Sentuhan Unik Graphers Rock pada Harley-Davidson Iron 1200

TOKYO, Motovaganza.com – Punya motor yang berbeda dan jumlahnya terbatas menjadi kebanggaan tersendiri. Hal ini disadari betul oleh pabrikan. Seperti yang dilakukan Harley-Davidson Jepang yang meluncurkan Iron 1200 berlivery Graphers Rock. Motor hasil kolaborasi ini hanya diproduksi terbatas, 10 unit. Harganya ditaksir 1.983.130 yen atau setara Rp 284,8 juta. Dan, yang perlu dicatat, hanya dijual secara online di situs resmi Graphers Rock. Ini pertama kalinya brand motor Amerika Serikat berkolaborasi dengan Graphers Rock. Perusahaan desain grafis asal Jepang itu dikomandoi Tamio Iwaya, seorang seniman kontemporer yang sudah menghasilkan banyak karya menarik. Harley-Davidson sengaja bekerja sama dengannya karena anak muda di Jepang saat ini senang mengendarai motor asal negeri Paman Sam. Butuh butuh waktu satu tahun bagi Harley dan Graphers Rock untuk melahirkan produk unik. Proyek ini mereka namakan “Seek for Freedom”. Sesuai kesepakatan bersama, produk yang dipilih ialah Sportster Iron 1200 lansiran 2019. Kuda besi berkapasitas 1.200 cc ditunjuk karena memiliki karakter yang kuat untuk mewakili brand Amerika Serikat. Di lain sisi, ia juga salah satu model Harley-Davidson yang paling populer di seluruh dunia. Pengerjaan motor tidak lahir dari tangan terampil Tamio Iwaya saja. Ia dibantu oleh perusahaan airbrush spesialis sepeda motor ternama, Glanz (Grants). Mereka juga bukan nama baru. Glanz telah dipercaya Harley-Davidson Jepang sejak 2010 untuk urusan cat motor. Mereka pernah menggarap edisi khusus untuk produk Street 750 yang dirilis pada 2016. Baca juga: Harley-Davidson MY 2020 Masuk Indonesia, Booking Fee Cuma Rp 10 Juta

Detail

Iwaya memamerkan desain kompleks itu tidak hanya warna dan pola saja, bagian detail keseluruhan motor juga menjadi perhatiannya. Uniknya, ini adalah pertama kali dalam hidupnya menuangkan ide ke sebuah motor. Menariknya, ia mengaku tidak pernah mengendarai motor sebelumnya. “Saya sendiri belum pernah naik atau terpapar budaya sepeda motor. Jadi saya lebih berani menuangkan grafis yang unik tanpa harus memikirkan teori dan perilaku para pengendara motor. Ternyata pekerjaan ini jauh lebih rumit dari yang saya pikirkan,” kata Iwaya dikutip dari website resmi Harley Jepang. CEO Glanz, Yoshimasa Takatori mengaku takjub dengan ide yang diberikan Iwaya. Dirinya yang sudah berkecimpung dalam dunia cat belasan tahun mengaku, baru kali ini mendapat proyek di luar dari prediksi. “Saya menyukai sepeda motor dan kegiatan mengecat telah saya lakukan sejak usia 16 tahun. Iwaya memberikan konsep liar dan penuh arti. Ini yang membuat saya semangat dan seperti kembali saat muda dulu,” katanya. Baca juga: FEATURE: Harley-Davidson SX Series, Senjata Melawan Dominasi Jepang

Warna Unik

Kuning Fluo menjadi warna dasar untuk proyek ini. Menurut Iwaya, cat itu memberi arti kegemberiaan. Di lain sisi, anak muda saat ini senang dengan kelir cerah dan mencolok. Sama seperti ia saat menuangkan ide ke media t-shirt, apparel dan sneakers. Grafis yang dipilih pun memiliki makna ‘kebebasan’. Untuk tulisan “Seek for Freedom” ditempelkan di atas dan tiap sisi tangki serta kecil di bagian sepatbor belakang. Warna kuning itu ditempatkan di sepatbor depan, tangki, penutup karburator, bodi tengah dan pelindung kotoran belakang. Tak ada peranti yang diganti ataupun diubah, masih tetap sama dengan tipe reguler. Namun jangan berpikir kalau corak di beberapa bagian hasil dari airbursh, itu hanya sebuah decal stiker. Motor edisi khusus ini hanya dipamerkan satu hari saja di Shibuya The Corner, Tokyo. Acara akan dikemas secara eksklusif karena menggabungkan "Harley x Music x Design". Menariknya, ada t-shirt, ZINE, dan stiker yang dibagikan secara gratis kepada 100 pengunjung pertama. Item-item itu dirancang langsung oleh Graphers Rock. [gallery link="file" columns="4" ids="43063,43062,43061,43060,43059,43058,43057,43056"> Sumber: Harley Davidson Jepang, Ota Quest, Graphers Rock Baca Juga: Seek for Freedom, Kolaborasi Harley-Davidson dan Graphers Rock ZENUAR YOGA | RAJU FEBRIAN

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Motor Unggulan

Artikel Motor dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Talaria Komodo Resmi Diluncurkan, Motor Trail Listrik Bertenaga 32 kW dengan Kecepatan 105 km/jam
    Talaria Komodo Resmi Diluncurkan, Motor Trail Listrik Bertenaga 32 kW dengan Kecepatan 105 km/jam
    Zenuar Yoga . 15 Jan, 2026
  • Shoei Luncurkan e:Drylens, Visor Helm Anti-Fog dan Penyesuaian Cahaya
    Shoei Luncurkan e:Drylens, Visor Helm Anti-Fog dan Penyesuaian Cahaya
    Zenuar Yoga . 15 Jan, 2026
  • Motocross Klasik Racikan Frontwheel Motors Padukan Honda, Yamaha, dan Kawasaki dalam Satu Karya
    Motocross Klasik Racikan Frontwheel Motors Padukan Honda, Yamaha, dan Kawasaki dalam Satu Karya
    Zenuar Yoga . 14 Jan, 2026
  • Pramac Yamaha Jadi Tim MotoGP Pertama yang Merilis Livery 2026
    Pramac Yamaha Jadi Tim MotoGP Pertama yang Merilis Livery 2026
    Zenuar Yoga . 14 Jan, 2026
  • Yamaha Indonesia Segarkan XMax Connected dengan Varian Warna Baru
    Yamaha Indonesia Segarkan XMax Connected dengan Varian Warna Baru
    Zenuar Yoga . 14 Jan, 2026
  • Duel Skutik Premium Bergengsi: Yamaha XMax TechMax Vs Honda Forza 250? Ini Perbandingannya
    Duel Skutik Premium Bergengsi: Yamaha XMax TechMax Vs Honda Forza 250? Ini Perbandingannya
    Zenuar Yoga . 14 Jan, 2026
  • Evolusi Honda Vario 125, Skutik Praktis yang Terus Laris
    Evolusi Honda Vario 125, Skutik Praktis yang Terus Laris
    Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
  • Kawasaki W175 Street vs Yamaha XSR155: Pilih Retro Autentik atau Klasik Modern?
    Kawasaki W175 Street vs Yamaha XSR155: Pilih Retro Autentik atau Klasik Modern?
    Zenuar Yoga . 08 Jan, 2026
  • Komparasi Skutik Naked Handlebar: Vario 125 Street vs Suzuki Nex Crossover vs Yamaha X-Ride
    Komparasi Skutik Naked Handlebar: Vario 125 Street vs Suzuki Nex Crossover vs Yamaha X-Ride
    Zenuar Yoga . 07 Jan, 2026
  • Pergeseran Takhta Sang Legenda: Babak Akhir Perjalanan Yamaha Vixion R
    Pergeseran Takhta Sang Legenda: Babak Akhir Perjalanan Yamaha Vixion R
    Zenuar Yoga . 06 Jan, 2026
  • Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
  • Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Zenuar Yoga . 20 Agu, 2025
  • Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Zenuar Yoga . 03 Jul, 2025
  • Tips Rawat Baterai Motor Listrik Agar Awet ala United E-Motor
    Tips Rawat Baterai Motor Listrik Agar Awet ala United E-Motor
    Bangkit Jaya Putra . 21 Apr, 2025
  • Wajib Lakukan Ini Bila Motor Ditinggal Mudik Lebaran
    Wajib Lakukan Ini Bila Motor Ditinggal Mudik Lebaran
    Zenuar Yoga . 27 Mar, 2025
  • Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Ardiantomi . 04 Des, 2025
  • First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    Setyo Adi Nugroho . 02 Des, 2025
  • First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    Zenuar Yoga . 10 Nov, 2025
  • Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Ardiantomi . 17 Sep, 2025
  • First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    Setyo Adi Nugroho . 16 Sep, 2025