Versi Produksi Toyota bZ4X Dikenalkan, Beredar Pertengahan 2022

Toyota bZ4X production

Toyota bZ4X melakukan penampilan perdana secara global. Wujud utuh SUV listrik pertama hasil kolaborasi bersama Subaru terkuak sudah. Namun belum dilepas ke pasar. Dijadwalkan baru muncul ke publik pertengahan 2022 mendatang. Beruntung beberapa detail sudah dibuka. Memperlihatkan teknologi BEV (Battery Electric Vehicle) Toyota yang bakal berkembang ke banyak model lain.

Model ini menjadi pembuka rangkaian seri bZ (Beyond Zero). Ada 7 model yang rencananya rilis semua tahun depan. Semua bertenaga listrik murni, dalam format SUV dan juga MPV. Gambaran paling nyata bagaimana mobil listrik Toyota pada masa mendatang, dapat diperhatikan dari bZ4X ini.

Toyoa bZ4X rear end

Toyota bZ4X berbasiskan platform e-TNGA yang khusus dirancang untuk BEV. Melihat dimensi sesuai pandangan mata, ia seukuran medium SUV sekelas RAV4. Panjangnya 4.690 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.650 dan wheelbase 2.850 mm. Baterai terletak rendah di dek lantai. Tujuannya agar tercipta pusat gravitasi rendah dan mengejar rigiditas. Hasil positif lain, kabin tersaji lapang.

Akan ada dua varian penggerak saat dijual kelak. Pertama versi front-wheel drive (FWD) yang ditenagai motor elektrik tunggal terletak di poros roda depan sesuai. Produksi daya sebesar 201 hp dengan torsi instan 265 Nm. Klaim akselerasi 0-100 km/jam dalam 8,4 detik dan kecepatan tertinggi 160 km/jam.

Baca Juga: Toyota bZ4X Concept Mengawali Langkah dalam Pertarungan Kendaraan Listrik

 

e-TNGA platform

Varian atasnya berpenggerak empat roda (AWD). Berarti ada satu tambahan motor elektrik menempati poros roda belakang. Output tercipta tentu lebih besar. Terkumpul 215 hp dan torsi 336 Nm. Kemampuan berlari tentu lebih cepat dengan capaian ke 100 km/jam sesingkat 7,7 detik.

Energi kedua varian bersumber dari paket baterai lithium-ion 71,4 kWh. Berdasar pengujian WLTP, mampu mencapai jarak tempuh 450 km. Kata Toyota, kapasitas baterai hanya berkurang 10% setelah penggunaan selama 10 tahun atau 240.000 km. Didukung pengisian arus listrik AC sampai 6,6 kW dan DC hingga 150 kW. Baterai terlindungi batang cross-member di setiap sisi sebagai perlindungan dari hantaman samping. Dua rangka lagi terletak di depan untuk mengurangi dampak akibat tabrakan frontal.

Toyota bZ4X battery

Perlu diingat, sistem AWD merupakan hasil kerja sama dengan Subaru. Tentu kemampuan di berbagai medan sangatlah meyakinkan. X-Mode turut diadopsi yang bertugas memaksimalkan traksi di lintasan licin. Sebagai pelengkap ada Grip Control sebagai pendongkrak kemampuan off-road di segala permukaan jalan.

Desainnya sangat menarik. Dominasi konsep masih terlihat, namun tetap menunjukkan bahasa baru khusus BEV. Buritan menyimpan kemiripan model SUV lain seperti RAV4 dan Corolla Cross, tapi bentuk muka amat berbeda untuk menciptakan identitas tersendiri.

Toyota bZ4X

Begitu pula desain interior. Seperti teaser Subaru Solterra yang sudah dirilis beberapa waktu lalu. Serupa, hanya dibedakan emblem merek. Konsol tengah yang dibuat gaya menyatu. Diawali monitor besar sekaligus menggabungkan area pengaturan lain termasuk transmisi berupa tombol dan kenop.

Saat dijual nanti, bZ4X adalah model pertama Toyota memakai sistem steer-by-wire. Teknologi baru tanpa perlu koneksi mekanikal antara lingkar kemudi hingga ban. Menurut pabrikan, rasa kemudi meningkat tajam dan mengurangi vibrasi. Tapi tidak standar untuk semua varian, melainkan opsi belaka. Dan tidak tersedia juga di setiap pasar. Yang pasti, Toyota bZ4X baru diedarkan tahun depan. Market Amerika Serikat, Eropa, Jepang dan Tiongkok bersiap menyambutnya. (Odi)

 

Baca Juga: Solterra Makin Terbuka, Perlihatkan Wujud Nyata Toyota bZ4X Versi Subaru

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Toyota Unggulan

  • Yang Akan Datang