat horizontal agar informasi penting lebih mudah terbaca ketika mobil berada di permukaan jalan yang tidak rata.
Toyota juga mempertahankan sejumlah tombol fisik. Pendekatan tersebut terasa masuk akal untuk kendaraan yang memang dirancang menghadapi kondisi jalan berguncang, karena pengemudi tidak perlu terlalu lama melihat layar untuk mengoperasikan fungsi tertentu.
Sistem infotainment mengandalkan layar sentuh 12,3 inci. Sementara perlindungan penumpang didukung Toyota Safety Sense atau TSS. Kedua varian Indonesia yang tercantum pada jaringan dealer sama-sama mendapatkan sistem tersebut.
Land Cruiser FJ menggunakan mesin 2TR-FE yang sudah cukup dikenal di jajaran Toyota. Mesin bensin empat silinder 2,7 liter tersebut memakai Dual VVT-i dan menghasilkan sekitar 166 PS dengan torsi maksimum 245 Nm pada spesifikasi Thailand. Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis enam percepatan.
Foto: TAMUntuk sistem penggerak, FJ menggunakan Part-Time 4WD. Pilihannya terdiri dari 2H, 4H, dan 4L. Ada pula Rear Differential Lock yang membantu mempertahankan traksi ketika mobil berhadapan dengan medan yang sulit seperti lumpur, pasir, maupun permukaan berbatu.
Toyota juga menyediakan sistem Auto Limited Slip Differential sebagai bagian dari teknologi penunjang traksi.
Kombinasi sasis ladder frame, sistem 4WD dengan low-range, serta Rear Differential Lock membuat karakter FJ memang lebih dekat ke SUV yang serius untuk diajak keluar aspal. Di saat yang sama, ukuran bodinya tetap dibuat lebih mudah dikendalikan dibanding anggota keluarga Land Cruiser yang berukuran lebih besar.
Land Cruiser FJ menarik bukan hanya karena desainnya. Secara teknis, SUV ini menawarkan paket yang cukup lengkap untuk penggemar off-road yang menginginkan mobil lebih ringkas.
Foto: TAMToyota sendiri memosisikan FJ sebagai model yang berada di antara Fortuner dan Land Cruiser 300. Dengan demikian, karakter produknya berada di tengah: lebih serius untuk medan berat dibanding SUV keluarga biasa, tetapi tidak sebesar maupun seberat Land Cruiser 300.
Untuk pasar Indonesia, harga resminya memang belum diumumkan. TAM masih melakukan kalkulasi dan finalisasi sebelum peluncuran.
Sebagai gambaran, Toyota Thailand saat ini memasarkan Land Cruiser FJ 4WD 2.7 dengan harga resmi 1.289.000 baht.
Jika dikonversikan secara kasar, nilainya berada di kisaran Rp680 jutaan. Namun angka ini bukan patokan harga Indonesia karena harga di Tanah Air nantinya dipengaruhi pajak, biaya impor atau produksi, spesifikasi, serta strategi penetapan harga Toyota.
Yang sudah jelas, Land Cruiser FJ akan hadir dengan dua varian di Indonesia. Toyota juga telah membuka pendaftaran minat melalui jaringan dealer dan mencatat lebih dari 300 konsumen yang sudah menyatakan ketertarikan.
Dengan target peluncuran pada akhir 2026, tinggal menunggu waktu sampai Toyota mengumumkan harga dan tanggal resminya. (Odi)