Energica Eva Ribelle, Motor Listrik Paling Bertenaga di Dunia

JAKARTA, Motovaganza.com – Energica. Pabrikan asal Modena, Italia, ini terkenal sebagai manufaktur khusus motor listrik. Bukan sembarangan motor listrik namun motor sport bertenaga listrik. Namanya sebentar lagi takkan asing di Indonesia karena sudah masuk Tanah Air. Sayangnya, jadwal perkenalan mereka masih belum jelas lantaran pandemi COVID-19. Mereka masuk melalui jalur distributor yang dipegang oleh Utomocorp. Di website resmi mereka, terpampang dua model yakni Energica Ego dan Ego+, namun belum tersiar untuk produk yang pantas dibahas; Eva Ribelle. Yup, sejak pertama kali melantai di ajang EICMA 2019, Eva Ribelle menyita perhatian banyak kalangan. Ia dipersenjatai dengan unit daya baru, ditenagai oleh paket baterai polimer lithium-ion sebesar 21,5 kWh. Unit ini menggantikan kapasitas 1,34 kWh yang ada sebelumnya. Energica mengklaim model naked bikenya menghasilkan tenaga paling kuat di semua jajaran motor listrik yang pernah diproduksi. Eva Ribelle beroperasi pada motor listrik AC magnet permanen berpendingin oli, yang bekerja sama dengan baterai polimer lithium (Li-NMC) berenergi tinggi dan terbesar di kelasnya. Tercatat dirinya mampu mengasilkan tenaga sebesar 145 hp pada 6.000 rpm dan torsi 215 Nm. Sayangnya batas kecepatan dibatasi, cuma bisa sampai 125 mph (200 km/jam). Akselerasinya mampu mengalahkan Ducati Streetfighter V4 yang punya kekuatan 123 Nm. Penyimpan daya milik Energica terdiri dari puluhan sensor dan perangkat elektromekanis yang merupakan subsistem tertutup. Semua difungsikan untuk memastikan kinerja kendaraan dan keselamatan pengemudi secara maksimum di semua kondisi jalan. Mereka juga telah merancang sistem pendingin berkat jalur ventilasi spesifik yang membatasi tekanan baterai. Ini memberikan manfaat yang cukup besar bagi kinerja kendaraan dan masa pakai baterai. Dan mereka satu-satunya perusahaan di dunia yang telah merancang, mematenkan dan mengadopsi jenis teknologi ini.

Fast Charge

Energica Eva Ribelle merupakan streetfighter pertama yang 100 persen bertenaga listrik. Ia juga satu-satunya naked bike listrik dengan DC Fast Charge. Bayangkan saja, untuk mengisi penuh baterai hanya butuh waktu satu jam saja. Itu sudah bisa menempuh jarak sejauh 400 km. Namun pabrikan menyarakan untuk mengisinya minimal 40 menit. Bisa juga dalam pengisian lambat (charger level 2), pengisian penuh memakan waktu hingga enam jam. Dimana letak rahasianya? Kunci produk Energica terletak pada Vehicle Control Unit (VCU). Jika control unit pada motor kebanyakan bekerja secara terpisah, maka model kendaraan listrik dari Italia ini semuanya dikontrol oleh VCU, baik itu baterai, inverter, dan charger. Komponen canggih itu juga berinteraksi dengan sistem ABS, mengendalikan pengereman enjin regeneratif. Hal ini memastikan efisiensi tertinggi dalam penggunaan energi dan fungsionalitas baterai, juga memberikan daya drivabilitas dan pengalaman yang luar biasa.

Fitur

Berbagai perangkat canggih dibenamkan Energica. Contoh, ada sistem kontrol traksi enam tingkat yang dikombinasikan rem elektronik untuk menjaga kecepatan dan meningkatkan energi pengereman. Perangkat modern ini pakai produk dari Bosch generasi terbaru. Jadi tidak hanya mencegah penguncian roda, tetapi juga dilengkapi dengan sistem mitigasi pengangkatan roda belakang dan mencegah terbalik saat pengereman darurat. Pengendara memiliki kemampuan untuk menghidupkan dan mematikan sistem ABS dan bisa dilihat di dasbor. Mode berkendaranya tak kalah dengan yang lain. Ada empat: Urban, Eco, Rain, Sport serta empat peta regeneratif: low, middle, high, off. Di bagian kokpit dipasangkan layar TFT 4,3 inci dengan 16,7 juta warna. Terintegrasi dengen GPS, Bluetooth dan konektivitas aplikasi MyEnergica (opsional). Ada menu konfigurasi yang mudah dibaca, termasuk memonitor semua fungsi seperti pengisian daya, pengendaraan, dan koneksivitas.

Suspensi

Komponen premium dari merek terkenal juga terpasang pada tubuhnya. Seperti suspensi depan upside down dari Marzocchi berdiameter 43 mm dengan fitur rebound yang dapat disesuaikan, redaman kompresi dan preload. Belakangnya pakai Bitubo monoshock dengan rebound dan preload yang bisa disetel. Kemudian piranti pengereman mengadalkan Brembo, depan 4 kaliper piston dan belakang 2 kaliper piston. Sesuai dengan konsep motor masa depan, Energica sudah melengkapi Eva Ribelle dengan Park Assistant. Ini menjadi fitur standar untuk membantu pengendara memaju-mundurkan motor ketika berada di tengah lalu lintas padat. Maklum fitur ini dibutuhkan lantaran bobot motor ini lumayan, 270 kg.

Dimensi

Secara dimensi motor ini memiliki bodi 2.140 x 870 x 1.152 mm (tidak termasuk spion). Jarak rodanya 1.465 mm dan tinggi kursi 790 mm. Kerangkanya bermaterial baja dengan model teralis tubular. Menurut pihak pabrikan, bahan yang digunakan bertindak mirip dengan pegas, dapat menyerap dan melepas energi ketika terjadi benturan. Roda pakai pelek berbahan alumunium dengan ukuran 3,5 x 17 inci depan dan 5,5 x 17 inci belakang. Dibungkus dengan ban dari Pirelli tipe Dibalo Rosso III 120/70 (depan) dan 180/55 (belakang). Sementara rantainya pakai merek Regina yang biasa dipakai oleh motor-motor premium asal Italia. Untuk saat ini, Eva Ribelle dijual dalam dua opsi warna, Rosso Corsa dan Stealth Grey. Untuk harga, disebutkan dijual sekitar € 23.000 atau sekira Rp 370 jutaan. Sumber: Ride Apart, Energica, Bennetts Baca juga OTO: Kenal Lebih Dekat Energica Eva Ribelle, Naked Bike Listrik Paling Powerfull   ZENUAR YOGA | RAJU FEBRIAN

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Motor Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Motor dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Kontroversi di MotoGP, Leg Wings Aprilia Jadi Aksesori RSV4
    Kontroversi di MotoGP, Leg Wings Aprilia Jadi Aksesori RSV4
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • Mengenal Kecanggihan Sistem AMT QJMotor SRK 250 RA, Begini Cara Kerjanya
    Mengenal Kecanggihan Sistem AMT QJMotor SRK 250 RA, Begini Cara Kerjanya
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • MotoGP Australia Pindah ke Adelaide 2027, Era Baru Balapan Jalan Raya
    MotoGP Australia Pindah ke Adelaide 2027, Era Baru Balapan Jalan Raya
    Zenuar Yoga . 23 Feb, 2026
  • Tracker Resmikan Store Apparel Riders Pertama di Bintaro
    Tracker Resmikan Store Apparel Riders Pertama di Bintaro
    Zenuar Yoga . 18 Feb, 2026
  • Classy Fun Day: Cara Asyik Nikmati Bandung-Garut Pakai Yamaha Fazzio dan Filano Terbaru
    Classy Fun Day: Cara Asyik Nikmati Bandung-Garut Pakai Yamaha Fazzio dan Filano Terbaru
    Bangkit Jaya Putra . 17 Feb, 2026
  • Kenal Lebih Dekat QJMotor SRK 250 RA, Motor Sport Tanpa Kopling
    Kenal Lebih Dekat QJMotor SRK 250 RA, Motor Sport Tanpa Kopling
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • Komparasi QJMotor Tourino 250 DX vs Suzuki V-Strom 250SX: Duel Motor Adventure 250 cc, Pilih Mana?
    Komparasi QJMotor Tourino 250 DX vs Suzuki V-Strom 250SX: Duel Motor Adventure 250 cc, Pilih Mana?
    Zenuar Yoga . 23 Feb, 2026
  • Intip Spesifikasi QJMotor Tourino 250 DX, Motor Touring dengan Harga Kompetitif
    Intip Spesifikasi QJMotor Tourino 250 DX, Motor Touring dengan Harga Kompetitif
    Zenuar Yoga . 23 Feb, 2026
  • Royal Enfield Bear 650 vs Aprilia Tuareg 660: Klasik Retro atau Adventure Modern Futuristik?
    Royal Enfield Bear 650 vs Aprilia Tuareg 660: Klasik Retro atau Adventure Modern Futuristik?
    Zenuar Yoga . 21 Feb, 2026
  • Motor di Bawah Rp50 Juta Paling Menarik di IIMS 2026, dari Adventure hingga Skutik Listrik
    Motor di Bawah Rp50 Juta Paling Menarik di IIMS 2026, dari Adventure hingga Skutik Listrik
    Zenuar Yoga . 13 Feb, 2026
  • Waspada Jalan Basah! Yamaha Bagikan 7 Tips Berkendara Saat Hujan
    Waspada Jalan Basah! Yamaha Bagikan 7 Tips Berkendara Saat Hujan
    Zenuar Yoga . 19 Jan, 2026
  • Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
  • Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Zenuar Yoga . 20 Agu, 2025
  • Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Zenuar Yoga . 03 Jul, 2025
  • Tips Rawat Baterai Motor Listrik Agar Awet ala United E-Motor
    Tips Rawat Baterai Motor Listrik Agar Awet ala United E-Motor
    Bangkit Jaya Putra . 21 Apr, 2025
  • Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Ardiantomi . 04 Des, 2025
  • First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    Setyo Adi Nugroho . 02 Des, 2025
  • First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    Zenuar Yoga . 10 Nov, 2025
  • Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Ardiantomi . 17 Sep, 2025
  • First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    Setyo Adi Nugroho . 16 Sep, 2025