Mempertimbangkan Daihatsu Terios Bekas? Pahami Ini Dulu

Selain Toyota Rush, tentunya Daihatsu Terios menjadi salah satu favorit keluarga dalam memilih LSUV tujuh penumpang. Kurang lebih mereka berdua memiliki kelengkapan seragam serta wajah tak banyak beda. Selain mampu mengakomodir barang serta penumpang dengan baik, keduanya juga disukai lantaran daya jelajah lebih luas ketimbang LMPV.


Nilai jualnya masih lumayan tinggi. Hari ini dijual mulai Rp200 jutaan – Rp249,9 juta OTR Jakarta. Namun menariknya, Anda masih bisa memangkas banyak kalau mau kompromi beli unit bekas. Dengan usia terbilang masih sangat muda. Rentangnya mulai Rp116 juta – Rp220 juta, begini panduan memilihnya.


Filterisasi kami batasi paling tua generasi 2015. Saat wujudnya sudah mengalami facelift dari keluaran pertama. Sehingga penampilan masih gres dan relevan. Sekaligus secara usia belum terlalu tua. Baru lima tahun lebih sedikit. Di angkatan ini pula, wujud Terios masih senada produk global. Menjadi daya tarik tersendiri bagi beberapa kalangan.


Model terbaru pun masuk rekomendasi. Desain baru berbeda total dari sebelumnya. Tampilan jauh modern malah menghilangkan unsur penggaruk tanah. Masih keren dan banyak disukai konsumen. Tetap menawarkan durabilitas tinggi berkat sasis unibody yang tangguh. Plus penggerak roda belakang sebagai penunjang kemampuan di medan variatif.


harga terios 2015


Sebagai informasi, ada dua varian utama dijual Daihatsu di Indonesia. Adalah X sebagai entry level, serta R sebagai trim tinggi. Masing-masing memiliki opsi transmisi manual lima percepatan dan otomatis empat percepatan. Namun karena paradigmanya memilih mobil bekas, rasanya trim X tak perlu dijadikan opsi. Toh semua seri R juga harganya tak begitu mahal.


Dari bagian luar, tingkat R telah dikemas dalam berbagai aksesori. Mobil tampak penuh dan manis. Tidak terlalu gundul seperti X. Seperti dipasangkannya pelek alloy 16 inci. Sekaligus beberapa ornamen krom. Mulai aksen pada grille hingga cover spion dan handle pintu. Tatapannya pun terlihat futuristis, sebab pakai lampu utama LED proyektor.


Ada lagi R adventure, versi lebih gagah dari R standar. Front dan rear bumper guard menjadi paket penjualan. Mata indahnya juga dihias LED DRL. Selain gahar, ia pun tampil lebih mewah. Yakni dengan kontras krom tambahan di grille dan cover ban serep.


Masuk ke dalam kabin, seri R maupun R adventure turut dikemas lebih representatif daripada seri X. Materialnya perpaduan kulit dan fabric. Juga dihias motif sporty dengan aksen lis merah. Tenang, aksen kontras itu tidak berlebihan. Masih nikmat dilihat mata. Sementara untuk tema warnanya sendiri cenderung gelap. Memadukan hitam serta abu-abu


Perlengkapan hiburan jelas memadai. Head unit berupa layar, dengan pemutar audio dan video dari ponsel pintar sudah tersaji. Lengkap dengan koneksi USB serta HDMI. Perangkat hiburan itu turut dimudahkan pengoperasiannya atas kehadiran tombol kontrol di palang kemudi. Sedikit berbeda di R Adventure, ia memiliki kamera mundur diterjemahkan ke layar terkait. Sementara R biasa baru mendapat sensor parkir. Juga sistem lipat spion elektrik.


Lantas perihal keamanan, seri ini tentunya sudah komplet. Di samping dual SRS Airbag yang jadi standar keamanan pasif. Terdapat pengereman dengan sensor ABS. Juga kunci immobilizer, alarm, seat belt tiap row, serta lainnya. Kalau mesin sama saja, memangku dapur pacu berkode 3SZ-VE DOHC VVT-I dengan kapasitas 1.495 cc empat silinder segaris. Keluaran outputnya menurut klaim pabrik di 109 PS pada 6.000 rpm dan torsi 141 Nm keluar di 4.000 rpm.


Masuk lagi ke angkatan 2017, Terios sebetulnya tidak mengalami perubahan berarti. Ini sekadar menjadi agenda terakhir sebelum wujudnya berubah total. Bertambah varian R Custom. Dengan ornamen sporty berupa aksesori bodi dan pelek. Serta atap kelir hitam. Ada pun tambahan sensor corner di depan. Serta beberapa penyegaran minor.


Barulah lahir generasi All New Terios pada 2018. Semuanya berubah. Wujudnya tak lagi sama. Begitu pula apa yang ada di dalam kabin. Serta merta di bawah kap mesin. Sebagian orang menyukai penampilan baru ini. Sebagian lagi mungkin agak kecewa dengan proporsi begini.


Secara bentuk memang jauh lebih modern. Juga tampak kekar berkat sudut-sudut baru dan menyiku di area sisi sampai belakang. Sesuai selera kebanyakan orang Indonesia, menampilkan karakter tajam. Dalamnya juga sama. Bertransformasi jadi lebih mengotak. Dashboard serta konsol makin minimalis, rapi, serta elegan. Ditambah kemudi tiga palang khas mobil anyar era itu. Alias bentangan palang dibuat seakan terpisah hub utama.


Engine start stop, AC digital, keyless, around view monitor menjadi benda-benda anyar di dalam Terios. Meski tersedia di trim atas. Begitu pula beberapa power outlet menyebar di kabin. Serta enam speaker penerjemah suara head unit layar sentuh. Malah di samping ABS, peranti kemanan bertambah menyesuaikan zaman. Yakni dipasang VSC, EBD, hingga Hill Start Assist.


Dari sekian banyak kehebohan muka dan fitur, nyatanya perihal mesin bukan sesuatu yang bisa dibanggakan. Sekarang dapur pacu 2NR-VE DOHC Dual VVT-I menjadi sumber tenaga. Meski punya kubikasi serta komposisi ruang silinder kurang lebih sama, tenaganya menurun ke 104 PS di 6.000 rpm sementara torsinya juga merosot ke 136 Nm pada 2.000 rpm.


Dari segi harga, Terios keluaran 2015 – 2017 tampak menarik untuk dipinang. Jika digeneralisasi, rentangnya hanya Rp116 juta – Rp 165 juta. Ekonomis. Belum lagi masih terbilang muda meski belum bertajuk All New. Selain itu, di atas kertas kemampuan mesinnya juga masih mumpuni. Walau performanya terkenal biasa saja dan cenderung, daya tahannya patut diakui. Apalagi desainnya paling macho dengan ban serep masih di pintu belakang.


Model generasi baru tentu membawa pembaruan penting.  Kualitas berkendara membaik dan makin stabil di kecepatan tinggi. Bantingannya juga makin empuk serat nyaman, meski masih terasa keras dibanding LSUV monokok. Kesan tangguh masih didapat. Rasanya paling tega bila harus diterjunkan ke medan tak bersahabat. Soal harga untuk model 2018-2020, berada di kisaran Rp175 - Rp215 juta. Tergantung pilihan tipe dan transmisi. Jarang ditemui masalah teknis berat di Terios. Mesin, transmisi dan suspensi kuat dipakai jangka panjang dan kerja berat. Onderdil pun berlimpah, bengkel resmi bertebaran di mana-mana. Timbal baliknya, harus menerima impresi berkendara yang tak istimewa. (Hlm/Odi)

Jelajahi Daihatsu Terios

Tampak Depan Bawah Daihatsu Terios
Daihatsu Terios Rp 211,8 - Rp 264,5 Juta Cicilan Mulai : Rp 4,83 Juta
Lihat Promo

Artikel yang direkomendasikan untuk anda