Formulasi Klasik di Balik Kelahiran Toyota GR Supra

2020-supra

Born to Race, Entertaining on the Road.” Ialah konsep yang dipakai untuk membangkitkan kembali ruh Toyota Supra. Warisan pendahulunya tak dilupakan. Sejak pertama kali mengaspal April 1978 hingga Agustus 2002 dalam seri A80. Ceritanya berawal sebagai varian alternatif Celica, yaitu Celica Supra. Toyota kemudian memutuskan untuk membuat Supra sebagai identitas terpisah. Reputasi sebagai raja jalanan terus diemban sampai generasi terakhir.

Ini membuktikan, Toyota tak hanya piawai membuat mobil penumpang biasa. Mobil sport yang mereka lahirkan kerap menjadi legenda. Seperti halnya Supra. Sempat lama tenggelam akhirnya muncul lagi pada 2019. Ia melanjutkan kembali kiprah pabrikan di segmen yang sangat digemari car enthusiast. Dari sejarah kesuksesan Toyota di ajang motorsport, akhirnya Supra lahir mengimplementasikan keterampilan di dunia balap ke jalan raya.

Formula klasik dipertahankan dalam merancang GR Supra. Yaitu kombinasi mesin enam silinder tersimpan di bonnet yang panjang dengan penggerak roda belakang. Konfigurasi ini membuat pengemudi duduk nyaris di atas sumbu roda belakang dengan tujuan agar dapat lebih merasakan pergerakan Supra dalam setiap manuvernya. Dan di saat bersamaan roda depan dapat lebih terlihat dari kokpit untuk menambah pengalaman fun-to-drive.

Dibandingkan para pendahulunya, generasi GR Supra terbilang istimewa. Karena dalam pengembangannya turut melibatkan Gazoo Racing sebagai divisi khusus motorsport Toyota. Keunggulan Gazoo Racing (GR) telah terbukti di berbagai kompetisi motorsport dunia, seperti World Endurance Championship (WEC), World Rally Championship (WRC), bahkan Dakar Rally. Maka dari itu generasi ini namanya menjadi GR Supra, menandakan buah kerja keras dan komitmen dari Gazoo Racing.

 

Filosofi Genchi Genbutsu

oyota-supra-front-angle-low-view-616413

Kelahiran GR Supra diawali mobil konsep Toyota FT-1 pada 2014. Digadang sebagai mobil sport inovatif yang masih mewarisi DNA Supra. Kemudian diputuskan bahwa FT-1 menjadi basis pengembangan generasi baru yang hadir saat ini. Saking istimewanya, sampai-sampai Akio Toyoda sang Presiden Toyota Motor Corp. ikut turun tangan dalam pengembangan. Ia ingin memastikan GR Supra bisa memenuhi hasrat para pecinta kecepatan.

Perancangan Toyota GR Supra menerapkan proses Genchi Genbutsu yang berarti “mengumpulkan fakta langsung dari sumbernya”. Proses ini berlandaskan tiga elemen kunci sebagai pedoman. Yakni jarak sumbu roda (wheelbase), tapak (tread), dan pusat gravitasi (center of gravity). Engineer memutuskan untuk merancang wheelbase GR Supra lebih pendek dari pendahulunya agar handling lebih lincah. Bahkan lebih pendek daripada Toyota 86.

Salah satu resep yang tidak kalah penting adalah mengatur distribusi bobot mendekati 50:50. Lewat pembagian yang seimbang di seluruh roda, gaya saat mobil bergerak dapat disalurkan dengan baik dan merata. Salah satu cara menciptakan keseimbangan ini adalah dengan memundurkan posisi mesin 50 mm, membuat mesin berada di belakang as roda depan.

 

Penuh Perhitungan Matang

https://pressroom.toyota.com/2021-toyota-gr-supra-hits-the-streets-with-more-power-a91-edition-and-first-ever-four-cylinder-turbo-model/

Setiap lekukan bodi GR Supra bukan untuk estetika semata. Pasalnya, pabrikan merancangnya agar bisa menghasilkan aerodinamika yang optimal guna mendukung performa teknis kendaraan. Bahkan sampai area kolong mobil dibuat tertutup dan rata agar aliran udara dari depan sampai diffuser tidak terganggu. Efeknya untuk mengoptimalkan kerja downforce sampai ke titik maksimal.

Kemudian yang menjadi bagian penting dari keseluruhan spesifikasinya adalah mesin enam silinder segaris 3.0 liter twin-scroll turbocharger. Mesin inline-six khas Supra ini menyediakan limpahan tenaga 335 hp (340 PS) dan torsi sampai 500 Nm. Penyaluran output ke roda belakang melalui transmisi otomatis 8-speed, yang dilengkapi juga Limited Slip Differential (LSD). Kombinasi itu membuat GR Supra bukan hanya asik untuk dipacu kencang, tapi juga tetap nyaman dikendarai di tengah lalu lintas dalam kota.

Untuk menikmati GR Supra sesuai preferensi, Toyota menyediakan dua pilihan mode berkendara: Normal dan Sport. Ada 4 area yang terpengaruh pada setiap pilihan mode, yaitu respons suspensi, mesin, transmisi dan kemudi. Mode Normal memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan kesigapan performa, sementara mode Sport mengerahkan setiap tetes performa GR Supra sampai maksimal.

Hadirnya Toyota GR Supra diharapkan bisa memuaskan hasrat para car enthusiast. DNA GR Supra yang mewarisi sports car legendaris memiliki ikatan emosional kuat untuk mampu menyajikan sensasi berkendara unik dan personal. (ADV)

Jelajahi Toyota Supra

Model Mobil Toyota

Mobil Toyota
  • Toyota Kijang Innova
    Toyota Kijang Innova
  • Toyota Yaris
    Toyota Yaris
  • Toyota Fortuner
    Toyota Fortuner
  • Toyota Avanza
    Toyota Avanza
  • Toyota Raize
    Toyota Raize
Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Toyota Unggulan

Bandingkan & Rekomendasi