Hantaman Pandemi Covid-19, Pangsa Pasar Daihatsu Tetap Positif

Daihatsu New Ayla

Penjualan paruh tahun pertama 2020 jelas ambruk gara-gara Covid-19. Barulah kuartal ketiga dan empat mulai menunjukkan tren peningkatan tipis. Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) tetap optimis. Dan dinilai sebagai sinyal positif untuk memasuki 2021. Kini mereka mengantongi kenaikan market share 0,3 persen.

Kalau dilihat lingkup secara nasional. Penjualan retail otomotif Indonesia 2020 mencapai sekitar 578 ribu unit. Atau dekaden 45 persen dibandingkan capaian 2019. Sementara itu, Daihatsu dapat mencapai 100.026 unit, turun 44 persen dari tahun lalu. Performa ADM lebih baik ketimbang pasar nasional. Sehingga mereka menggenggam pangsa pasar 17,3 persen di akhir tahun lalu.

Hendrayadi memberi gambaran kalau market otomotif tahun depan itu tidak seperti biasanya. Namun menganggap agak sulit membuat proyeksi tepat. Karena sekarang ini sangat dipengaruhi pandemi Covid-19. “Semoga bisa lebih baik setelah vaksin dibagikan. Proyeksi 2021 agak sulit, sebab banyak faktor ketidakpastiannya. Untuk menjaga pemasaran semua kami lakukan ke virtual seperti showroom event sepanjang 2020. Daring ini sangat berkontribusi kuat terhadap penjualan bulanan. Semua salesman juga aktif melakakan kontak dengan kustomer secara online, melalui medsos dan aplikasi,” dia menerangkan.

Baca Juga: Sigra Masih Dominan, Daihatsu Pertahankan Posisi Dua Nasional

Penjualan Astra Daihatsu Motor didominasi oleh tiga model utama. Yakni Sigra dengan capaian sebanyak 26.219 unit (berkontribusi 26,2 persen). Lalu diikuti oleh Gran Max Pick-Up 24.297 unit (24,3 persen) dan Terios 14.493 unit (14,5 persen). Sepanjang penjualan 2020, rata-rata saban bulan posisi pemasaran model nyaris tak berubah. Mobil LCGC keluarga tujuh penumpang itu jadi gacoan perusahaan.

“Daihatsu bersyukur dapat menutup tahun 2020 dengan market share 17,3 persen. Penurunan penjualan Daihatsu juga masih lebih baik dibandingkan penurunan pasar secara nasional. Kemudian GDP Indonesia pada 2021 menurut IMF sekitar 5,1 persen naik lebih baik dari global. Kami optimis pasar mobil lebih baik dari 2020. Memang, tidak akan menyentuh torehan seperti 2019. Tahun ini wholesales nasional bisa menyentuh 530 ribu. Lalu retail di kisaran 550 unit sampai 570 unit. Kami memperkirakan pasar bisa mencapai 700 ribu. Kalau lihat grafik, sudah tampil senyum. Semoga usai vaksin diberikan, kondisi sosial politik juga aman. Sehingga tidak mengganggu bisnis,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor.

Torehan yang lumayan itu menurut ADM, didukung dengan pemulihan pasar otomotif nasional secara perlahan. Mereka berharap, tren positif ini dapat tetap terjaga dan kondusif. Sehingga pasar otomotif yang menjadi salah satu industri penting penggerak roda perekonomian di Indonesia dapat bergairah kembali. Demi menjaga posisi, mereka terus berkerja sama dengan value chain dengan Astra Group. Seperti Astra Credit Company, Astra Daihatsu Finance dan kalau pelanggan mau trade ini juga bisa lewat Mobil88. Itu kunci yang bisa membuat pertumbuhan positif. Sehingga market share tahunan tetap bisa diamankan dan selalu berada di nomor dua setelah Toyota. (Alx/Odi)

Baca Juga: Oli Genuine Baru dari Astra Daihatsu Motor dalam Kemasan Lebih Praktis

Baca Semua

Artikel Unggulan

Mobil Daihatsu Unggulan

  • Yang Akan Datang