Pilih kota Anda untuk memulai pencarian

icon

Atau pilih dari kota populer

    Michelin Rilis Ban Motor Baru Khusus Sport dan Adventure

    Michelin meluncurkan Power 5 dan Anakee Adventure. Keduanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar ban roda dua di Indonesia yang terus berkembang. Power 5 buat para pengguna motor sport dan Anakee Adventure diciptakan khusus bagi pecinta tualang. Masing-masing dibanderol mulai dari Rp 1,2 juta hingga Rp 2,6 juta.


    Michelin Power 5 menyasar untuk pengendara motor sport dan sports touring. Ban ini mempunyai keunggulan grip, traksi, dan kinerjanya dalam berbagai kondisi. Ada empat keunggulan, yakni campuran bahan karet inovatif gabungan silika dan karbon hitam. Kemudian campuran bahan Michelin 2CT pada ban depan dan Michelin 2CT+ belakang, memberikan performa terbaik dalam kondisi basah. Lalu rasio tread groove to tread block sebesar 11 persen di depan dan di belakang, serta desain tread dan sidewall baru yang mengintegrasikan premium touch technology Michelin.


    Untuk pola kembangan, pihaknya menggunakan symmetrical, memberikan tampilan khas Hyper Sport. Tekstur grain d’orge dan “golf ball” pada bahu telapak ban membatasi area slick, sehingga menjaga performa ban pada permukaan jalanan basah. Perpaduan kompon pada Power 5 juga bisa memaksimalkan performa nyaman, meski permukaan jalan basah.


    Michelin power5


    Buat ukurannya tersedia dari 120-70 hingga 200/55 dengan roda 17 inci. Index beban yang mampu ditopang mulai dari 58 sampai 78. Itu berarti beban maksimum dapat ditanggung satu ban, 236 kg hingga 425 kg. Sesuai peringkat kecepatan, Power 5 bisa diajak jalan sampai kecepatan 270 kpj. Bicara harga, ia dibanderol Rp 1,5 juta hingga Rp 2,6 juta.


    Sementara Michelin Anakee Adventure hadir sebagai generasi terbaru, dengan penggunaan polivalen 80 persen di aspal dan 20 persen off-road. Ditargetkan bagi para pengendara yang gemar tualang. Tak hanya bisa digunakan di atas aspal, tapi memiliki grip yang bagus kala melintasi tanah, pasir atau light off-road.


    Keunggulanya yaitu wet grip yang dihasilkan dibuat dari bahan campuran silika untuk memaksimalkan performa pada jalanan basah dan licin. Terdapat teknologi Bridge Block yang dikombinasikan dengan 2CT+™ pada ban belakang, untuk menghadirkan on-road stability. Melalui kombinasi optimized profile, all-new tread pattern dan bahan campuran 2CT, membuat handling makin optimal. Pola geometris tread yang diterapkan fully-grooved, menghadirkan traksi unggul saat berkendara off-road.


    Michelin Anakee Adventure


    Michelin Anakee Adventure dipercaya oleh pabrikan BMW Motorrad untuk menemani salah satu produknya. Ia telah dihomologasi oleh produsen motor asal Jerman untuk BMW R 1250 GS. Tersedia ukuran 90/90-21 hingga 170/60-17. Index beban mampu ditopang mulai dari 54 sampai 72. Itu berarti beban maksimum dapat ditanggung satu ban, 212 kg hingga 355 kg. Sesuai peringkat kecepatan, Anakee Adventure bisa diajak jalan sampai kecepatan 240 kpj. Untuk harganya bervariatif, tergantung ukuran, mulai dari Rp 1,2 juta hingga Rp 2,3 juta.


    “Sebagai salah satu pemain utama dalam misi untuk mencapai mobilitas yang lebih aman, mudah diakses, dan efisien, penting bagi kita untuk bisa mengantisipasi, mengidentifikasi, dan merespon kebutuhan konsumen. Power 5 dan Anakee Adventure dilengkapi dengan teknologi inovatif dan fitur mutakhir untuk menghadirkan kinerja yang lebih lama dengan keamanan optimal serta ramah lingkungan. Keduanya dirancang untuk dapat memuaskan keinginan para pengendara motorsport,” kata Ahmad Faiez Pisal, Direktur Komersial B2C Michelin Indonesia dalam siaran resminya (30/10).


    Sementara Head of Marketing Consumer Products PT Michelin Indonesia, Roslina Komalasari berharap kalau kedua produknya baru bisa memenuhi kebutuhan pengendara motorsport di Indonesia.


    “Kehadiran Power 5 dan Anakee Adventure ditujukan untuk pengguna roda dua yang mencari pengalaman berkendara terbaik di berbagai kondisi jalan. Masing-masing produk memiliki teknologi yang mumpuni untuk melintasi berbagai kontur jalan dan kondisi cuaca di Indonesia. Kami juga terus memberikan kontribusi yang lebih besar dan lebih baik untuk peningkatan mobilitas,” katanya. (Bgx/Odi)

    Artikel yang direkomendasikan untuk anda