Pilih kota Anda untuk memulai pencarian

icon

Atau pilih dari kota populer

    Hidden Valley Track, Sirkuit Motocross Tersembunyi di Jakarta Timur

    Pehobi motor trail dan motocross di Ibukota tak perlu pusing mencari lahan bermain. Ternyata ada sirkuit yang cukup memadai. Indonesia International Motor Show (IIMS) bersama Baja Otomotif Superblok (BOS) kenalkan “Hidden Valley Track. Lokasinya ada di Jakarta Kyoei Steel Works (JKSW), Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur.


    Sirkuit tersembunyi ini merupakan inisiatif Baja Otomotif Superblok (BOS) dan PT Jakarta Kyoei Steel Works (JKSW) bersama IIMS. Dibangun di atas lahan seluas 2 Ha yang tepatnya berada di area milik pabrik baja Kyoei Steel Works (JKSW) di Jl Rawa Teratai II 1, Jakarta Industrial Estate Pulo Gadung. Rencananya, bisa dijadikan tempat menyalurkan hobi motocross, flat track, grass track, supermoto, gravel bike, mountain bike hingga mobil SUV.


    Djoko Iman Santoso, CEO BOS menceritakan kalau lokasi belakang pabrik JKSW sudah tidak digunakan selama 45 tahun. Bersama sang pemilik yang juga menjadi rekannya, Kwen Le Garry memiliki gagasan untuk membuat tempat menyalurkan hobi khususnya roda dua. “Sebagian lahan tentunya kita manfaatkan untuk menunjang kebutuhan para penggiat roda dua. Ini seperti sebuah berlian untuk komunitas motor. Jadi saat itu saya bilang ke Pak Garry kalo boleh kita bikin trek. Sejauh ini penggemar motor trail selalu mencari lintasan di luar Jakarta, makanya kita buat di sini," ungkapnya.


    Hidden valley track BOS


    Pabrik JKSW sebetulnya dalam kondisi stop produksi. Banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk fasilitas pendukung Baja Otomotif Superblok. Luas keseluruhan 5 Ha, tapi yang digunakan nanti 2 sampai 3 Ha. Selain memfasilitasi sirkuit, nantinya BOS juga akan memiliki Otomotif Mall dengan isi yang lengkap.


    Proses perancangan tempat ini sudah dilakukan sejak 2 bulan lalu. Bisa dibilang itu waktu yang cukup singkat, mengingat lahan yang dipakai telah ditumbuhi banyak pohon dan ilalang. Sementara untuk Otomotif Mall nantinya memanfaatkan beberapa hangar yang ada. Para pengunjung tidak akan terdampak asap atau debu dari kegiatan di sirkuit, karena dibuat tertutup. Salah satu lokasi indoor juga bakal dimanfaatkan gokart elektrik dan arena untuk sepeda BMX maupun skate park.


    Sejak saat itu, BOS kemudian mengandeng IIMS untuk bersama-sama mendevelop tempat ini. Dan dalam beberapa bulan ke depan area ini akan dilengkapi ekosistem penunjang kegiatan otomotif, seperti gerai after market, servis, makanan dan minuman, fasilitas garasi hingga locker untuk member.


    "Target untuk grand launchingnya sendiri kita berencana tahun depan di second quarter, April kira-kira, karena pembangunan memakan waktu 3 bulan, trek sudah selesai tinggal menyelesaikan superbloknya," tambah Iman.


    Hidden valley track BOS


    Hidden Valley Track dapat menjadi opsi untuk warga Jakarta yang ingin menyalurkan hobi otomotif dan olahraga, karena hingga kini belum ada trek motocross hingga gravel bike di Ibukota. Membuka peluang juga untuk digelarnya kompetisi balap di trek tersebut. Selain itu, JKSW bersama Indonesia International Motor Show sedang merancang agar lokasinya itu bisa digunakan untuk suatu event otomotif khususnya komunitas motor.


    “Dalam waktu dekat, mudah-mudahan Desember bakal diadakan perlombaan di sini, detailnya kita kabarkan selanjutnya. Tentunya kita tetap memperhatikan protokol yang berlaku dalam masa pandemi ini," kata pria berkepala plontos.


    Kedepannya BOS akan menjadi tempat multifungsi bagi masyarakat, terutama untuk pecinta otomotif, urban culture, penyediaan event space dan tempat bersosialisasi yang berlokasi strategis di Jakarta. (Bgx/Odi)

    Artikel yang direkomendasikan untuk anda