Kandidat Penantang Wuling Almaz, Chery Tiggo 7 Pro Siap Masuk Indonesia

Chery Tiggo 7 Pro

Chery merupakan produsen mobil Tiongkok yang sempat bercokol di dunia otomotif nasional. Namun karena kualitasnya picisan dan dipandang inferior oleh khalayak, mereka gagal mengambil hati konsumen sini. Tapi ada tekad baru. Perusahaan bersiap investasi membangun pabrik hingga merilis banyak model. Salah satunya Tiggo 7 Pro. Ia menjadi lawan sepadan bagi Wuling Almaz. Bisa dilihat dari konfigurasi tempat duduk, dimensi bodi, hingga jantung pacu dipakai.

Tidak salah, model lawas Tiggo sempat dijual di Indonesia. Tepatnya di bawah naungan Indomobil Group. Bentuk mirip Toyota RAV4. Namun kala itu, daya saing rendah dan produk payah, mereka mencoret merek Cina dari grup perusahaan. Produk Chery masuk sini 2006 hingga berakhir pada 2011, karena makin banyak komplain konsumen. Itu dianggap tidak baik bagi portofolio Indomobil.

Dan berbanding terbalik dengan sekarang, Chery jadi salah satu merek diperhitungkan skala global. Di negara asalnya, Chery Tiggo 7 Pro baru banyak bertransformasi. Kisi-kisi heksagonal hitam memiliki ukuran besar, disisipi garis strip kromium. Tarikan sudut depan mirip Almaz, hanya saja punya bukaan lampu utama lebih besar. Pencahayaan utama pakai tipe LED yang ramping. Di bumper depan, mobil baru dilengkapi lampu kabut LED double-bar, berbentuk tiga dimensi cekung dan terlihat cukup unik.

Baca Juga: Wuling Almaz Bekas Semakin Menggiurkan, Ini Daftar Harga Tiap Variannya

 

Tiggo 7 pro

Lanskap baru Tiggo 7 Pro menggunakan desain atap mengambang plus sunroof panoramic pada tipe atas. Gaya ujung belakang amat beda dari Almaz. Stop lamp berkelir merah tua saling terhubung, berpadu spoiler besar. Pintu belakangnya sederhana, serta knalpot berlapis dua krom bilateral. Model 1.6T hanya dibubuhi lencana ekor TGDI 290. Kalau diamati, SUV baru ini memiliki profil modern, wajah tegas dan desain menyesuaikan tren global.

Urusan daya, Tiggo 7 Pro tetap menawarkan mesin 1.5T lama berkode SQRE4T15C. Enjin mengembuskan tenaga maksimum 156 Hp. Sementara jantung mekanis 1.6T SQRF4J16 (baru) sanggup menyuplai tenaga maksimum 197 Hp. Jauh lebih besar dari Wuling Almaz 1.5T yang bertenaga 140 Hp. Dalam rilis resmi, mereka bakal membawa unit ke Indonesia antara 2022-2023. Belum tahu pakai opsi pemacu mana. Tapi diprediksi berkubikasi 1.500 cc plus transmisi CVT 9-speed berikut torsi 280 Nm.

Nah dari segi ukuran, Tiggo 7 baru memiliki panjang 4.500 mm, lebar 1.842 mm, tinggi 1.746 mm dan wheelbase 2.670 mm. Angkanya sedikit lebih besar dari Almaz (4.655 mm x 1.835 mm x 1.760 mm). Kemudian pilihan pelek pun beragam bergantung pada varian dipilih. Tersedia diameter 17,18 dan 19 inci dual tone. Kelengkapan lain berupa front and rear parking radar, panoramic sunroof, millimeter wave sensor, window trim. Lanjut reversing panoramic image, black exterior mirrors, luggage racks, shark fin antennas dan privacy glasses. Lihat saja nanti, kapabilitasnya seperti apa jika resmi dipasarkan di sini. (Alx/Odi)

 

Baca Juga: Produsen Mobil Tiongkok Chery Siap Bawa 8 Model ke Indonesia

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang