Kampanyekan Pemakaian BBM Berkualitas, Pertamina: Ini Manfaatnya

JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region III terus mengkampanyekan penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor (BBM) berkualitas, seperti Pertamax Series dan Dex Series. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan penggunaan BBM berkualitas ini.


Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan mengungkapkan, BBM berkualitas memiliki formula aditif khusus yakni antikarat untuk mencegah korosi, detergen buat membersihkan deposit di ruang bakar sehingga dapat menghasilkan pembakaran yang sempurna, dan demulsifier untuk menjaga bahan bakar terkontaminasi air.


Dengan aditif tersebut, dia menjelaskan, produk bensin dengan angka oktan diatas 90 bisa menghasilkan pembakaran yang sempurna sehingga menghasilkan emisi gas buang yang lebih sedikit. “Karena itu, masyarakat yang menggunakan BBM berkualitas tak hanya dapat menjaga mesin kendaraan, namun turut serta menjaga kualitas udara supaya lebih bersih,” kata Eko dalam diskusi virtual interaktif MOR III bersama media massa dan Forum Wartawan Otomotif (FORWOT) di Jakarta, Jumat (11/9/2020) kemarin.


Eko menambahkan, udara bersih saat ini menjadi salah satu kepedulian Pertamina. Pasalnya, udara bersih akan meningkatkan kesehatan masyarakat terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.


SPBU Pertamina


BBM Pertamina


Pertamina memiliki beberapa varian produk BBM yang dapat digunakan sesuai dengan jenis dan spesifikasi kendaraan. Untuk kendaraan yang menggunakan bensin, dapat menggunakan BBM jenis Pertalite (RON 90), Pertamax (RON 92), atau Pertamax Turbo (RON (98). Sementara bagi kendaraan diesel, terdapat varian produk Dexlite dan Pertamina Dex.


“Saat ini dimana sebagian masyarakat sudah menggunakan kendaraannya, kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kualitas udara dengan memakai BBM berkualitas tersebut. Dengan penggunaan bahan bakar beremisi rendah ini, masyarakat ikut berkontribusi menciptakan udara bersih, lingkungan yang asri, sehat dan baik bagi keluarga," katanya.


SPBU Pertamina


Pertashop


Untuk lebih memperluas jangkauannya, Pertamina menggandeng 9 perusahaan, terdiri 3 BUMN dan 9 perusahaan swasta. Ketiga BUMN yang digandeng adalah PT. Pindad (Persero), PT. Barata Indonesia (Persero) dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Sementara 6 perusahaan lainnya merupakan perusahaan swasta nasional dengan pabrik yang berlokasi di Purwakarta, Bogor, Bekasi, Padang dan Balikpapan.


Saat ini Pertamina memasang target operasional 4.558 outlet Pertashop di akhir tahun 2020. “Tingginya TKDN dalam pembangunan Pertashop merupakan komitmen Pertamina untuk mendukung pertumbuhan industri manufaktur dalam negeri sehingga dapat membuka lebih banyak lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman.


Menurut Fajriyah, hingga September 2020, Pertamina telah membangun 576 outlet Pertashop di seluruh Indonesia. “Agar pembangunan Pertashop sesuai target, Pertamina perlu lebih banyak lagi menggandeng industri manufaktur dalam negeri untuk bersama-sama menyukseskan program Pertashop,” imbuh Fajriyah.


Pertashop, lanjut Fajriyah, merupakan program bersama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang didukung Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota hingga Pemerintahan Desa di seluruh Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di perdesaan. Pertashop harapannya akan menjadi pusat bisnis energi desa sehingga menjadi sentra pertumbuhan ekonomi baru yang akan menyerap tenaga kerja dan mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. (Raju)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda