Masalah Pompa Bahan Bakar, Daihatsu Recall Puluhan Ribu Unit

Daihatsu mengumumkan program recall tiga model: Xenia, Terios, dan Sirion. Kendalanya sama seperti produk Toyota, yaitu pompa bahan bakar. Kalau tidak ditangani segera, mobil bisa mogok. Padahal Astra Daihatsu Motor mengklaim, selama belasan tahun tak pernah terkendala soal itu. Khususnya mobil penumpang model populer. Pergantian vendor beberapa tahun belakangan ternyata menimbulkan masalah.


Unit yang terdampak recall rata-rata keluaran dua sampai tiga tahun belakangan. Lalu total ketiga model perlu melakukan penggantian komponen motor fuel pump berjumlah 97.290 unit. Khususnya model produksi 2017 sampai 2019. Adapun untuk komposisi unit masing-masing beserta tahun produksinya adalah Xenia sebanyak 53.246 unit periode produksi Oktober 2017 hingga Juni 2019. Kemudian Terios sejumlah 41.152 unit (Desember 2017 hingga Juni 2019) dan Sirion 2.892 unit (Januari 2018 sampai September 2019).


Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor menjabarkan alasan itu. Nah, salah satu komponen pompa bahan bakar, yakni impeller. Dapat mengembang dan melebihi standar ADM. Menurutnya, Daihatsu melakukan investigasi dan menemukan 24 kasus. “Kejadian itu relatif sedikit. Tapi kami tetap melakukan recall pada tiga model itu. Hal itu terjadi lantaran impeller mengembang 26 mikron dari standar ADM 19 mikron. Cuma beda 7 mikron, kalau dilihat dari pakai mata biasa ya nyaris sama. Tapi impeller mengembang melebihi standar. Hingga touching (bersentuhan) dengan cover motor pump,” klaim Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division ADM, dalam konferensi pers daring (18/3).


varian daihatsu xenia


Sehingga, impeller stag dan menyebabkan bensin tidak bisa mengalir ke ruang bakar. Akibatnya mesin mobil bisa mati atau sulit dihidupkan. Dalam pemaparan, Bambang bilang, kalau unit terdampak, tidak langsung mati. “Biasanya ada empat fenomena akibat perangkat itu dan mobil tidak langsung mendadak mati atau mogok. Pertama mesin tidak bertenaga serta “brebet” kemudian RPM tidak stabil. Terus indikator mesin menyala (engine check) hingga akhirnya mesin mati atau sulit untuk dinyalakan,” akunya.


Daihatsu sangat mengimbau kepada pelanggan yang mobilnya termasuk dalam daftar program recall. Segera melakukan penggantian komponen motor fuel pump supaya kendaraan selalu dalam kondisi prima. Pada penggantian part ini, pelanggan tidak akan dikenakan biaya apapun, alias gratis. Selain itu, proses penggantian dapat ditunggu selama kurang lebih 2 jam. Sehingga pelanggan dapat segera menggunakan kendaraannya. Sebaiknya melakukan booking ke bengkel resmi terdekat terlebih dulu. Jadi pelanggan tak perlu menunggu lama dan supaya suku cadang maupun stall disiapkan mereka dulu.


Nah, untuk prosedur penggantian komponen ini. Daihatsu bakal menghubungi pelanggan yang kendaraannya masuk ke dalam program ini. Atau Anda juga dapat langsung memastikan secara mandiri. Apakah mobilnya masuk ke dalam program ini atau tidak. Caranya dengan mengunjungi website resmi perusahaan di www.daihatsu.co.id/recall. Kemudian Anda bisa memasukan nomor rangka kendaraan. Pelanggan juga dapat menghubungi Daihatsu Access di 1-500-898.


“Misal kendaraannya sudah berpindah tangan atau dijual. Atau bahkan masa garansinya habis. Daihatsu tetap menerima serta siap melakukan perbaikan ini. Daihatsu melakukan program recall ini untuk menjaga mobil pelanggan semua tetap aman dan nyaman saat digunakan. Bagi konsumen yang mobilnya termasuk dalam daftar program recall. Silahkan bawa ke bengkel resmi Daihatsu terdekat untuk dilakukan perbaikan,” pungkas Bambang Supriyadi. (Alx/Odi)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda