5 Modifikasi Keren Royal Enfield Hasil Kreasi Builder Beken

himalayan off/grid

Desain klasik Royal Enfield memang ikonik. Tapi bukan berarti konservatif ataupun terlalu saklek. Masih banyak celah sebagai sarana para builder berkreasi. Mau dimasukkan unsur apa saja tetap bisa, ibarat sarana menumpahkan ide liar modifikator. Hasilnya seperti karya seni yang indah. Rata-rata berhasil mengundang decak kagum, contohnya 5 motor Royal Enfield ini.

Himalayan Gemini T14

himalayan gemini T14

Bagi yang datang ke IIMS 2021 lalu, pasti melihat sebuah Himalayan dengan sosok berbeda. Warna dan corak tampak terinspirasi mobil balap Porsche legendaris. Tepatnya Porsche 911 SC/RS dengan livery Rothmans. Unit Himalayan keluaran 2019 adalah kepunyaan Den Dimas. Salah satu content creator otomotif ternama di Indonesia.

Dalam mengubah Himalayan miliknya, Den Dimas menggaet Thrive Motorcycles. Komposisi warna biru dan putih begitu serasi dengan gaya tualang Himalayan. Selaras mobil balap Porsche 911 yang berlaga di ajang Paris Dakar. Menariknya lagi, beberapa elemen dicetak menggunakan printer 3D. Sehingga tidak memakan usaha dan waktu lama karena tanpa harus membentuk dan membengkokkan lembaran logam.

Jaeger GT 650

Jaeger GT 650

Karya Daryl Villanueva dari Bandit9 ini seperti magnet. Siapa saja pasti menoleh bila melihatnya. Hampir tidak tersisa desain klasik Continental GT 650 yang dijadikan basis. Jubah berganti dan sangat memukau. Apalagi kalau bukan terbuat dari besi mengilap. Dibiarkan mentah hanya dipoles sehingga terlihat natural. Dibuat hanya pakai alat sederhana dan keandalan tangan. Tanpa bantuan mesin serta peralatan canggih.

Hampir semua inti bodi tertutup lempeng besi polesan. Mulai dari fairing depan klasik, panel samping, tangki bahan bakar sampai diakhiri buntut ramping. Profil berubah langsing dan terkesan kencang seperti superbike lawas.

Baca Juga: Makin Canggih, Royal Enfield Meteor 350 Dilengkapi Fitur Navigasi Tripper

Continental GT 650 RS

GT 650 RS

Kalau melihat sosoknya, wajar dianggap rombakan Continental GT paling ekstrem. Gaya balap era superbike tanpa fairing begitu menginspirasi. Sehingga banyak menghilangkan sisi klasik GT 650. Fokus lain terpusat ke performa yang siap diajak kebut-kebutan di sirkuit.

Proyek GT 650 RS dikomandani langsung Kim Chi-hyun, pendiri Crazy Garage. Pesannya sederhana: buat motor custom unik yang tetap mempertahankan DNA Continental GT dan mumpuni di trek. Banyak sekali rombakan dilakukan. Namun paling utama berasal dari mesin. Mayoritas memakai komponen S&S Cycle seperti piston kompresi tinggi, camshaft dan kopling. Manajemen bahan bakar disuplai Dynojet Power Commander, memindahkan airbox dan merancang sendiri knalpot free-flow.

Interceptor & Himalayan Off/Grid

interceptor off/grid

Smoked Garage (SG) merombak tampilan Interceptor 650 dan Himalayan jadi makin garang. Builder asal Indonesia ini menciptakan kit edisi Off/Grid dalam jumlah terbatas. Sehingga sangat eksklusif dan berbeda dari model standar.

Interceptor Off/Grid mendapat mudguard high mount, exhaust system baru, jok terpisah dengan rak dan custom kunci dengan nomor edisi terbatas. Sementara Himalayan Off/Grid terlihat ramping karena beberapa komponen dilepas. Kemudian ditambahkan cluster lampu di setang, dan perubahan lain sama seperti Interceptor. Keduanya memakai ban dual-purpose untuk kebutuhan dua alam.

Continental GT 650 Cafe Race by Mark 'FKN' Hawwa

continental GT 650

Mark Hawwa, pendiri Distinguished Gentleman's Ride, merancang sendiri konsep cafe racer di GT 650. Ada dua target disasar. Pertama meningkatkan performa mesin dan suspensi agar hebat di lintasan sirkuit. Sederhana saja, hanya mengganti knalpot dengan pipa 13 inci yang lumayan menaikkan tenaga. Lalu suspensi depan disetel ulang beserta penggantian suspensi YSS RG362 piggyback di belakang. Manuver tajam hingga menikung miring sanggup dilakoni.

Ada keunikan metode dalam mengubah tampilan GT 650 menjadi cafe racer. Mark tidak memotong atau mengelas rangka sama sekali. Semuanya terpasang menggunakan baut sama. Sekaligus memperlihatkan keistimewaan motor Royal Enfield yang mudah sekali dikustomisasi. Itupun tanpa menghanguskan garansi pabrikan. (Odi)

Baca Juga: Rayakan 120 Tahun Eksistensi, Royal Enfield Terus Menjaga Nuansa Klasik Penuh Karisma

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Motor Royal Enfield Unggulan