Penyelenggaraan IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran pada Kamis, 5 Februari 2026, menjadi saksi peluncuran perdana Suzuki eVitara bagi pasar otomotif Indonesia. Langkah strategis ini menandai keikutsertaan Suzuki secara penuh dalam persaingan kendaraan listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) di Indonesia. Model ini mengusung filosofi Multi Pathway yang merupakan strategi Suzuki dalam menghadirkan beragam teknologi ramah lingkungan guna memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda-beda.
Sebelum kehadiran eVitara, Suzuki telah lebih dulu memperkuat lini elektrifikasinya melalui jajaran produk berteknologi mild hybrid seperti Grand Vitara, Ertiga, XL7, serta model terbaru Fronx. Dengan meluncurnya eVitara, portofolio Suzuki kini semakin lengkap dalam menjawab tantangan mobilitas berkelanjutan di masa depan.
Bersamaan dengan peluncuran resminya, Suzuki juga mengumumkan daftar harga on the road (OTR) Jakarta untuk SUV listrik ini. Konsumen dapat memilih varian Single Tone yang dipasarkan dengan harga Rp755,5 juta, sementara varian dengan kombinasi warna lain ditawarkan sedikit lebih tinggi yakni Rp758 juta. Menariknya, banderol tersebut bersaing ketat dengan model kembarannya, Toyota Urban Cruiser, yang telah lebih dulu dipasarkan tahun lalu di kisaran angka Rp759 juta.
Sektor jantung pacu Suzuki eVitara mengandalkan performa motor elektrik yang diletakkan pada roda bagian depan. Konfigurasi mesin listrik ini mampu menghasilkan kombinasi tenaga sebesar 128 kW dengan torsi puncak mencapai 193 Nm. Sebagai sumber energi utama, Suzuki menyematkan baterai berkapasitas 61 kWh dengan teknologi iron-phosphate (LFP) yang dikenal memiliki daya tahan serta keamanan yang baik.
Baterai tersebut diklaim mampu membawa eVitara melaju hingga jarak tempuh sejauh 428 km dalam satu kali pengisian daya penuh. Guna memudahkan mobilitas penggunanya, sistem pengisian daya pada mobil ini sudah mendukung teknologi pengisian cepat atau DC fast charging. Untuk mengisi daya baterai dari kondisi 15 persen ke 80 persen, pengguna hanya memerlukan waktu sekitar 50 menit. Port pengisian yang digunakan adalah tipe CCS 2, yang merupakan standar umum sehingga memudahkan pemilik untuk mengisi daya di berbagai titik SPKLU yang tersebar di Indonesia.
Untuk memberikan pengalaman mengemudi yang lebih personal, Suzuki menyediakan tiga opsi Drive Mode yang dapat dipilih sesuai kondisi perjalanan, yakni Eco, Normal, dan Sport. Selain itu, terdapat fitur Pedal Mode yang memungkinkan pengoperasian sistem pengereman regeneratif dalam tiga level berbeda guna memaksimalkan efisiensi penggunaan energi selama perjalanan.
Aspek keselamatan tidak luput dari perhatian dengan hadirnya paket teknologi Suzuki Safety Support. Fitur keselamatan aktif yang tertanam pada eVitara mencakup Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, serta Dual Sensor Brake Support II. Melengkapi perlindungan bagi pengemudi dan penumpang, tersedia pula sistem 7 SRS Airbag serta dukungan 360 Degree View Camera untuk mempermudah manuver kendaraan di ruang sempit. (Why)
Baca Juga: Penjualan Mobil Suzuki Indonesia Didominasi Produksi Lokal
Hak Cipta © Zigwheels 2014-2026. Semua Hak Cipta Dilindungi.