Mobil Asyik yang Pakai Mesin Bikinan Yamaha

SHO engine

Yamaha bukan hanya membuat motor atau alat musik seperti piano dan gitar. Mereka juga ahli membuat mesin dengan berbagai peruntukan. Motor pasti, ada juga mesin tempel untuk transportasi air, ATV dan yang paling menonjol tapi jarang diketahui, mesin mobil legendaris.

Anda pasti paham, mobil perlu mesin hebat untuk menyandang titel legendaris, fun to drive, kencang atau sebutan antusiasme lainnya. Nah, Yamaha punya andil di beberapa mobil hebat. Di bawah ini adalah yang paling kami suka. Lengkap dengan alasan kenapa mereka menggandengnya.

 

Volvo XC90

Volvo XC90

SUV pertama dari pabrikan Swedia. Kehadiran tahun 2001 diawali oleh Adventure Concept Car yang debut di North American International Auto Show (dikenal juga sebagai Detroit Auto Show). Tahun berikutnya, selubung Volvo XC90 dibuka ke publik dengan mesin lima dan enam silinder 2,5 liter.

Volvo merasa kurang sreg kalau tidak punya yang performanya lebih. Terutama untuk mendobrak pasar Amerika Serikat. “Kita perlu mesin V8,” kurang lebih begitu pernyataan para petinggi. Masalahnya, Volvo belum pernah bikin V8. Mengambil dari yang sudah ada bikinan pabrikan lain, takut tidak cocok dengan karakter Volvo yang mengedepankan keselamatan.

Yamaha pun mengacungkan tangan. Disepakati, karena Volvo punya kebutuhan yang spesifik mereka akan mendesain mesin. Yamaha yang mewujudkan. Lahirlah B8444S, mesin berukuran ringkas dengan konfigurasi V8 yang khusus dibuat untuk posisi melintang di dalam ruang mesin. Tenaga 292 PS disalurkan melalui transmisi Aisin ke sistem gerak AWD buatan Haldex.

Selain XC90, B8444S juga dipakai di S90 generasi sebelum yang ada sekarang. Hadir juga di supercar Noble M600 dengan posisi membujur, ditambahkan turbocharger. Tenaganya terdongkrak jadi 650 PS.

 

Ford Taurus SHO

Ford Taurus

Kalau tidak tahu mobil ini, tidak perlu khawatir. Karena memang hanya dipasarkan di Amerika Serikat dan sekitarnya. Saat muncul pertama kali tahun 1985, orang Amerika terpukau dengan desain yang futuristis pada masanya. Ford yang kala itu nyaris bangkrut, tertolong oleh kehadiran mobil ini.

Lalu muncul versi Taurus Super High Output, disingkat SHO. Di balik moncong yang aerodinamis, terpasang mesin V6 3,0 liter bikinan Yamaha yang mampu mengeluarkan 223 hp. Tipikal Yamaha, mesinnya bisa berputar tinggi. Jantung mekanis ini dikatakan mampu mencapai 8.000 rpm. Meski supaya panjang umur, dibatasi hingga 7.300 rpm. Tetap saja gila. Angka-angka itu bahkan mempermalukan Ford Mustang ‘Vox Body’ bermesin V8.

Belum lagi bentuk mesin dengan lekukan saluran intake yang indah. Terlalu indah untuk bertengger di ruang mesin, cukup pantas dipajang di museum seni.

Taurus SHO generasi kedua yang dikeluarkan tahun 1992 juga menggunakan mesin ini. Namun generasi ketiga yang muncul empat tahun kemudian diganti menggunakan V8 buatan Cosworth. Tapi, silinder head-nya dibikin Yamaha.

Baca Juga: Deretan Nama Mobil yang Paling Pas Sesuai Karakternya

 

Lexus LFA

Lexus LFA

LFA yang hadir akhir 2010 adalah ‘mainan’ yang terbilang baru waktu itu, untuk Lexus. Dan karena mereka punya standar tinggi di berbagai hal, sports car ini juga tidak terkecuali. Semuanya harus dibuat semaksimal dan sedetail mungkin.

Toyota kemudian menggandeng Yamaha, anak perusahaannya. Pabrikan Garpu Tala ini mengeluarkan ide V10. Toyota suka, jalanlah produksi mesin V10 yang unik. Ukurannya lebih kecil dari penggerak V8 konvensional. Klep dibuat dari bahan titanium, rocker arm dilapisi material yang kekuatannya menyamai berlian. Aluminium alloy dan titanium alloy digunakan di bagian lain. Kode mesinnya 1LR-GUE.

Bukan cuma material yang eksentrik, karakternya juga unik. Tenaga 560 PS dan seperti dibilang tadi, karakter jantung mekanis Yamaha adalah high revving. Si GUE mampu berputar hingga 9.000 rpm! Dorongan torsi terasa mulai dari 3.700 rpm, memuncak di 6.800 rpm sebesar 480 Nm dan flat hingga batas putaran akhir. ECU memutus aliran bensin pada 9.500 rpm. Jarang ada mesin jalan raya macam ini.

Tidak hanya performa, suaranya juga luar biasa. Engineer Lexus dan Yamaha mengatakan suaranya bagaikan ‘raungan para malaikat.’ Berlebihan? Coba nilai sendiri dari video di bawah.

Suara itu juga diracik oleh Yamaha. Tapi bukan oleh divisi mesin, melainkan yang spesialis akustik. Mantap kan?

 

Toyota 2000GT

Toyota 2000GT

Inilah mobil yang membuat dunia melihat kedua pabrikan sebagai pemain golongan kakap. Tapi sebelumnya, yang menarik soal 2000GT adalah proses awal kehadirannya. Yamaha yang ingin bikin kendaraan roda empat berperforma mengontak Nissan. Pesaing Toyota ini sedang memikirkan penerus Fairlady yang sukses dimana-mana. Tapi Nissan merasa tidak cocok.

Yamaha terlanjur bikin proposal, menawarkan kepada Toyota yang kebetulan juga kepincut bikin mobil sport. Konon niat Toyota ini disulut oleh kesuksesan Jaguar Type E. Gayung bersambut, lahirlah 2000GT yang melegenda dengan mesin DOHC empat silinder bertenaga 150 hp.

Desainnya yang aduhai digambar oleh desainer Toyota Satoru Nozaki. Tapi proses engineering dan perakitan dilakukan oleh Yamaha. Muncul pertama kali tahun 1965. Mobil inilah yang jadi titik balik Toyota. Dari yang awalnya dicap sebagai tukang jiplak, pembuat mobil murahan, jadi produsen otomotif kelas global. (Ind/Odi)

Baca Juga: Kolaborasi Antik, Pabrikan Uni Soviet Pernah Ajak Porsche Kembangkan Mobil

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Segini Efisiensi Wuling Cortez Darion PHEV Pakai Mode EV
    Segini Efisiensi Wuling Cortez Darion PHEV Pakai Mode EV
    Setyo Adi . Hari ini
  • Paket Modifikasi Ini Sulap GWM Tank 300 Jadi Segagah G-Class Brabus
    Paket Modifikasi Ini Sulap GWM Tank 300 Jadi Segagah G-Class Brabus
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • Daihatsu Pertahankan Posisi Ke-2 Penjualan Nasional, Segini Total Penjualannya
    Daihatsu Pertahankan Posisi Ke-2 Penjualan Nasional, Segini Total Penjualannya
    Anjar Leksana . Hari ini
  • 25 Tahun di Indonesia, Kia Hadirkan Transformasi Otomotif
    25 Tahun di Indonesia, Kia Hadirkan Transformasi Otomotif
    Setyo Adi . 12 Jan, 2026
  • Sejarah Pabrik Toyota Indonesia di Karawang, Dari Plant 1 hingga Produksi Mesin Hybrid
    Sejarah Pabrik Toyota Indonesia di Karawang, Dari Plant 1 hingga Produksi Mesin Hybrid
    Muhammad Hafid . 12 Jan, 2026

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Toyota Bangun Fondasi Elektrifikasi Lewat Produksi Lokal Baterai Hybrid
    Toyota Bangun Fondasi Elektrifikasi Lewat Produksi Lokal Baterai Hybrid
    Muhammad Hafid . 12 Jan, 2026
  • Era Baru Baterai Dimulai: Pabrik Liquid-Solid State Pertama Cina Mulai Produksi Massal
    Era Baru Baterai Dimulai: Pabrik Liquid-Solid State Pertama Cina Mulai Produksi Massal
    Muhammad Hafid . 12 Jan, 2026
  • ID42NER Jajal Ketangguhan Toyota Fortuner Lewat Touring “Discover Borneo Island”
    ID42NER Jajal Ketangguhan Toyota Fortuner Lewat Touring “Discover Borneo Island”
    Ardiantomi . 12 Jan, 2026
  • GAC Group Raih Sertifikasi Keamanan Data Kendaraan Pertama di Tiongkok
    GAC Group Raih Sertifikasi Keamanan Data Kendaraan Pertama di Tiongkok
    Setyo Adi Nugroho . 12 Jan, 2026
  • GWM Tank 300 Disulap Jadi Brabus G63, Tampilan Sultan dengan Biaya Lebih Masuk Akal
    GWM Tank 300 Disulap Jadi Brabus G63, Tampilan Sultan dengan Biaya Lebih Masuk Akal
    Muhammad Hafid . 12 Jan, 2026
  • Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
    Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
    Setyo Adi Nugroho . 08 Jan, 2026
  • 5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Setyo Adi Nugroho . 02 Jan, 2026
  • Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Muhammad Hafid . 02 Jan, 2026
  • Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Setyo Adi Nugroho . 24 Des, 2025
  • Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Anjar Leksana . 24 Des, 2025
  • Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Setyo Adi Nugroho . 19 Des, 2025
  • Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Setyo Adi Nugroho . 25 Okt, 2025
  • Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Setyo Adi Nugroho . 16 Okt, 2025
  • Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Setyo Adi Nugroho . 07 Jan, 2026
  • Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Wahyu Hariantono . 04 Des, 2025
  • Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Ardiantomi . 20 Nov, 2025